Jelang Debut di Persebaya, Tavares Harapkan Energi Bonek dan Stabilitas Mental di Masa Transisi
- instagram.com/officialpersebaya
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mulai menyusun langkah awal bersama Bajul Ijo sesaat setelah tiba di Kota Pahlawan. Kedatangannya pun langsung disambut dengan agenda padat.
Tavares menegaskan bahwa fase awal kepemimpinannya akan difokuskan pada proses pengenalan tim secara menyeluruh. Ia tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan sebelum memahami kondisi internal klub secara detail.
“Saat ini kami perlu mengenal apa yang kami miliki,” ujar Tavares.
Menurutnya, mengenal “rumah” Persebaya menjadi pekerjaan pertama yang wajib dilakukan. Ia ingin memahami potensi pemain muda, komposisi tim utama, hingga kultur yang sudah terbentuk di dalam klub.
Pelatih asal Portugal tersebut menyadari bahwa setiap klub memiliki karakter unik. Oleh karena itu, ia memilih untuk menyesuaikan pendekatan kepelatihan dengan kondisi Persebaya, bukan sebaliknya.
Dalam tahap awal ini, Tavares mengaku telah melakukan analisis terhadap sejumlah pertandingan Persebaya. Ia juga mempelajari karakter beberapa pemain yang sebelumnya tampil di klub lain maupun bermain di posisi berbeda.
Hasil pengamatan itu akan dijadikan dasar evaluasi sebelum menentukan perubahan yang diperlukan. Tavares menilai proses tersebut penting agar setiap keputusan yang diambil tetap rasional dan terukur.
Di hadapan media, ia juga menekankan bahwa kedatangannya ke Persebaya bukan membawa janji instan. Baginya, sepak bola adalah proses panjang yang membutuhkan kerja keras dan kesabaran.
“Saya tidak menjanjikan gelar. Saya datang untuk bekerja,” ucap eks pelatih PSM Makassar tersebut.
Lebih lanjut, Tavares menyebut Persebaya sebagai klub besar dengan basis suporter yang luar biasa. Dukungan Bonek dinilainya menjadi salah satu kekuatan utama yang dapat mendorong performa tim, khususnya saat bermain di kandang.
Atmosfer stadion, menurutnya, bisa menjadi pembeda dalam laga-laga penting. Karena itu, ia berharap dukungan penuh suporter kembali terasa ketika Persebaya menghadapi Malut United pada pertandingan mendatang.
Tavares juga mengingatkan bahwa tim harus realistis melihat situasi di klasemen. Persaingan yang ketat dan jarak poin yang tipis dengan tim papan atas membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial.
Ia menilai kerja sama dan kerendahan hati adalah fondasi untuk membangun momentum secara bertahap. Dalam pandangannya, kemenangan maupun kekalahan adalah bagian tak terpisahkan dari sepak bola profesional.
“Yang terpenting adalah kami menunjukkan usaha maksimal di lapangan,” kata Tavares.
Selain aspek teknis, Tavares menekankan pentingnya menjaga stabilitas tim. Ia ingin menciptakan lingkungan yang saling menghormati antara pelatih, pemain, manajemen, dan suporter.
Menurutnya, tidak ada satu pihak pun yang bisa meraih hasil sendirian. Kebersamaan menjadi kunci agar Persebaya mampu melangkah konsisten sepanjang musim.
Mantan pelatih PSM Makassar itu juga menilai Persebaya memiliki fasilitas serta lingkungan yang mendukung. Namun, ia menegaskan bahwa membangun fondasi kuat tetap membutuhkan waktu dan proses jangka panjang.
Pemaduan pemain senior dengan talenta muda dari akademi menjadi salah satu fokus yang ingin ia kembangkan. Tavares berharap langkah tersebut dapat memperkuat identitas tim ke depan.
“Kita harus melangkah selangkah demi selangkah untuk bisa mendapatkan hasil maksimal,” pungkasnya.
(igp)
Load more