Persib Juara Super League, Eliano Reijnders Dibuat Kagum Bobotoh: Di Eropa Gila, tapi di Sini Lebih Gila
- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Bandung, tvOnenews.com - Bek sayap Persib, Eliano Reijnders kagum dengan animo Bobotoh di laga pekan pamungkas. Bahkan ia menyebut atmosfer suporter lebih hebat dari pada di Eropa.
Persib menjamu Persijap pada laga pekan ke-34 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). Butuh satu poin untuk meraih gelar juara, laga pun ditutup dengan skor 0-0.
Permainan agresif dan dominan diperlihatkan Persib sejak peluit kick-off berbunyi. Namun, dari sekian banyak kesempatan yang didapat, tidak ada gol yang bisa dicetak Persib ke gawang Persijap.
Eliano Reijnders mengakui timnya memang tidak cukup klinis. Namun, yang terpenting adalah posisi di papan klasemen tidak tergeser Borneo FC dan gelar juara pun bisa diamankan.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
"Seperti yang pelatih sampaikan, kami tidak mampu mencetak gol tapi kami menjadi juara," kata pemain berusia 25 tahun ini dalam jumpa pers usai laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026).
Sejak awal, laga ini memang begitu ditunggu-tunggu oleh Bobotoh. Sebab, pertandingan tersebut akan menentukan nasib tim yang mengusung misi juara dan hanya butuh satu poin untuk meraih trofi.
Antusiasme pun begitu tinggi dengan tiket yang sold out sepekan sebelum pertandingan. Terbukti, jelang laga dimulai, tribun dipadati Bobotoh dan kreativitas pun diperlihatkan melalui koreografi.
Sepanjang pertandingan, sorak-sorai penonton menggema hingga akhirnya titel juara disematkan kepada Persib. Atmosfer yang luar biasa pun berlanjut hingga ke momen perayaan juara.
Eliano pun membandingkan suasana perayaan juara di Bandung dengan Eropa. Menurutnya, kesan mendalam didapatkan karena fanatisme Bobotoh begitu tinggi hingga membuat suasana menjadi membara.
"Ya jauh lebih baik, kalian bisa melihat bagaimana Bobotoh mendukung kami selama pertandingan dan juga usai pertandingan. Ini sangat gila. Di Eropa gila, tapi di sini lebih gila," pungkasnya. (dwi/fan)
Load more