Mees Hilgers Kena Semprot Pengamat Sepak Bola Belanda, Calvin Verdonk Beri Peringatan Keras Jelang Derbi Timnas Indonesia
- NEC Nijmegen
Jakarta, tvOnenews.com - Selagi Mees Hilgers kena semprot pengamat sepak bola di Belanda, Calvin Verdonk memberi peringatan kepada FC Twente jelang duel antarpemain Timnas Indonesia.
Sebuah derbi akan terlaksana di kancah sepak bola Belanda pada pekan ini ketika Twente bersua dengan NEC Nijmegen.
Musim reguler kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie, sudah ditamatkan pada Minggu (18/5/2025) lalu, dengan PSV Eindhoven keluar sebagai juara.
- Instagram/FC Twente
Namun, masih ada duel di playoff Liga Konferensi Eropa, yang akan diikuti oleh empat tim yang finis di peringkat kelima hingga kesembilan.
Sejatinya, jatah ini hanya diberikan hingga peringkat kedelapan, namun karena tim peringkat ketujuh, Go Ahead Eagles, telah mengamankan tiket ke Liga Europa lewat keberhasilan menjuarai Piala KNVB, maka satu tiket playoff diberikan kepada tim peringkat kesembilan.
Tim peringkat kelima menghadapi tim peringkat kesembilan selagi tim peringkat keenam menghadapi tim peringkat kedelapan.
- Instagram/NEC Nijmegen
Twente, yang dibela Mees Hilgers, finis di peringkat keenam dan bersua dengan NEC Nijmegen, yang diperkuat Calvin Verdonk dan finis di urutan kedelapan.
Jelang duel tersebut, Hilgers mendapatkan tekanan dari pengamat sepak bola di Belanda, Kenneth Perez, yang bekerja untuk ESPN.
Dia merupakan mantan pemain Denmark, namun menghabiskan sebagian besar karier sepak bolanya di Belanda, dengan pernah membela Ajax Amsterdam dan FC Twente.
Pada akhir pekan lalu, Perez mengomentari kekalahan Twente dengan skor 0-2 dari Ajax, dan mengkritik Mees Hilgers untuk salah satu gol yang tercipta.
- FC Twente
“Gol ini datang dari sebuah pelanggaran oleh, maaf saya harus mengatakannya, Hilgers yang bodoh,” kata komentator asal Denmark tersebut di ESPN, via Voetbal Primeur.
Perez bahkan menyinggung Timnas Indonesia karena Hilgers dinilai mengalami penurunan performa sejak memilih dinaturalisasi.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi kepadanya sejak memilih membela Timnas Indonesia. Dia pikir dirinya adalah bintang kelas dunia. Lihatlah betapa kuatnya dia. Namun dia kalah dalam setiap duel dari Brobbey!” katanya.
- instagram Kennethperez
“Itu benar-benar bukanlah hal ilegal untuk Anda menggunakan otak sebagai defender, bahkan untuk membuktikan betapa kuatnya diri Anda. Gunakan itu pada momen yang tepat. Hilgers benar-benar sudah kehilangan arah,” sambung Perez.
Padahal, performa Hilgers telah menjadi salah satu alasan Twente bisa bersaing di papan atas pada musim ini.
Calvin Verdonk menyadari bahwa Twente adalah tim kuat, namun sang bek kiri Timnas Indonesia percaya diri menghadapi The Tukkers karena NEC selalu tampil apik ketika melawan tim papan atas.
“Saya melihat kesempatan kami 50-50. Kami selalu tampil apik melawan tim kuat. Selama bertahun-tahun secara beruntun, kami selalu menyulitkan Twente. Saya pikir mereka juga tidak senang untuk berjumpa kami di sana,” kata Verdonk kepada media Belanda, Forza NEC.
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Verdonk, yang kini menjadi kapten NEC, mengingatkan Twente bahwa timnya tidak ingin hanya menjadi tim penggembira dan mereka akan mengincar kemenangan.
“Itu terasa bagus untuk berhasil melenggang ke playoff, namun Anda tidak hanya ingin sekadar menjadi tim penggembira, Anda ingin menang,” tambahnya.
“Dalam kompetisi ini, siapa pun bisa mengalahkan tim mana pun, terutama di laga gila semacam ini. Hal gila selalu terjadi di playoff. Kami melakoninya dengan kepercayaan penuh,” sambung Verdonk. (rda)
Load more