Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula, Setan Merah Tanggung Biaya Fantastis Setelah Depak Ruben Amorim

Manchester United harus merogoh kocek hingga £27 juta atau sekitar Rp610 miliar setelah memecat Ruben Amorim, jumlah yang sejatinya bisa digunakan untuk pemain
Minggu, 11 Januari 2026 - 12:54 WIB
Mantan pelatih Manchester United Ruben Amorim
Sumber :
  • Instagram @manutd

tvOnenews.com - Di tengah Manchester United menunggu penunjukan pelatih interim baru, pemecatan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala justru menimbulkan masalah tambahan bagi klub.

Alih-alih meredam masalah, langkah tersebut membuat Setan Merah harus menanggung kerugian finansial yang tidak sedikit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manchester United resmi melakukan perubahan besar dengan mengakhiri kerja sama bersama Ruben Amorim. Untuk sementara waktu, Darren Fletcher ditunjuk sebagai caretaker guna mengisi kekosongan di kursi kepelatihan.

Mantan Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim
Mantan Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble

Klub mengumumkan kepergian Amorim melalui pernyataan resmi di media sosial. “Ruben Amorim telah meninggalkan posisinya sebagai Pelatih Kepala Manchester United,“ tulis Manchester United di akun Instagram resminya.

Dalam pernyataan lanjutan, manajemen menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. “Dengan Manchester United berada di posisi keenam di Liga Primer, manajemen klub dengan berat hati mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis di posisi tertinggi di Liga Primer,“ jelasnya.

Sejumlah faktor disebut menjadi latar belakang pemecatan pelatih asal Portugal itu, mulai dari kurangnya keselarasan dengan manajemen hingga performa tim yang tak kunjung membaik di Liga Inggris. Namun demikian, dampak dari keputusan tersebut ternyata tidak berhenti sampai di situ.

Kerugian finansial kini menjadi sorotan utama setelah Manchester United mendepak Ruben Amorim.

Media Inggris, Daily Mail, menyebut bahwa perselisihan antara Amorim dan petinggi klub menjadi pemicu utama pemecatan tersebut, dengan pemilik klub Sir Jim Ratcliffe dikabarkan turut menyetujui keputusan itu.

Meski demikian, Manchester United harus menerima konsekuensi berat, terutama terkait kewajiban pembayaran kompensasi. Menurut laporan Daily Mail, klub wajib mengeluarkan dana sebesar £10 juta atau sekitar Rp226 miliar sebagai pesangon pemecatan Ruben Amorim.

Jika ditotal sejak proses perekrutan hingga pemecatan, pengeluaran Manchester United untuk Amorim disebut mencapai angka yang jauh lebih besar, yakni sekitar £27 juta atau setara Rp610 miliar.

Biaya tersebut mencakup tebus kontrak Amorim dari Sporting Lisbon pada Oktober 2024 senilai £8,3 juta atau sekitar Rp187 miliar.

Selain itu, Setan Merah juga mengeluarkan tambahan £900.000 atau sekitar Rp20,3 miliar agar Amorim dapat mulai bekerja lebih cepat dari jadwal semula.

Setelah resmi menangani Manchester United, Amorim menandatangani kontrak dengan nilai £6,5 juta atau sekitar Rp147 miliar per tahun hingga Juni 2027.

Dengan kontrak tersebut, Manchester United masih memiliki kewajiban membayar sisa kontrak Amorim yang diperkirakan mencapai £10,05 juta atau sekitar Rp228 miliar.

Ironisnya, angka tersebut belum mencakup biaya kompensasi untuk lima orang staf pelatih yang dibawa Amorim dari Portugal.

Jumlah dana yang harus dikeluarkan akibat pemecatan ini sejatinya bisa dimanfaatkan Manchester United untuk memperkuat skuad pada bursa transfer musim dingin.

Beberapa nama seperti Antoine Semenyo, Elliot Anderson, Carlos Baleba, hingga Joao Gomes disebut berpeluang didatangkan dengan dana sebesar itu.

Namun, peluang tersebut tampaknya tak lagi terbuka bagi MU. Antoine Semenyo, misalnya, dikabarkan telah dipastikan akan bergabung dengan rival sekota Manchester City dari Bournemouth dengan nilai transfer sekitar £65 juta. (han/ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perseteruan Erin dan Mantan ART Belum Usai, Polisi Segera Tentukan Arah Kasus

Perseteruan Erin dan Mantan ART Belum Usai, Polisi Segera Tentukan Arah Kasus

Kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret nama Rien Wartia Trigina atau Erin dengan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, masih terus bergulir.
Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Masa depan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi tanda tanya besar menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Sang agen akhirnya buka suara soal klub baru.
Kejagung Tetapkan Tersangka, KPK Pilih Tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus Mega Korupsi Program MBG

Kejagung Tetapkan Tersangka, KPK Pilih Tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus Mega Korupsi Program MBG

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyebut bahwa pihaknya untuk sementara waktu tidak melakukan penyelidikan terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 

Trending

Rizky Billar Murka Difitnah Selingkuh Hingga Punya Anak dari Asila Maisa, 6 Akun Medsos Langsung Dipolisikan!

Rizky Billar Murka Difitnah Selingkuh Hingga Punya Anak dari Asila Maisa, 6 Akun Medsos Langsung Dipolisikan!

Rumor perselingkuhan yang menyeret nama Rizky Billar dan putri presenter Ramzi, Asila Maisa, kini berujung ke ranah hukum.
Minyak Dunia Anjlok, DPR RI Sebut Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Tetap Sama

Minyak Dunia Anjlok, DPR RI Sebut Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Tetap Sama

Ketua Badan Anggaran (Banggar), DPR RI Said Abdullah buka suara terkait anjloknya harga minyak dunia menyusul kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
10 Pemain dengan Rating Tertinggi di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Memimpin, Kiper 40 Tahun Ini Nyaris Menyalipnya

10 Pemain dengan Rating Tertinggi di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Memimpin, Kiper 40 Tahun Ini Nyaris Menyalipnya

Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan banyak penampilan luar biasa pada laga-laga perdana fase grup. Berikut 10 pemain dengan rating tertinggi versi Sofascore.
Richard Lee Dijerat Pasal Berlapis, Sidang Perdana Ungkap Sejumlah Dugaan Pelanggaran Produk Kecantikan

Richard Lee Dijerat Pasal Berlapis, Sidang Perdana Ungkap Sejumlah Dugaan Pelanggaran Produk Kecantikan

Sidang perdana dokter sekaligus influencer kecantikan Richard Lee beragendakan pembacaan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tangerang.
Mengerikan Aksi Perampokan Sasar Perumahan Elit Menteng Hingga Jatuhnya Korban

Mengerikan Aksi Perampokan Sasar Perumahan Elit Menteng Hingga Jatuhnya Korban

Seorang pria berinisial MAH diduga menjadi korban perampokan di perumahan elite kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/6/2026).
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Korban Dugaan Penipuan Bakal Bersurat ke Presiden, Ini Duduk Perkaranya

Korban Dugaan Penipuan Bakal Bersurat ke Presiden, Ini Duduk Perkaranya

Dugaan kasus penipuan dan penggelapan jual beli tanah di kawasan Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang yang menyeret nama Bupati Tanggamus, Mohammad Saleh Asnawi terus berlanjut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT