Demi Depak Ruben Amorim, Manchester United Rela Rugi hingga Rp 680 Miliar
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Manchester United kembali membuat keputusan kontroversial yang menyita perhatian publik sepak bola Eropa. Kali ini, langkah tegas manajemen klub berujung pada konsekuensi finansial yang sangat besar.
Klub raksasa Inggris itu dikabarkan harus menanggung kerugian hingga 30 juta poundsterling atau setara Rp 680,4 miliar. Jumlah tersebut muncul setelah klub memutus kerja sama dengan Ruben Amorim.
Keputusan berpisah dengan pelatih asal Portugal itu diambil pada Senin (5/1). Sejumlah laporan dari media Inggris mengungkap bahwa pemecatan tersebut tidak lepas dari ketegangan internal di tubuh klub.
- Instagram @manutd
Hubungan antara Amorim dan jajaran manajemen disebut memburuk dalam beberapa waktu terakhir. Perbedaan pandangan mengenai arah klub menjadi pemicu utama keretakan tersebut.
Dampak dari pemecatan itu langsung terasa di sisi finansial klub. Manchester United wajib mengeluarkan dana kompensasi dalam jumlah yang tidak sedikit sebagai konsekuensi kontraktual.
Melansir dari Tribuna disebutkan bahwa nilai kompensasi yang harus dibayarkan mencapai 30 juta poundsterling. Angka tersebut menjadi sorotan karena dinilai terlalu besar untuk satu keputusan manajerial.
Besarnya nominal kompensasi tak lepas dari sisa kontrak Amorim yang masih panjang. Saat kontraknya diputus, ia masih terikat hingga pertengahan tahun 2027 atau sekitar 18 bulan ke depan.
Selain itu, dana tersebut juga mencakup biaya yang sebelumnya dikeluarkan Manchester United saat merekrut Amorim. Klub harus menebus sang pelatih dari Sporting CP dengan mahar sekitar 10 juta poundsterling pada November 2024.
Keputusan memecat Amorim pun dinilai cukup mengherankan. Pasalnya, performa klub masih berada di jalur persaingan papan atas Premier League.
- Reuters
Manchester United juga masih memiliki peluang realistis untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan. Kondisi ini membuat langkah manajemen menuai banyak pertanyaan.
Meski terlihat mengejutkan, sinyal perpisahan sebenarnya sudah terlihat sebelumnya. Amorim beberapa kali dikabarkan bersitegang dengan pihak manajemen klub.
Pelatih berusia 40 tahun itu disebut tidak puas dengan kebijakan transfer yang diterapkan. Ia menilai strategi tersebut tidak sepenuhnya mendukung rencana jangka panjangnya.
Load more