GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MU Incar Cole Palmer, Media Vietnam Sebut Setan Merah Harus Bertindak Nekat

Manchester United kembali menghadapi dilema besar di bursa transfer. Ketertarikan terhadap Cole Palmer tidak hanya soal harga tinggi, tetapi juga soal aturan.
Jumat, 30 Januari 2026 - 11:13 WIB
Cole Palmer
Sumber :
  • Reuters/John Sibley

tvOnenews.com Manchester United kembali berada di persimpangan penting pada bursa transfer. Ketertarikan terhadap Cole Palmer bukan sekadar persoalan harga tinggi, tetapi juga menyangkut potensi pelanggaran prinsip internal yang selama ini dijaga ketat oleh Sir Jim Ratcliffe dan INEOS.

Jika transfer ini benar-benar direalisasikan, langkah tersebut bisa menjadi titik balik kebangkitan Setan Merah, atau justru dianggap sebagai pengkhianatan terhadap filosofi baru klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak berada di bawah kendali INEOS, Manchester United berulang kali menegaskan keinginan untuk meninggalkan pola lama: mendatangkan pemain bintang dengan banderol fantastis tanpa perencanaan jangka panjang yang jelas.

Namun, Cole Palmer bukan sosok sembarangan. Performa impresifnya di Premier League serta statusnya sebagai talenta top Inggris membuat MU berada dalam dilema besar—tetap konsisten pada prinsip, atau mengorbankannya demi ambisi instan.

Mengutip laporan media Vietnam, vietnam.vn, rumor ketertarikan Manchester United terhadap Palmer menguat di tengah sinyal kebangkitan tim bersama manajer interim Michael Carrick.

Di bawah kepemimpinannya, MU mencatat dua kemenangan beruntun yang mengejutkan, masing-masing atas Manchester City dan Arsenal.

Langgar Filosofi INEOS? Alasan Manchester United Harus “Nekat” Jika Ingin Rekrut Cole Palmer

Palmer Rindu Manchester, MU Jadi Kandidat Kuat

Laporan The Guardian mengungkapkan bahwa Cole Palmer mulai mengevaluasi masa depannya. Pemain berusia 23 tahun tersebut disebut merindukan kampung halamannya serta kehidupan di Manchester, setelah dua musim membela Chelsea di London.

Menurut laporan itu, Palmer “tidak sepenuhnya menikmati kehidupan di London dan merindukan teman-temannya di kampung halaman,” sebuah faktor personal yang membuka peluang bagi Manchester United untuk masuk dalam perburuan tanda tangannya pada bursa transfer musim panas 2026.

Situasi tersebut beriringan dengan meningkatnya performa Setan Merah. Dua kemenangan bergengsi di bawah Carrick mendorong MU menembus posisi empat besar klasemen Premier League, memunculkan optimisme baru di Old Trafford. Dalam konteks ini, Palmer dipandang sebagai elemen krusial untuk mempercepat proses kebangkitan tim.

Namun demikian, peluang besar tersebut juga dibayangi hambatan yang tidak sederhana.

Aturan Tak Tertulis INEOS Terancam Dilanggar

Sejak mengambil alih kendali operasional sepak bola Manchester United, Sir Jim Ratcliffe menerapkan sejumlah prinsip mendasar dalam kebijakan transfer. Salah satu yang paling menonjol adalah penolakan terhadap perekrutan pemain berlabel “Galactico”.

Filosofi ini menempatkan keseimbangan skuad dan keberlanjutan jangka panjang di atas popularitas individu.

Direktur teknik Jason Wilcox bertugas menentukan kerangka permainan, sementara pelatih hanya mengidentifikasi posisi yang perlu diperkuat dan memilih dari daftar kandidat yang telah disiapkan.

Dalam pendekatan tersebut, pemain dengan harga dan gaji ekstrem dipandang berpotensi merusak stabilitas tim, baik secara finansial maupun taktis. Di sinilah nama Palmer menjadi persoalan utama.

Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Cole Palmer saat ini mencapai sekitar €120 juta atau sekitar Rp1,96 triliun.. Angka tersebut secara otomatis menempatkannya dalam kategori pemain elite dengan tuntutan finansial tinggi.

Biaya transfer, gaji, serta dampak komersial yang menyertainya membuat Palmer masuk ke dalam profil pemain yang justru ingin dihindari oleh Ratcliffe dalam proyek barunya di Old Trafford.

Kasus Cole Palmer mencerminkan pilihan strategis besar yang kini dihadapi Manchester United. Di satu sisi, Palmer diyakini mampu langsung meningkatkan kualitas tim dan menjadi poros permainan dalam jangka pendek.

Namun di sisi lain, merekrutnya berarti melanggar “aturan tak tertulis” yang menjadi fondasi utama proyek INEOS. Keputusan tersebut berisiko menghidupkan kembali kebiasaan lama MU: ketergantungan pada pemain bintang mahal tanpa perencanaan menyeluruh.

Seperti disorot vietnam.vn, dilema ini tidak semata soal transfer, melainkan menyangkut identitas baru Manchester United. Apakah klub akan tetap setia pada jalur pembangunan berkelanjutan, atau memilih jalan pintas demi trofi dan tekanan kompetisi?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan ketertarikan Palmer yang disebut nyata serta performa MU yang mulai membaik, keputusan ini akan menjadi ujian terbesar bagi Sir Jim Ratcliffe sejak mengambil alih kendali klub.

Melanggar aturan mungkin menghadirkan hasil instan—namun juga berisiko mengorbankan fondasi yang baru saja dibangun. (udn/ind)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada klub peserta kompetisi nasional. Kali ini, Persipura harus menerima sanksi larangan menggelar pertandingan kandang.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Peran Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Digugat ke MK, Dinilai Melanggar Kesetaraan dalam Pernikahan

Peran Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Digugat ke MK, Dinilai Melanggar Kesetaraan dalam Pernikahan

Ia menilai pengaturan demikian bertentangan dengan konsep hubungan setara dalam perkawinan modern yang seharusnya dibangun atas prinsip kemitraan.
Guru SMAN 1 Pontianak Rupanya Dapat Perlakuan Begini dari Juri Saat Bela Siswinya di LCC Empat Pilar MPR RI

Guru SMAN 1 Pontianak Rupanya Dapat Perlakuan Begini dari Juri Saat Bela Siswinya di LCC Empat Pilar MPR RI

Guru pendamping LCC 4 Pilar MPR asal SMAN 1 Pontianak rupanya sempat melakukan protes lantaran jawaban siswinya dianggap salah.
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Persaingan Super League Indonesia menghadirkan sejumlah partai menarik pada Sabtu, 16 Mei 2026. Tiga laga penting akan tersaji sejak sore hingga malam hari.
Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Koreksi harga tersebut membuat pelaku pasar kembali mencermati pergerakan emas domestik di tengah dinamika harga emas global dan nilai tukar rupiah.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT