Pemain PSBS Biak Dapat Serangan Rasis dan Ancaman Serius Terhadap Anaknya usai Laga Kontra Persib Bandung
- Instagram - Luquinhas
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain PSBS Biak, Luquinhas, mengeluhkan serangan bernuansa rasis hingga ancaman terhadap anaknya. Serangan tersebut diterima usai dirinya mengomentari gol Persib Bandung melalui Instagram Story.
PSBS Biak harus mengakui keunggulan Persib Bandung pada laga pekan ke-18 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (25/1/2026).
Dalam laga itu, PSBS Biak menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persib Bandung. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Berguinho pada menit ke-87 setelah memanfaatkan assist dari Ramon Tanque.
Para pemain PSBS Biak sempat melayangkan protes karena Berguinho dianggap berada dalam posisi offside sebelum menerima bola dari Ramon Tanque. Namun, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

- Persib
Seusai pertandingan, Luquinhas mengungkapkan kekecewaannya melalui Instagram Story. Pemain berusia 28 tahun itu mempertanyakan keputusan wasit yang mengesahkan gol Persib karena menilai posisi Berguinho berbau offside.
Unggahan tersebut berbuntut panjang. Luquinhas mengaku mendapat banyak serangan sehingga kembali membuat pernyataan dan mengakui kesalahannya.
“Kita semua manusia dan bisa salah. Saya salah dan saya mengakuinya. Saya berbicara karena terbawa emosi pertandingan dan hanya melihat tayangan TV. Saya minta maaf jika ada yang tersinggung,” tulis Luquinhas, dikutip dari Instagram Story-nya, Selasa (27/1/2026).
Namun, gelandang PSBS Biak itu juga mengeluhkan banyaknya serangan bernuansa rasis serta ancaman terhadap anaknya, yang menurutnya sama sekali tidak ada kaitannya dengan sepak bola.
“Tapi rasisme terhadap saya dan ancaman terhadap anak saya? Itu bukan pendapat. Itu dosa. Itu tidak datang dari Tuhan,” kata Luquinhas.
“Saya tenang karena telah mengakui kesalahan saya, tetapi saya tidak pernah menyerang siapa pun karena warna kulitnya. Tuhan melihat segalanya,” pungkasnya.
(fan)
Load more