Bikin Gol Persib Bandung ke Gawang Bangkok United Dianulir, Ini Alasan Aneh AFC Tak Gunakan VAR di ACL 2 2025-2026
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung sempat dirugikan saat mengalahkan Bangkok United pada matchday kedua AFC Champions League 2025-2026. Satu gol Andrew Jung membatalkan Maung Bandung menang dengan skor telak 3-0.
Laga Persib Bandung menghadapi Bangkok United berlangsung di Pathum Thani Stadium, Thailand, pada Rabu (1/10/2025) malam WIB. Dalam laga ini, Pangeran Biru menang 2-0.
Gol kemenangan Maung Bandung ke gawang Bangkok United dicetak Andrew Jung pada menit ke-42 dan Uilliam Barros pada menit ke-71. Namun, Persib seharusnya bisa menang dengan skor 3-0.
Pada menit ke-60, Persib mendapat momentum serangan balik di sisi kiri melalui Eliano Reijnders. Bola kemudian di arahkan ke kanan kepada Barros yang sudah siap menyambut.
- AFC
Bola kemudian dikirimkan Barros kepada Luciano Guaycochea yang sudah berlari ke kotak penalti. Bola kemudian ditendang dan berhasil ditepis oleh penjaga gawang Bangkok United, Khammai.
Namun, bola justru mengarah ke kaki Andrew Jung yang sudah berdiri bebas di muka gawang. Pemain asal Prancis ini tanpa kesulitan menceploskan bola sehingga menambah keunggulan Persib.
Namun, wasit menganulir gol tersebut karena dianggap offside terlebih dahulu. Sayangnya, tidak ada penjelasan yang jelas siapa pemain Persib yang sudah berdiri di posisi offside.
Andai ada Video Assistant Referee (VAR), hal seperti ini bisa dicek untuk menjadi pertimbangan wasit dalam pengambilan keputusan. Sayangnya, laga ini tidak ada VAR.
- ANTARA
Lantas, apa alasan kompetisi sekelas ACL 2 tidak ada VAR? berikut penjelasannya.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sudah menegaskan bahwa VAR hanya akan hadir mulai babak knockout AFC Champions League Two. Artinya, sepanjang fase grup, para wasit akan memimpin pertandingan tanpa bantuan layar monitor atau ruang kendali VAR.
AFC menilai fase grup masih bisa dijalankan tanpa teknologi tersebut. Pertimbangan utamanya adalah masalah teknis, infrastruktur, serta efisiensi biaya. Mengingat laga fase grup digelar di berbagai negara dengan fasilitas stadion berbeda-beda, penerapan VAR secara menyeluruh dianggap sulit dilakukan secara konsisten.
Load more