Debut Igor Tudor Berujung Petaka! Tottenham Hotspur Makin Terpuruk Usai Selangkah Lagi Degradasi
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Nasib Tottenham Hotspur kian memprihatinkan. Spurs kembali menelan kekalahan setelah takluk 1-2 dari rival sekota, Fulham FC, dalam lanjutan Liga Premier di Craven Cottage, Minggu (1/3/2026).
Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Tottenham menjadi 10 pertandingan liga. Mereka kini hanya unggul empat poin dari West Ham United yang berada di posisi ke-18, membuat ancaman degradasi semakin nyata.
Kekalahan ini juga menjadi pukulan beruntun setelah pekan lalu Spurs dihajar 1-4 oleh Arsenal FC di kandang sendiri.
Gol Kontroversial dan Dominasi Fulham
Fulham membuka keunggulan cepat pada menit ketujuh lewat Harry Wilson. Gol tersebut sempat diprotes keras pemain Spurs karena menilai Radu Dragusin dilanggar Raul Jimenez dalam prosesnya. Namun setelah tinjauan VAR, gol tetap disahkan.
Tak berhenti di situ, Fulham menggandakan keunggulan pada menit ke-34. Alex Iwobi melepaskan tembakan melengkung indah yang tak mampu dijangkau Guglielmo Vicario. Bola sempat membentur tiang kiri bagian dalam sebelum bersarang di gawang.
Tottenham benar-benar kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan mereka tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran hingga menit ke-66.
Gol hiburan akhirnya datang melalui sundulan Richarlison, hanya delapan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti. Gol tersebut sempat membuat laga memanas di akhir pertandingan, tetapi Fulham sejatinya bisa mencetak lebih banyak gol.
Emile Smith Rowe nyaris membuat skor menjadi 3-0 enam menit setelah jeda, tetapi tembakannya melintas tipis di samping gawang. Vicario juga melakukan penyelamatan penting pada menit ke-62 untuk menggagalkan peluang emas lainnya dari Rowe.
Igor Tudor Soroti Masalah Besar di Spurs
Pelatih anyar Spurs, Igor Tudor, mengakui timnya sedang dalam masalah serius. Ia telah menelan dua kekalahan beruntun sejak menggantikan Thomas Frank yang dipecat.
“Kami tidak bermain bagus, kekurangan segalanya. Menyerang tidak, bertahan juga tidak. Fulham jauh lebih baik. Ada masalah di sini, masalah besar,” tegas Tudor.
Meski demikian, ia enggan membahas ancaman degradasi secara terbuka.
“Kita tidak perlu memikirkan itu sekarang. Kita harus fokus pada mentalitas, konsentrasi, dan fisik. Kita perlu menemukan kekuatan dalam diri masing-masing,” tambahnya, seraya mengakui skuadnya sedang dilanda krisis kepercayaan diri akibat badai cedera.
Load more