Eks Striker Timnas Inggris Blak-blakan Sebut Arsenal Punya Pemain 'Lemah' Jelang Hadapi Chelsea: Dia Tidak Stabil
- Action Images via Reuters/Peter Cziborra
tvOnenews.com - Saat ini Arsenal sedang menikmati musim Liga Inggris yang nyaris sempurna.
Tim asuhan Mikel Arteta itu tampil dominan di Premier League dan kini memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Manchester City.
Bahkan, jarak dengan Liverpool yang musim lalu menjadi juara mencapai 14 poin.
Namun, jelang laga krusial melawan Chelsea pada leg pertama semifinal Piala Liga, Arsenal mendapat peringatan dari mantan striker Tottenham Hotspur, Darren Bent.
Ia menyoroti performa bek muda Arsenal, Myles Lewis-Skelly, yang dinilai masih menyimpan kelemahan dalam aspek bertahan.
- Arsenal.com
Musim ini, Lewis-Skelly memang tak banyak mendapat kesempatan tampil.
Arsenal mendatangkan delapan pemain baru pada bursa transfer musim panas, membuat persaingan di skuad semakin ketat.
Bek berusia 19 tahun itu baru sekali menjadi starter di Premier League.
Namun, badai cedera membuat peluangnya kembali terbuka.
Ia tampil sejak awal saat Arsenal menang 4-1 atas Portsmouth di Piala FA dan berpeluang kembali diturunkan saat menghadapi Chelsea.
Meski begitu, Darren Bent menilai performa Lewis-Skelly musim ini tidak semulus musim lalu.
“Dia mengalami musim yang lebih sulit kali ini. Apa yang dia lakukan musim lalu membuat semua orang berkata, ‘Wow!’,” ujar Bent dikutip dari talkSPORT.
“Saat ini dia harus menghadapi persaingan berat. Calafiori tampil luar biasa musim ini dan itu alasan mengapa dia tidak mendapat banyak menit bermain.”
“Saya rasa dia berpotensi bermain di laga melawan Chelsea, tapi secara bertahan, termasuk saat melawan Portsmouth, dia terlihat cukup rentan di beberapa momen.”
Bent menilai Lewis-Skelly masih perlu meningkatkan konsistensi, terutama ketika menghadapi lawan dengan intensitas tinggi seperti Chelsea.
Tak hanya lini belakang, Bent juga menyoroti sektor depan Arsenal.
Ia menilai Viktor Gyokeres belum menunjukkan performa yang diharapkan dan mulai kalah bersinar dibanding Kai Havertz yang baru pulih dari cedera.
Menurut Bent, Gyokeres kerap tak berada di posisi ideal saat peluang tercipta.
“Saya ingin ini berhasil untuknya karena saya penggemarnya. Tapi saat ini, entah kenapa, semuanya tidak berjalan dengan baik,” kata Bent.
“Dari sudut pandang Gyokeres, sentuhannya sangat terbatas, tidak ada tembakan ke gawang, bola melintas di depan gawang dan dia tidak terlihat berada di sana.”
Situasi ini memunculkan dorongan agar Arteta mempertimbangkan Havertz sebagai starter, terutama setelah ia tampil sekitar 20 menit saat melawan Portsmouth.
Menatap laga Premier League berikutnya kontra Nottingham Forest di City Ground, Bent juga mengakui adanya perubahan positif dalam karakter Arsenal saat ini.
Ia menilai The Gunners kini jauh lebih siap menghadapi duel fisik dibanding beberapa musim sebelumnya.
“Dulu saya sempat bertanya-tanya, apakah Arsenal punya karakter dan pemimpin untuk menghadapi pertandingan keras seperti itu,” ungkap Bent.
“Sekarang saya melihat banyak pemain Arsenal yang punya postur bagus, kuat secara fisik, dan siap bekerja keras.”
“Saya rasa aspek fisik tidak lagi menjadi kekhawatiran sebesar sebelumnya.”
Sementara itu, Mikel Arteta mengaku sangat senang dengan kembalinya Kai Havertz.
Meski sempat absen cukup lama, Arteta menilai sang pemain langsung memberi dampak positif.
“Kami jelas sangat merindukannya. Satu tahun adalah waktu yang lama dalam sepak bola, tapi cara dia kembali sangat mengesankan, dia terlihat bugar dan penuh percaya diri,” kata Arteta.
“Dia pemain yang sangat cerdas. Secara alami dia langsung menyatu dengan rekan-rekannya, dan Anda bisa melihat betapa mereka menyukainya.”
“Setiap kali dia berada di sekitar kotak penalti, bangku cadangan langsung bereaksi. Kami sangat senang memilikinya kembali, dia akan sangat membantu kami, dan sekarang tugas kami adalah menjaganya tetap fit.”
Dengan jadwal padat dan laga-laga penting di depan mata, Arteta kini harus menentukan pilihan terbaik, apakah memberi kepercayaan penuh kepada Lewis-Skelly atau tidak.
(tsy)
Load more