News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Roy Keane Murka! Sebut Pengaruh Sir Alex Ferguson Jadi Penghambat Kebangkitan Manchester United

Kritik tajam kembali dilontarkan legenda Manchester United, Roy Keane, terhadap mantan klubnya. Dalam sebuah komentar di Sky Sports, mantan kapten Setan Merah itu menilai hambatan terbesar yang membuat Manchester United sulit kembali ke masa kejayaannya adalah ketergantungan berlebihan pada tokoh-tokoh masa lalu.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:45 WIB
Roy Keane Murka! Sebut Pengaruh Sir Alex Ferguson Jadi Penghambat Kebangkitan Manchester United
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kritik tajam kembali dilontarkan legenda Manchester United, Roy Keane, terhadap mantan klubnya.

Dalam sebuah komentar di Sky Sports, mantan kapten Setan Merah itu menilai hambatan terbesar yang membuat Manchester United sulit kembali ke masa kejayaannya adalah ketergantungan berlebihan pada tokoh-tokoh masa lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Roy Keane menegaskan bahwa persoalan Manchester United tidak hanya terjadi di atas lapangan, melainkan sudah mengakar pada struktur pengambilan keputusan di level tertinggi klub.

Ia menyoroti masih kuatnya pengaruh figur lama seperti Sir Alex Ferguson dan mantan CEO David Gill.

“Siapa yang Anda lihat membuat keputusan di Manchester United? Sir Alex Ferguson dan David Gill masih melekat pada klub seperti bau busuk yang menyengat,” ujar Keane.

Ia menilai keberadaan figur-figur lama tersebut justru menghambat inovasi dan perubahan yang seharusnya dilakukan klub sebesar Manchester United.

Pernyataan Keane semakin menjadi sorotan setelah manajer sementara Manchester United, Darren Fletcher, mengakui telah menghubungi Sir Alex Ferguson untuk meminta masukan sebelum menjalani tugasnya.

Menurut Keane, hal itu menjadi bukti bahwa Manchester United belum sepenuhnya berani melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu, berbeda dengan klub-klub besar lain yang sudah bergerak maju.

Hasil imbang 2-2 melawan Burnley baru-baru ini turut memperkeruh situasi. Keane menilai performa tersebut tidak mencerminkan standar klub yang pernah mendominasi Liga Inggris.

Ia juga mengkritik sikap internal klub yang dianggap terlalu mudah berpuas diri.

“Ini seperti lingkaran setan. Kualitas permainan tidak cukup baik, tetapi tidak ada rasa urgensi untuk benar-benar berubah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Keane turut mempertanyakan proses penunjukan manajer di Old Trafford. Ia heran mengapa Manchester United kerap memberi kesempatan kepada sosok yang dinilainya belum cukup terbukti, hanya untuk kemudian memecat mereka setelah lebih dari satu musim.

“Ini hampir seperti melupakan CV. Anda butuh bukti, gelar, atau pengalaman panjang. Tapi Anda juga harus bisa menatap mata orang itu dan bertanya, apakah dia benar-benar orang yang tepat untuk membawa klub ini menuju kesuksesan?” kata Keane.

Mantan gelandang asal Irlandia tersebut juga menekankan bahwa di klub besar, para pemain bintang akan langsung menguji pelatih baru. Jika manajer tidak memiliki wibawa serta tidak mampu memberikan kejelasan taktik, ruang ganti akan cepat kehilangan kendali.

Menariknya, momen kritik pedas Keane turut diwarnai reaksi Daniel Sturridge di studio Sky Sports. Mantan striker Liverpool itu terlihat beberapa kali menutupi wajahnya untuk menahan tawa, sebuah adegan yang kemudian viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Sir Alex Ferguson justru mendapat pembelaan dari sebagian penggemar. Pelatih legendaris berusia 84 tahun itu kini tidak memiliki peran resmi di Manchester United. Banyak yang menilai ia tidak bisa disalahkan jika mantan pemain atau staf klub secara aktif meminta nasihat darinya.

Terlebih, pada 2024 lalu, grup INEOS selaku pemilik baru Manchester United telah mengakhiri kontrak duta besar Ferguson bernilai jutaan poundsterling serta membatasi aksesnya ke ruang ganti tim utama.

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Presiden Prabowo Subianto memasang target ambisius untuk program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga penghujung 2026 mendatang, Prabowo menargetkan 82,9 juta jiwa dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk. dengan PT Inti Alasindo Energy pada kurun waktu 2017–2021 yakni sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp246 miliar (kurs Rp16.400 per dolar AS).
Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memiliki rating yang cukup baik meski Cremonese menderita kekalahan telak. Mereka dihancurkan dengan skor 0-5 oleh Juventus dalam lanjutan Liga Italia.
Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main padel tak hanya seru, tapi juga bisa membantu menurunkan berat badan. Simak tips agar bakar kalori lebih efektif tanpa terasa berat.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Euforia pertandingan besar antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta menyisakan kisah pilu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT