Sudah Tak Punya Agenda Bersama Timnas Indonesia, Jay Idzes Bicara Jujur kepada Media Italia soal Targetnya usai Gagal ke Piala Dunia 2026
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara jujur soal targetnya setelah gagal ke Piala Dunia 2026. Dia tidak punya agenda bersama tim nasional dalam waktu dekat.
Segala mimpi untuk mencapai putaran final Piala Dunia 2026 harus berakhir pada Oktober ini. Skuad Garuda kandas dua kali dalam dua laga di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mereka takluk 2-3 dari Arab Saudi di laga pertama. Kemudian, Timnas Indonesia kandas dengan skor 0-1 dari Irak.
Dua kekalahan itu mengakhiri impian para pendukung Garuda untuk mencapai Piala Dunia 2026. Selain itu, PSSI pun memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Patrick Kluivert dan tim kepelatihan yang dibawanya.
- Instagram Jay Idzes
Timnas Indonesia di level senior dipastikan tidak punya agenda bertanding pada jeda internasional November 2025. PSSI memastikan bahwa yang akan bertanding adalah Timnas Indonesia U-23.
Agenda besar berikutnya untuk Timnas Indonesia adalah Piala Asia 2027, namun masih ada waktu lebih dari setahun lagi untuk itu. Saat ini, skuad Garuda sedang mencari pelatih baru.
Para pemain fokus bersama klubnya masing-masing pada saat ini, termasuk Jay Idzes. Sang kapten mengaku ingin membantu Sassuolo meraih targetnya.
Idzes menyadari bahwa Sassuolo adalah klub besar, sebagaimana disampaikan oleh pelatih Fabio Grosso. Mereka baru saja promosi kembali ke kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.
Kini, Neroverdi berusaha untuk menyelamatkan diri dari degradasi. Mereka berupaya untuk memastikan diri tampil di Serie A pada musim berikutnya.
“Pelatih Grosso mengatakan kepada saya bahwa Sassuolo adalah klub yang sangat besar dengan banyak sejarah di belakang mereka dan bahwa musim lalu mereka memiliki timm luar biasa yang memenangkan kejuaraan [Serie B],” kata Idzes dalam wawancara dengan media resmi Sassuolo, dilansir Tutto Venezia Sport.
“Namun tentunya, tahun ini di Serie A akan berbeda. Itu akan menjadi tujuan yang berbeda. Kami tentunya tidak akan mengincar gelar juara,” tandasnya.
- Sassuolo Official
Idzes mengaku bahwa tujuan utamanya adalah untuk menyelamatkan diri dari degradasi. Namun, dia tidak menutup kemungkinan untuk hal apa pun.
Dia menekankan bahwa tujuan berikutnya adalah untuk mengumpulkan sebanyak mungkin poin. Itu berarti membuka kemungkinan untuk target yang lebih ambisius, seperti tiket ke kompetisi Eropa.
“Yang terpenting adalah bertahan di Serie A dan mencapai posisi tertinggi. Itulah rencananya dan yang sedang kami coba lakukan,” tukasnya.
Sassuolo kini berada di peringkat ke-11 dengan raihan 10 poin. Untuk finis di zona Eropa, mereka perlu berada setidaknya di peringkat keenam atau ketujuh.
Mereka akan memainkan laga kedelapannya di musim ini pada Minggu (26/10/2025) malam ini WIB. Idzes dan kolega menjamu AS Roma di Mapei Stadium mulai pukul 21.00 WIB. (rda)
Load more