GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Jumat, 15 Mei 2026 - 04:33 WIB
Legenda Persija Jakarta, Luciano Leandro
Sumber :
  • Instagram/@persija

Jakarta, tvOnenews.com - Luciano Leandro, legenda yang pernah membawa Persija Jakarta juara Liga Indonesia era 2001 merespons permintaan dari suporter the Jakmania.

Luciano Leandro kembali muncul ke ruang publik. Ia mengaku diminta oleh Jakmania untuk menjadi pelatih Persija Jakarta yang saat ini dipegang oleh Mauricio Souza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui Instagram pribadinya pada Rabu (13/5/2026), Luciano Leandro merespons permintaan tersebut. Ia berterima kasih karena Jakmania masih meminta dirinya pulang ke Persija Jakarta.

"Terima kasih kepada seluruh fans atas banyaknya pesan yang meminta saya untuk kembali ke Persija," tulis Luciano Leandro dikutip tvOnenews.com, Jumat (15/5/2026).

Apakah Luciano Leandro Berpeluang Jadi Pelatih Persija Jakarta?

Luciano Leandro beri pesan menjelang laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung
Luciano Leandro beri pesan menjelang laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Sport77 Official & tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Lebih lanjut, Luciano memberikan kode cukup terbuka kembali ke Persija Jakarta. Namun, tim pelatih Macan Kemayoran saat ini masih di tangan pelatih asal Brasil, Mauricio Souza.

Lagi pula, Persija belum menyelesaikan tugasnya di Super League musim 2025/2026. Meski sudah gagal juara, Mauricio Souza berusaha menyempurnakan Macan Kemayoran memenangkan dua laga yang tersisa untuk mempertahankan di posisi ketiga.

Luciano menambahkan, keputusan untuk kembali menjadi bagian dari Persija tidak mudah. Hal ini tentu harus membutuhkan proses pembicaraan dengan manajemen Macan Kemayoran.

"Kembalinya tidak hanya bergantung pada saya," katanya.

Kenang Masa-masa Bawa Persija Jakarta Juara

Ia mempunyai alasan ingin kembali bekerja di Persija Jakarta meski berstatus pelatih. Ia mengenang masa-masa puncak kejayaannya saat Macan Kemayoran juara di era 2001.

Pria asal Brasil tersebut mengaku masih sangat bangga terhadap Persija Jakarta. Salah satu kenangan yang sulit dilupakan ketika menjadi gelandang serang andalan pada era 2000-an.

Mantan pelatih PSM Makassar itu menempatkan Persija Jakarta di sepanjang hidupnya. Sebab, klub asal Jakarta tersebut membuat kariernya sukses sebagai pesepak bola profesional.

"Untuk keluarga besar Persija, saya selalu membawa rasa bangga dan terima kasih yang sangat besar atas semua momen luar biasa yang pernah saya jalani bersama Persija," terangnya.

"Klub ini bukan hanya bagian dari perjalanan karier saya, tetapi juga bagian penting dari hidup saya," lanjutnya.

Ia datang ke Indonesia berstatus sebagai warga negara asing (WNA). Klub Indonesia yang pertama kali dibela sebenarnya bukan Persija, melainkan PSM Makassar.

Selepas itu, ia pindah ke Persija Jakarta pada 2000. Keyakinan Luciano membawa Macan Kemayoran juara sangat besar.

Mantan pelatih Persipura Jayapura itu tidak menyangka bisa merasakan atmosfer sepak bola yang luar biasa. Bagian ini membuat ia selalu jatuh cinta terhadap Jakmania.

"Bersama Persija, saya merasakan atmosfer luar biasa, memenangkan gelar, mencetak sejarah, dan mendapatkan cinta yang tidak akan pernah saya lupakan dari Jakmania," jelasnya.

Dukungan Jakmania dari tribun, kata Luciano, hal itu yang mendorong dirinya menunjukkan sebagai playmaker bekelas. Antusiasnya pun terwujud membuat Persija juara pada musim 2001.

"Dukungan, semangat, dan loyalitas kalian selalu memiliki tempat spesial di hati saya. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk klub ini dengan kerja keras, dedikasi, dan rasa hormat terhadap jersey Persija," tuturnya.

Seiring berjalannya waktu, pria berusia 60 tahun itu memutuskan gantung sepatu. Ia menggeser profesinya di dunia pelatih.

Diketahui, Luciano mengawali karier sebabgai pelatih saat bersasma Persma 1960 Manado pada 2007. Namun, kepiawaiannya kala itu hanya singkat lantaran bermasalah pada lisensi kepelatihan.

Kemudian, Luciano menjadi pelatih PSMS Medan selama tiga bulan sebelum menjabat sebagai Direktur Teknik.

Pada 2016, Luciano Leandro kembali ke klub lamanya. Ia resmi menjadi pelatih PSM Makassar sebelum memegang Persipua Jayapura pada Liga 1 2019.

Hingga saat ini, pria kelahiran 1 Februari 1966 tersebut mengaku senang menghadapi tantangan besar di dunia pelatih. Hal itu sebagai upaya dirinya menjaga profesionalitas di olahraga sepak bola.

Antusias Kembali Bawa Persija Jakarta Juara

Ia mengaku senang jika dipanggil dengan status pelatih Persija. Baginya, hal itu menjadi tantangan besar untuk membawa Macan Kemayoran kembali ke masa kejayaannya.

Sebab, Persija terakhir kali kembali mendapatkan gelar juara pada musim 2018. Hasil tersebut didapatkan setelah memutus kebuntuan sejak 2001.

"Hari ini, dalam perjalanan baru saya di dunia sepak bola, saya terus mempersiapkan diri untuk tantangan besar sebagai pelatih dan profesional sepak bola. Saya tidak pernah menyembunyikan satu hal, saya memiliki keinginan yang sangat besar untuk suatu hari kembali bekerja di Persija, membantu klub ini meraih lebih banyak kesuksesan dan prestasi," paparnya.

"Persija akan selalu menjadi bagian penting dalam hidup saya. Hubungan saya dengan klub ini dan Jakmania akan selalu kuat, tulus, dan abadi. Terima kasih Persija, terima kasih Jakmania," tukasnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik penilaian juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI di Kalbar tak hanya berimbas pada SMAN 1 Pontianak, tetapi juga menyeret SMAN 1 Teladan Yogyakarta
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah memfokuskan pembenahan sektor perikanan dari titik paling awal melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kini tengah menggodok kebijakan berani untuk mengembalikan mayoritas pendapatan pajak tambang langsung ke tingkat desa.

Trending

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT