Mauricio Souza Ultimatum Wasit dan VAR Jelang Laga Persib Vs Persija, Sebut Jangan Jadi Sumber Masalah Baru
- persija
Bandung, tvOnenews.com – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menaruh perhatian khusus pada faktor kepemimpinan wasit jelang laga sarat gengsi melawan Persib Bandung. Ia menilai duel klasik tersebut membutuhkan pengadil lapangan yang mampu bersikap objektif di tengah tekanan besar.
Mauricio berharap wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, dapat memimpin pertandingan dengan kepala dingin. Menurutnya, laga Persib versus Persija selalu menghadirkan situasi yang menuntut ketegasan sekaligus ketenangan.
Pertemuan Persib kontra Persija dipastikan menjadi laga paling panas pada pekan ke-17 Super League 2025-2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026).
Pertandingan besar seperti El Clasico Indonesia kerap dipenuhi tensi emosional yang tinggi. Situasi itu, kata Mauricio, tidak hanya dirasakan oleh pemain, tetapi juga ofisial dan suporter.
- Instagram Forum Wasit Indonesia
Penunjukan wasit asing pun menjadi topik yang mencuat jelang pertandingan. Meski demikian, Mauricio tidak ingin menjadikan hal tersebut sebagai polemik utama.
Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa keputusan soal wasit harus dihormati. Ia memilih fokus pada kesiapan timnya menghadapi tekanan pertandingan di lapangan.
Dalam pandangannya, profesionalisme wasit akan sangat diuji dalam laga sebesar ini. Apalagi, kini sepak bola modern tidak lagi hanya bergantung pada satu pengadil di tengah lapangan.
“Sekarang pertandingan tidak lagi hanya dikendalikan oleh wasit di lapangan,” ujar Souza dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (10/1/2026).
- ANTARA
“Ada intervensi dari luar melalui VAR, dan semuanya harus berjalan dengan sangat sinkron,” sambungnya.
Mauricio menilai kehadiran VAR seharusnya menjadi alat bantu, bukan sumber masalah baru. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang solid antara wasit utama dan tim VAR.
Menurutnya, kesalahan kecil dalam koordinasi bisa berdampak besar pada jalannya pertandingan. Terlebih, laga Persib kontra Persija selalu berada dalam sorotan publik nasional.
“VAR harus tepat dalam melakukan intervensi. Tidak boleh terlalu sering, tapi juga tidak boleh terlambat. Saya berharap wasit dan VAR sama-sama bisa memimpin pertandingan ini dengan baik,” kata Souza.
- FIFA
Mauricio juga menyampaikan bahwa kualitas wasit lokal Indonesia sebenarnya terus mengalami perkembangan. Namun, pertandingan dengan intensitas tinggi membutuhkan konsistensi dalam pengambilan keputusan.
Ia menambahkan bahwa wasit tidak hanya dituntut memahami aturan permainan. Kemampuan mengelola emosi dan menjaga ritme laga juga menjadi faktor penentu.
“Ini pasti pertandingan dengan intensitas sangat tinggi. Kontrol emosi dari semua pihak sangat penting, termasuk dari wasit,” jelas Souza.
Sementara itu, Ko Hyung-jin memiliki pengalaman memimpin pertandingan di kompetisi Indonesia sejak musim lalu. Total, ia telah memimpin lima laga di berbagai level kompetisi.
Empat pertandingan di antaranya berlangsung di Liga 1, sementara satu laga lainnya di Liga 2. Dalam empat laga Liga 1 tersebut, Ko tercatat mengeluarkan 12 kartu kuning.
Pada musim ini, Ko Hyung-jin baru bertugas di dua pertandingan Super League. Salah satu laga terbarunya adalah Persita Tangerang kontra Borneo FC pada 9 Januari 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Persita Tangerang berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0. Ko Hyung-jin mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Borneo FC serta memberikan satu hadiah penalti bagi tim tuan rumah. (igp/fan)
Load more