Bruno Fernandes Akhirnya Blak-blakan Soal Rumor Pindah ke Arab Saudi, Akui Merasa Sakit Hati dengan Petinggi MU Gara-gara Hal Ini
- Reuters/Jason Cairnduff
“Saya bisa saja pergi seperti yang dilakukan banyak orang dan berkata: 'Saya ingin pergi, saya tidak ingin berlatih, saya hanya ingin pergi dengan bayaran €20 juta atau €30 juta, agar mereka membayar saya lebih banyak di sana.' Tapi saya tidak pernah melakukan itu,” ujarnya.
Fernandes merasa hubungan emosionalnya dengan Manchester United terlalu kuat untuk diabaikan begitu saja. Ia menilai empati dan loyalitas menjadi nilai penting yang selama ini ia jaga sebagai kapten tim.
“Saya tidak pernah merasa berada dalam posisi untuk melakukan itu, karena saya merasa bahwa empati dan kasih sayang yang saya miliki untuk klub tetap sama,” tambahnya.
Namun di balik kesetiaan tersebut, Fernandes mengaku merasakan kekecewaan mendalam terhadap sikap sebagian petinggi klub. Ia menilai ada momen di mana aspek finansial mengalahkan nilai kemanusiaan dan loyalitas pemain.
“Namun ada titik di mana, bagi mereka, uang lebih penting daripada apa pun. Klub ingin saya pergi, saya sudah memikirkannya,” ungkap Fernandes dengan jujur.
Ia bahkan mengaku telah menyampaikan perasaannya secara langsung kepada jajaran direksi klub. Namun menurutnya, keputusan akhir seolah digantung tanpa kejelasan sikap.
“Saya sudah memberi tahu para direktur tentang hal ini, tetapi saya rasa mereka tidak memiliki keberanian untuk mengambil keputusan itu,” katanya.
Keputusan bertahan di Old Trafford akhirnya diambil Fernandes dengan pertimbangan keluarga dan kecintaannya terhadap klub. Faktor komunikasi dengan pelatih Ruben Amorim juga menjadi alasan penting di balik pilihannya.
“Saya memutuskan untuk tetap tinggal, juga karena alasan keluarga, tetapi karena saya benar-benar menyukai klub ini,” ucap Fernandes.
Meski demikian, ia mengaku merasa seolah keberadaannya tak sepenuhnya diperjuangkan oleh manajemen. Perasaan tersebut menjadi salah satu pengalaman paling menyakitkan sepanjang kariernya di United.
“Tetapi, dari sisi klub, saya merasa sedikit seperti, 'jika kamu pergi, itu tidak terlalu buruk bagi kami.' Itu sangat menyakitkan saya,” lanjutnya.
Fernandes juga menyinggung soal dedikasi dan konsistensinya selama membela Setan Merah. Ia merasa kontribusinya kerap diabaikan, sementara pemain lain justru tak menunjukkan komitmen serupa.
Load more