Berapa Gaji Asir Asiz? Winger Klub Liga 2 PSPS Pekanbaru yang Kabarnya Masuk Radar Persija Jakarta
- Instagram @asirasiz_
tvOnenews.com - Winger klub Liga 2 PSPS Pekanbaru yakni Asir Asiz jadi pembicaraan penggemar sepak bola lantaran digosipkan masuk daftar belanja Persija Jakarta.
Dari sini lalu timbul pertanyaan, berapa gaji Asir Asiz yang notabene dalam dua musim terakhir bergelut di Liga 2 atau Championship bersama PSPS Pekanbaru.
Situs Transfermarkt mengungkapkan bahwa pemain PSPS Pekanbaru Asir Asiz digosipkan masuk dalam bidikan transfer Persija Jakarta di bulan Januari ini.
“Nama Asir ramai diperbincangkan, selain karena penampilannya sejauh ini di Championship yang bisa dibilang impresif, kini dia dikabarkan masuk radar klub ibukota, Persija Jakarta,“ cuit Transfermarkt di akun X-nya, Kamis (8/1).
Meski namanya kurang familiar, namun Asir Asiz punya sejumlah statistik mentereng dalam beberapa musim bermain untuk PSPS Pekanbaru.
Pada musim 2024/2025, ia mencatatkan tujuh gol dan tujuh assist dari 30 kali penampilan. Pun di Championship 2025/2026, ia ciptakan tiga gol dan tujuh assist hanya dari 14 laga.
Hal itu menjadikan Asir Asiz sebagai pemain U-22 Indonesia dengan 10 G/A sekaligus pesepakbola lokal U-23 pertama yang menghasilkan 10 Assist di kompetisi resmi.
Dengan sederet pencapaiannya yang luar biasa, tidak heran jika laman Transfermarkt merilis nilai pasarnya yang kini menyentuh angka Rp3,48 miliar.
- Instagram @asirasiz_
Berapa Gaji Asir Asiz?
Melansir dari kanal YouTube MAINBASKET dalam video yang diunggah pada 19 Maret 2021, manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi pernah bocorkan gaji pemain lokal.
Candra Wahyudi mengungkapkan bahwa kisaran gaji tertinggi dari pemain lokal mencapai Rp130-150 juta per bulannya, masih lebih kecil dari pemain asing yang mencapai Rp250-300 juta.
“Kalau di Indonesia, rata-rata ya per bulannya masih di puluhan juta rupiah untuk pemain lokal, sementara pemain asing rata-rata sudah ratusan juta per bulan,“ kata Candra Wahyudi di YouTube MAINBASKET.
“Untuk pemain asing segitu ada yang Rp250-300 juta per bulan. Untuk pemain lokal paling gede antara Rp130-150 juta per bulan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Candra Wahyudi menuturkan kalau nominal tersebut belum termasuk bonus yang disepakati antara pemain dengan timnya sejak awal.
Adapun Candra Wahyudi kembali mengungkap fakta soal skema kontrak antara pemain dengan timnya. Menurutnya, tidak ada standar baku dalam konteks ini.
- Instagram @asirasiz_
Manajer Persebaya Surabaya itu menjelaskan jika ada klub tertentu memberikan down payment (DP) di awal dan ada juga yang membayarkan gaji secara rutin setiap bulan.
“Kalau di Indonesia, kontrak pemain tidak ada standarnya, tergantung klub masing-masing. Yang sering dipakai adalah sistem kontrak satu tahun dengan nilai tertentu,“ jelasnya.
“Nah, nilai kontrak itu di-breakdown bisa dibayar per bulannya atau tidak tergantung kesepakatan,“ papar Candra.
Kesimpulannya, Asir Asiz yang berstatus sebagai pemain lokal berpeluang dapatkan gaji mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulannya jika merujuk kepada pernyataan tersebut.
Kendati demikian, nominal tersebut masih berstatus perkiraan tergantung kesepakatan yang tercapai antara sang pemain dengan klub yang memberikan kontrak.
(han)
Load more