Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kekecewaan Mendalam AC Milan Usai Gagal Kalahkan Atalanta: Kami Main Bagus tapi Banyak Buat Kesalahan

Bek AC Milan, Matteo Gabbia, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah gagal menang atas Atalanta. Ia menilai Rossoneri membuat terlalu banyak kesalahan.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:40 WIB
Pemain AC Milan, Matteo Gabbia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com – Bek AC Milan, Matteo Gabbia, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah timnya gagal menang atas Atalanta. Ia menilai Rossoneri membuat terlalu banyak kesalahan teknis yang seharusnya bisa dihindari.

Milan sempat unggul cepat di New Balance Arena lewat gol jarak jauh Samuele Ricci. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Ademola Lookman menyamakan skor di babak pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skor imbang 1-1 bertahan hingga laga usai meski Milan berusaha keras mencari gol kemenangan. Hasil ini menjadi hasil imbang kedua beruntun setelah pekan sebelumnya mereka juga ditahan Pisa.

Gabbia mengakui permainan Milan jauh dari ekspektasi, terutama di babak pertama. “Kami terlalu sering melakukan kesalahan teknis, padahal kualitas pemain kami seharusnya bisa lebih baik,” ujarnya kepada DAZN usai pertandingan.

Bek berusia 25 tahun itu menilai performa tim meningkat setelah jeda. “Di babak kedua kami bermain lebih rapi dan bisa mengembangkan permainan. Kami tetap kompak dalam dua fase, baik menyerang maupun bertahan,” lanjutnya.

Meski begitu, Gabbia menegaskan bahwa hasil ini tetap meninggalkan rasa kecewa. “Kami punya standar tinggi dan ekspektasi besar terhadap diri sendiri. Kami tahu bisa tampil jauh lebih baik dari ini,” katanya.

Ia menilai Milan masih memiliki potensi besar untuk bangkit di sisa musim. “Tim ini punya kualitas, baik dari pemain maupun staf pelatih. Karena itu, kami akan terus bekerja keras dan memperbaiki kekurangan,” tegasnya.

Gabbia berharap timnya bisa segera kembali ke jalur kemenangan setelah dua hasil imbang beruntun. “Kami harus tetap tenang, fokus, dan punya semangat besar untuk berkembang. Musim ini masih panjang, dan kami ingin menutupnya dengan hasil positif,” ucapnya.

Menurutnya, hasil imbang di Bergamo memang terasa pahit, tapi juga menjadi pelajaran berharga. “Hasil ini menyisakan rasa tidak puas, tapi juga membuka peluang besar untuk memperbaiki diri,” ujar sang bek.

Gabbia juga menyoroti peningkatan soliditas pertahanan Milan yang kini terlihat lebih kompak. “Kami harus memberi kredit kepada staf pelatih karena banyak hal sudah dibenahi. Namun, kami masih bisa lebih baik lagi,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menutup dengan pujian untuk rekan setimnya yang bekerja keras di semua lini. “Para gelandang dan penyerang membantu kami saat bertahan, dan itu membuat tim lebih seimbang. Berkat kerja sama itu, kami mampu mengurangi peluang lawan dibanding musim lalu,” tutup Gabbia.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT