GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga Inggris: Reaksi Pep Guardiola Lihat Pemain Uzbekistan Abdukodir Khusanov Bikin Blunder pada Laga Debutnya

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengomentari debut pemain Uzbekistan, Abdukodir Khusanov, yang melakukan blunder pada laga debutnya di Liga Inggris.
Minggu, 26 Januari 2025 - 03:40 WIB
Abdukodir Khusanov debut saat Manchester City hadapi Chelsea
Sumber :
  • Manchester City Official

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengomentari debut pemain Uzbekistan, Abdukodir Khusanov, yang melakukan blunder pada laga debutnya di Liga Inggris.

Khusanov baru menyelesaikan transfernya dari RC Lens ke Man City pada pekan ini, dan dia langsung menjadi starter dalam laga kontra Chelsea di Etihad Stadium, Minggu (26/1/2025) dini hari WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Namun, hanya tiga menit setelah kick-off, Khusanov melakukan kesalahan yang berujung kepada kebobolan.

Bek tengah berusia 20 tahun itu berusaha menanduk bola, mengopernya kepada kiper Ederson Moraes.

Ederson sudah telanjur maju dan tandukan Khusanov tidak sempurna hingga direbut Nicolas Jackson yang kemudian memberikan bola kepada Noni Madueke.

Bola pun diceploskan begitu saja oleh Madueke ke gawang kosong yang sudah ditinggalkan oleh Ederson.

Beruntungnya, Man City mampu bangkit dan menang dengan skor 3-1 berkat gol-gol dari Josko Gvardiol, Erling Haaland, dan Phil Foden.

Abdulkodir Khusanov
Abdulkodir Khusanov
Sumber :
  • Manchester City

 

Khusanov sendiri ditarik keluar pada menit ke-54 untuk memberi ruang kepada John Stones, dan pelatih City, Pep Guardiola, mengomentari kesalahan bek Uzbekistan itu seusai laga.

“Itu bukanlah awalan yang lebih baik dan kami beruntung mereka tidak menghukum kami menjadi 2-0, namun kami bangkit dengan sangat kuat, terutama melawan tim yang kami hadapi,” kata Guardiola, dilansir dari NBC Sports.

“Kami lebih sering menguasai bola dibandingkan dengan laga sebelumnya. Dalam situasi yang tengah kami hadapi dan final yang kami lakoni pada Rabu depan, itu sangatlah penting,” lanjutnya.

Guardiola mengakui bahwa dirinya belum berbicara kepada Khusanov karena dia tidak bicara bahasa Inggris, namun meyakini bahwa bek Uzbekistan itu bisa belajar.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola tetap puas dengan hasil laga kontra Inter Milan
Pelatih Manchester City Pep Guardiola tetap puas dengan hasil laga kontra Inter Milan
Sumber :
  • Manchester City Official

 

“Dia tidak berbicara bahasa Inggris, jadi saya tidak berbicara kepadanya, namun dia akan baik-baik saja,” tandasnya.

Guardiola menyadari bahwa Khusanov belum sepenuhnya siap karena baru melakoni satu atau dua sesi latihan, namun dia perlu mengistirahatkan John Stones.

Sang pelatih asal Spanyol memerlukan jasa Stones untuk pertandingan kontra Club Brugge di Liga Champions pada pertengahan pekan, yang wajib dimenangkan oleh Man City demi lolos ke babak playoff.

“Dia [Khusanov] baru menjalani satu atau dua sesi latihan, namun saya tidak ingin membahayakan John, karena kami memerlukannya pada hari Rabu. Dia menyadari apa yang terjadi. Dia akan belajar,” tambahnya.

Manchester City berhadapan dengan Chelsea
Manchester City berhadapan dengan Chelsea
Sumber :
  • Premier League Official

 

Eks pelatih Barcelona itu menyadari bahwa kesalahan bisa terjadi kepada siapa saja, dan meyakini bahwa Khusanov akan belajar dari sini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami banyak berbicara mengenai hari-hari ini. Itu sangatlah penting. Pemain mana pun bisa menciptakan kesalahan,” katanya.

“Anda akan merasakan sendirian, itu akan menjadi lebih berat. Fans mendukung para pemain baru. Dia masih muda dan punya waktu bertahun-tahun ke depan. Dia akan belajar,” pungkas Guardiola. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT