Dihantam Cedera dan Sanksi, Persija Kehilangan 5 Pemain Pilar Jelang Duel Lawan Madura United
- Persija.id
tvOnenews.com - Persija Jakarta kembali diuji ketangguhannya di tengah ketatnya persaingan BRI Super League 2025/26.
Menjelang laga penting kontra Madura United, Macan Kemayoran dipastikan tampil pincang setelah kehilangan lima pemain sekaligus akibat cedera serius dan sanksi disiplin.
Pertandingan Persija vs Madura United akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 19.00 WIB.
Laga ini krusial bagi Persija yang saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan 35 poin, dan masih bersaing ketat di papan atas.
Hanif Sjahbandi Absen Panjang

- Persija Jakarta
Masalah terbesar Persija datang dari sektor cedera. Hanif Sjahbandi dipastikan menepi lama setelah mengalami cedera tulang rawan lutut.
Hasil pemeriksaan medis menyatakan gelandang bernomor punggung 19 itu harus menjalani operasi, yang membuatnya absen dalam waktu panjang.
Dokter tim Persija, dr. Muhammad Andeansah, mengungkapkan bahwa Hanif membutuhkan masa pemulihan cukup lama setelah operasi.
Van Basty Souza Cedera dan Kena Sanksi
Nasib kurang beruntung juga menimpa Van Basty Souza.
Pemain asal Brasil itu mengalami robekan ligamen bahu.
Meski tidak memerlukan operasi, Souza tetap harus menjalani rehabilitasi selama 3–4 pekan, sehingga belum bisa memperkuat tim.
Tak hanya cedera, Souza juga masih menjalani hukuman Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Ia dijatuhi sanksi larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp75 juta akibat gestur jari tengah ke arah tribun usai laga kontra Persib Bandung pada 11 Januari 2026.
Tubarao, Calonego, dan Matsumura Ikut Absen

- Instagram/Bruno Tubarao
Masalah Persija bertambah dengan absennya Bruno Tubarao.
Pemain asal Brasil itu mendapat hukuman tambahan di luar kartu merah yang diterimanya.
Komdis PSSI menilai Tubarao melakukan pelanggaran serius dengan menginjak kaki lawan, sehingga dijatuhi sanksi larangan bermain dua laga dan denda Rp10 juta.
Sementara itu, Fabio Calonego dan Ryo Matsumura juga belum bisa diturunkan.
Keduanya masih harus menyelesaikan sanksi Komdis PSSI yang dijatuhkan setelah laga kontra Semen Padang pada 22 Desember 2025.
Dengan kondisi skuad yang jauh dari kata ideal, Persija dipaksa memaksimalkan pemain yang tersedia.
Peran pemain muda dan pelapis diprediksi akan sangat menentukan dalam menjaga stabilitas permainan tim.
Bermain di GBK bisa menjadi keuntungan tersendiri.
Sepanjang musim ini, Persija dikenal cukup solid saat tampil di kandang, terutama dengan dukungan penuh Jakmania yang diharapkan menjadi pembeda di tengah badai cedera dan sanksi.
Laga kontra Madura United bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga ujian mental dan kedalaman skuad bagi Persija Jakarta dalam perburuan gelar musim ini.
(tsy)
Load more