Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya
- Persebaya Surabaya
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno memberikan ucapan untuk Bonek. Ungkapan ini menjelang Big Match pada laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya.
Di laga Persija versus Persebaya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Sabtu (11/4/2026), ribuan Bonek akan away Jakarta. Kedatangan suporter Persebaya atas hasil rapat koordinasi (rakor) di Jakarta.
Tentu pertandingan Persija kontra Persebaya akan berlangsung panas. Selain itu, laga ini juga mempertemukan kedua kubu suporter yang sempat menjadi rival.
Diky Soemarno memberikan sambutan kepada Bonek. Ia selaku Ketua Umum Jakmania mengungkapkan kebahagiaannya atas kedatangan suporter Persebaya.
"Assalamualaikum Wr.Wb teman-teman Bonek Mania, selamat datang di Jakarta, kotanya para pemenang," ujar Diky dilansir dari Emosi Jiwaku dan Jak Online, Jumat, 10 April 2026.
Ketum Jakmania Nilai Laga Persija Jakarta Vs Persebaya Surabaya Jadi Momen Silaturahmi
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Lebih lanjut, Diky menjelaskan, pertemuan ini tidak sekadar menjadi laga el classico, tetapi juga sebagai momentum terbaik Jakmania dan Bonek saling bertemu di Jakarta.
Ia mewakili Jakmania sangat menantikan pertemuan ini. Baginya, laga ini sebagai ajang terbaik mempererat silaturahmi dan tali persaudaraan kedua kubu suporter.
"Momen untuk silaturahmi sekaligus halal bihalal karena masih nuansa Lebaran. Selamat datang sekali lagi pokoknya, nikmati Kota Jakarta," jelasnya.
Di momen ini, lanjut Diky, Jakmania bahagia akan bertegur sapa dengan Bonek. Menurutnya, pertemuan ini membuat komunikasi antara Jakmania dan Bonek terus berlanjut dan semakin lebih baik.
"Dan juga kita menikmati momen silaturahmi dan juga saling kunjung dalam ruang lingkup sepak bola. Sekali lagi, selamat datang teman-teman Bonek Mania di Jakarta," ucapnya.
Diketahui, Jakmania dan Bonek Mania termasuk dalam kedua kubu suporter terbesar di Indonesia. Selama bertahun-tahun, kedua suporter ini saling bersitegang.
Seiring berjalannya waktu, kedua kubu suporter ini semakin menunjukkan hubungan harmonisnya. Pada 2018, Persija dan Persebaya sempat ingin mempertemukan Jakmania dan Bonek Mania.
Sayangnya pertemuan itu berakhir gagal. Tragedi atau bentrokan antara The Jakmania dan Bonek berlangsung pecah di Bantul pada 3 Juni 2018.
Meski sempat gagal, kedua tim belum menyerah. Persebaya coba menghadirkan Jakmania di mana Persija menjadi klub peserta dalam acara ulang tahunnya diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Kemudian, Persebaya juga sempat membiarkan Jakmania hadir mendukung Persija saat Liga 1 musim 2023/2024 dan musim 2024/2025 di Stadion GBT. Meski saat itu Jakmania beratribut bebas karena terbentur regulasi larangan away.
Dari momen inilah, Persija berhasil menghadirkan ribuan Bonek di SUGBK. Hal itu terjadi dalam laga melawan Bajul Ijo pada Liga 1 2024/2025.
Di laga leg pertama Super League 2025/2026, Jakmania kembali hadir dengan membawa lebih banyak massa. Hal ini membuat hubungan kedua suporter semakin harmonis.
Dari hasil rakor untuk laga leg ke-2, Persija resmi mempersiapkan jatah kuota sebanyak 3.000 tiket untuk Bonek. Dengan catatan, suporter Persebaya itu tidak menggunakan atribut sesuai aturan larangan away untuk suporter tim tamu.
Persiapan Persija dan Persebaya
- Persija
Sementara, Persija dan Persebaya telah mempersiapkan secara matang menjelang menyambut pertandingan yang akan digelar di SUGBK pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 19.00 WIB.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menyampaikan bahwa, Rizky Ridho cs siap mengalahkan Persebaya. Ia ingin membuat Jakmania bahagia dengan kembali membawa kemenangan.
"Kami tahu bahwa kami harus segera memberikan respons kepada suporter. Para pemain sadar dan termotivasi untuk pertandingan besok. Saya benar-benar berharap besok kami bisa memainkan pertandingan yang hebat dan kembali meraih kemenangan," ujar Mauricio Souza dalam konferensi pers menjelang laga kontra Persebaya.
Mauricio kemudian menyinggung emosi para pemain. Ia meminta anak asuhnya tidak terpancing yang rentan mendapatkan kartu kuning dan kartu merah.
"Kami selalu berbicara tentang menyelesaikan pertandingan dengan sebelas pemain. Kami tahu betapa besar kerugian yang ditimbulkan oleh pengusiran (pemain) tersebut bagi kami," jelas Souza.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengungkapkan bahwa Bajul Ijo diuntungkan dalam pertandingan ini. Selain anak asuhnya memiliki banyak waktu istirahat, mereka bisa memanfaatkan situasi Persija yang sedang mengalami banyak tekanan.
"Tekanan ada pada Persija, karena mereka belum menang tiga pertandingan," kata Tavares.
(hap)
Load more