Nostalgia Persija-Persib: Macan Kemayoran Menang Mudah, Maung Bandung Malah Kena Sanksi Berat PSSI
- persija.id
tvOnenews.com - Dalam sejarah panjang rivalitas El Clasico Indonesia, laga antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada 3 November 2017 di Stadion Manahan, Solo, menempati posisi tersendiri.
Bukan karena banjir gol, melainkan karena drama besar yang membuat pertandingan ini terhenti di menit ke-83 dan menyisakan perdebatan hingga bertahun-tahun kemudian.
Inilah momen nostalgia antara Persija dan Persib yang terjadi di Liga 1 2017 lalu.
Gol Ezechiel yang "hilang"

- YouTube/PERSIB
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi di bawah guyuran hujan deras. Momen paling kontroversial terjadi pada menit ke-23 tatkala striker Persib, Ezechiel N'Douassel, menyambut umpan silang dengan sundulan tajam. Bola terlihat jelas mengenai jaring bagian dalam gawang Persija dan memantul keluar.
Meskipun para pemain Persib sudah melakukan selebrasi, wasit asal Australia, Shaun Evans, tidak mengesahkan gol tersebut.
Keputusan ini memicu protes keras dari ofisial dan pemain Maung Bandung. Kejadian ini menjadi titik awal memanasnya emosi di lapangan yang mengubah jalannya laga secara drastis.
Kartu merah dan keputusan mogok

- Viva/Dede Idrus
Memasuki babak kedua, Persija berhasil unggul lewat eksekusi penalti Bruno Lopes pada menit ke-76.
Situasi semakin memburuk bagi Persib ketika bek mereka, Vladimir Vujovic, diganjar kartu merah setelah melakukan protes berlebihan kepada wasit.
Kecewa dengan kepemimpinan wasit yang dianggap tidak adil, terutama setelah dianulirnya gol Ezechiel dan kartu merah Vujovic, manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar masuk ke dalam lapangan dan memanggil para pemain Maung Bandung ke pinggir lapangan.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes atas rentetan keputusan pengadil lapangan yang dinilai merugikan tim tamu.
Akhir yang prematur

- persija.id
Setelah menunggu beberapa menit dan melihat para pemain Persib tidak kembali ke posisi mereka di lapangan, wasit Shaun Evans secara resmi meniup peluit panjang tanda laga berakhir di menit ke-83. Berdasarkan regulasi, Persib dianggap melakukan mogok bertanding atau walk out.
Kemenangan pun diberikan kepada Persija Jakarta dengan skor 1-0. Pihak Persija mengenang momen ini sebagai keberhasilan mengakhiri perlawanan sang rival dalam laga yang berlangsung singkat, tapi penuh drama.
Sebaliknya, bagi kubu Persib, kejadian di Manahan tersebut menjadi simbol perjuangan mencari keadilan di atas rumput hijau.
Bahkan, Maung Bandung juga menghadapi sanksi berat dari Komisi Disiplin PSSI dalam sidang yang digelar pada 7 dan 22 November 2017 lalu.
Dalam sidang tersebut, Persib dinyatakan kalah WO 0-3 dari Persija Jakarta. Selain itu, Maung Bandung juga dijatuhi denda sebesar Rp200 juta.
Keputusan tersebut tertuang dalam dokumen Komdis PSSI dengan nomor 123/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017, dengan jenis pelanggaran berupa penolakan melanjutkan pertandingan.
Hingga saat ini, laga 83 menit tersebut menjadi salah satu babak paling emosional dalam sejarah pertemuan kedua tim di era Liga 1.
Hal itu seolah mengingatkan penggemar sepak bola tanah air betapa tipisnya batas antara rivalitas olahraga dan drama kemanusiaan. (ism)
Load more