News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain PSBS Biak Dapat Serangan Rasis dan Ancaman Serius Terhadap Anaknya usai Laga Kontra Persib Bandung

Luquinhas mengaku mendapat serangan rasis dan ancaman terhadap anaknya usai memprotes gol Persib Bandung. Gelandang PSBS Biak itu akhirnya minta maaf ke fans.
Selasa, 27 Januari 2026 - 19:57 WIB
Luquinhas
Sumber :
  • Instagram - Luquinhas

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain PSBS Biak, Luquinhas, mengeluhkan serangan bernuansa rasis hingga ancaman terhadap anaknya. Serangan tersebut diterima usai dirinya mengomentari gol Persib Bandung melalui Instagram Story.

PSBS Biak harus mengakui keunggulan Persib Bandung pada laga pekan ke-18 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (25/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga itu, PSBS Biak menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persib Bandung. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Berguinho pada menit ke-87 setelah memanfaatkan assist dari Ramon Tanque.

Para pemain PSBS Biak sempat melayangkan protes karena Berguinho dianggap berada dalam posisi offside sebelum menerima bola dari Ramon Tanque. Namun, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Gol Telat  Berguinho, Persib Susah Payah Taklukkan 10 Pemain PSBS Biak
Gol Telat Berguinho, Persib Susah Payah Taklukkan 10 Pemain PSBS Biak
Sumber :
  • Persib

Seusai pertandingan, Luquinhas mengungkapkan kekecewaannya melalui Instagram Story. Pemain berusia 28 tahun itu mempertanyakan keputusan wasit yang mengesahkan gol Persib karena menilai posisi Berguinho berbau offside.

Unggahan tersebut berbuntut panjang. Luquinhas mengaku mendapat banyak serangan sehingga kembali membuat pernyataan dan mengakui kesalahannya.

“Kita semua manusia dan bisa salah. Saya salah dan saya mengakuinya. Saya berbicara karena terbawa emosi pertandingan dan hanya melihat tayangan TV. Saya minta maaf jika ada yang tersinggung,” tulis Luquinhas, dikutip dari Instagram Story-nya, Selasa (27/1/2026).

Namun, gelandang PSBS Biak itu juga mengeluhkan banyaknya serangan bernuansa rasis serta ancaman terhadap anaknya, yang menurutnya sama sekali tidak ada kaitannya dengan sepak bola.

“Tapi rasisme terhadap saya dan ancaman terhadap anak saya? Itu bukan pendapat. Itu dosa. Itu tidak datang dari Tuhan,” kata Luquinhas.

“Saya tenang karena telah mengakui kesalahan saya, tetapi saya tidak pernah menyerang siapa pun karena warna kulitnya. Tuhan melihat segalanya,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.
Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respon soal gugatan yang dilayangkan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel dengan nilai fantastis mencapai Rp300 triliun.

Trending

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.
Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respon soal gugatan yang dilayangkan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel dengan nilai fantastis mencapai Rp300 triliun.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT