GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruben Amorim Sengaja Cari Masalah Supaya Dipecat Manchester United? Pengamat Singgung soal Kompensasi Besar

Mencuat isu miring soal Ruben Amorim yang dituding pengamat sengaja mencari masalah supaya dipecat Manchester United. Simak selengkapnya.
Rabu, 7 Januari 2026 - 14:37 WIB
Ruben Amorim
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble

tvOnenews.com - Keputusan Manchester United memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026) langsung memicu kontroversi besar.

Pemecatan ini tak hanya dipicu oleh hasil di lapangan, tetapi juga rangkaian pernyataan terbuka sang pelatih yang dinilai menantang otoritas klub. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah polemik tersebut, muncul dugaan bahwa Amorim sengaja menciptakan konflik demi memperoleh kompensasi finansial bernilai besar.

Nasib Amorim di Old Trafford praktis ditentukan sehari sebelum pemecatan.

Ruben Amorim
Ruben Amorim
Sumber :
  • Reuters/Andrew Boyers

Seusai laga imbang melawan Leeds United, pelatih asal Portugal itu melontarkan kritik terbuka terkait status dan perannya di klub.

Amorim menegaskan bahwa dirinya ingin diposisikan sebagai “manajer”, bukan sekadar “kepala pelatih”.

Ia juga meminta manajemen Manchester United untuk memberinya kebebasan penuh dalam bekerja tanpa intervensi, terutama dalam urusan teknis dan kebijakan transfer.

Sikap terbuka tersebut dinilai sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap kurangnya dukungan internal serta perbedaan pandangan dengan petinggi klub mengenai arah pembangunan tim.

Namun, alih-alih meredakan situasi, pernyataan itu justru dianggap memperkeruh suasana dan menjadi pemicu langsung pemecatan.

Spekulasi semakin menguat setelah pengamat sepak bola Simon Jordan angkat bicara.

Dalam wawancaranya di talkSPORT, Jordan menilai cara Amorim menyampaikan kritik memiliki kemiripan dengan kasus pelatih lain yang berujung pada pemecatan.

“Saya mendengarkan Amorim kemarin dan juga mendengarkan Enzo Maresca, dan saya tidak merasa apa yang ia katakan itu terlalu kontroversial,” ujar Simon Jordan dikutip dari talkSPORT.

“Ia sedang menyampaikan pandangannya tentang peran apa yang menurutnya harus ia miliki, tetapi meminta orang lain untuk melakukan tugasnya bukan hal yang sama dengan mengatakan bahwa ia mengalami 48 jam terburuk dalam hidupnya dan tidak mendapat dukungan.”

Meski begitu, Jordan tetap menilai pendekatan Amorim sebagai sesuatu yang bermasalah.

“Jadi saya melihatnya sebagai sesuatu yang sangat tidak profesional, dan itulah yang terlalu sering ditunjukkan para manajer akhir-akhir ini. Saya juga menganggap Maresca tidak profesional,” tegasnya.

Jordan kemudian mengkritik keras kebiasaan menyampaikan konflik internal melalui media.

“Gagasan bahwa Anda bisa berkomunikasi dengan orang-orang yang mempekerjakan Anda melalui media adalah hal yang tidak profesional,” katanya.

“Anda tentu tidak ingin pemain keluar dan mengatakan hal buruk tentang Anda sebagai manajer.”

Ia pun mempertanyakan arah dan tujuan pernyataan Amorim.

“Ketika saya mendengarkannya, saya berpikir: ke mana arah pembicaraan ini, apa poinnya, dan apa yang ingin dicapai?”

Dari situ, Jordan melontarkan asumsi paling kontroversial.

“Saya berasumsi apa yang ia coba capai adalah dipecat dan dibayar. Saya berasumsi itulah hasil yang ia inginkan. Saya tidak bisa melihat cara lain jika melihat bahasa yang ia gunakan,” pungkasnya.

Laporan dari The Athletic mengindikasikan bahwa Manchester United harus membayar penuh sisa kontrak Amorim.

Pelatih berusia 40 tahun itu sejatinya terikat kontrak hingga musim panas 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Artinya, pemecatan dini ini berpotensi membuat klub menanggung beban finansial yang signifikan.

Ini merupakan sebuah situasi yang memperkuat dugaan bahwa konflik terbuka tersebut tidak sepenuhnya tanpa perhitungan.

Kasus Amorim kembali menambah daftar panjang pelatih Manchester United yang berpisah dengan klub di tengah ketegangan internal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa tahun terakhir, Setan Merah kerap dikritik karena struktur manajemen yang dinilai belum sepenuhnya sinkron antara kepentingan teknis dan kebijakan eksekutif.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Momentum kumpul keluarga saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu seluruh umat muslim.
Teks Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Enam Kekeliruan yang Sering Terjadi saat Merayakan Idul Fitri

Teks Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Enam Kekeliruan yang Sering Terjadi saat Merayakan Idul Fitri

Berikut teks khutbah Jumat 20 Maret 2026 dengan judul 'Enam Kekeliruan yang Sering Terjadi saat Merayakan Idul Fitri'.
Mudik Pakai Motor Listrik? Simak Tips dari Pakar Otomotif ITB Agar Perjalanan Tetap Aman

Mudik Pakai Motor Listrik? Simak Tips dari Pakar Otomotif ITB Agar Perjalanan Tetap Aman

Bagi masyarakat yang berencana menggunakan sepeda motor listrik untuk pulang kampung pada Lebaran tahun ini, persiapan ekstra menjadi hal yang wajib dilakukan. 
Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 besok.
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Brasil 2026: Mulai Besok, Marc Marquez Siap Buktikan Diri Jadi Raja Sirkuit Baru

Jadwal Siaran Langsung MotoGP Brasil 2026: Mulai Besok, Marc Marquez Siap Buktikan Diri Jadi Raja Sirkuit Baru

Jadwal siaran langsung MotoGP Brasil 2026, di mana Marc Marquez (Ducati Lenovo) siap membuktikan diri statusnya sebagai raja di sirkuit baru kelas premier.
Khutbah Idul Fitri 2026: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Setelah Ramadhan

Khutbah Idul Fitri 2026: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Setelah Ramadhan

Berikut teks khutbah Idul Fitri 2026 dengan judul 'Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Setelah Ramadhan'.

Trending

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Berikut ini teks khutbah idul fitri 2026 yang mengajak kita semua untuk menjaga silaturahmi
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Pemandangan luar biasa arus mudik terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 
Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

MUI menyarankan agar masyarakat Muslim di Indonesia menantikan pengumuman resmi dari Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026. 
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Direktur LBH Jakarta sekaligus anggota tim kuasa hukum Andrie Yunus, M Fadhil Alfathan Fadhil mengaku terkejut atas penangkapan empat pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus oleh TNI.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT