Bersinar di Liga Italia, Michael Owen Minta Manchester United Beri Kesempatan Kedua untuk Rasmus Hojlund
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Legenda sepak bola Inggris, Michael Owen, memberikan pandangan menarik terkait masa depan Rasmus Hojlund. Ia menilai sang striker masih layak mendapat kesempatan kedua di Manchester United.
Pandangan tersebut muncul setelah performa Hojlund menunjukkan peningkatan signifikan selama masa peminjamannya. Bersama Napoli, ia berhasil menemukan kembali ketajamannya di lini depan.
Keputusan Hojlund meninggalkan Old Trafford pada musim panas lalu sempat menuai beragam reaksi. Setelah dua musim yang dinilai belum memuaskan, ia memilih kembali ke Italia untuk menghidupkan kariernya.
Langkah tersebut terbukti tepat karena Hojlund mampu tampil konsisten sepanjang musim. Ia mencatatkan 14 gol dan enam assist dari total 40 penampilan di semua kompetisi.
Kontribusi tersebut membantu Napoli bersaing di papan atas klasemen. Bahkan, klub asal Naples itu berada di jalur yang tepat untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Dengan kondisi tersebut, Napoli disebut siap mengaktifkan klausul pembelian permanen. Nilai transfer yang diperkirakan mencapai 36 juta pounds dinilai sepadan dengan kontribusinya.
Meski demikian, Owen melihat situasi ini dari sudut pandang berbeda. Dikutip dari Premier League Productions, ia menilai Hojlund belum mendapatkan lingkungan yang ideal saat masih berseragam Manchester United.
Menurutnya, performa seorang penyerang sangat bergantung pada kualitas permainan tim secara keseluruhan. Ketika sistem tim tidak berjalan, penilaian terhadap striker kerap menjadi tidak sepenuhnya adil.
Owen menegaskan bahwa lini depan hanyalah ujung dari sebuah rangkaian permainan. Jika aliran bola tidak terbangun dengan baik, produktivitas penyerang pun akan ikut terdampak.
Ia bahkan mempertanyakan apakah United terlalu cepat menyimpulkan kegagalan pemain muda tersebut. Apalagi, Hojlund kini justru menunjukkan performa yang jauh lebih baik di Italia.
Perbandingan juga disinggung Owen dengan kasus pemain lain yang mengalami situasi serupa. Ia menyebut banyak pemain sebenarnya memiliki kualitas, tetapi tidak mendapat dukungan sistem yang tepat.
Dalam pandangannya, konsistensi permainan tim menjadi faktor kunci dalam menilai kualitas individu. Tanpa fondasi yang kuat, potensi pemain kerap tidak terlihat maksimal.
Owen pun mengaku penasaran melihat bagaimana performa Hojlund jika diberi kesempatan lagi. Ia yakin sang striker masih memiliki banyak hal untuk ditunjukkan di level tertinggi.
Di sisi lain, keputusan kini berada di tangan manajemen Manchester United. Klub harus mempertimbangkan apakah akan mempertahankan atau melepas pemain yang mulai menemukan kembali performanya.
Situasi ini menjadi refleksi penting dalam kebijakan transfer klub. Memberi waktu dan lingkungan yang tepat bisa menjadi pembeda antara kegagalan dan kesuksesan seorang pemain.
Jika Hojlund benar-benar kembali, ia berpotensi menghadirkan warna baru di lini serang. Namun, jika hengkang permanen, kisahnya di Old Trafford akan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.
(sub)
Load more