GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Namanya Khas Manado Banget, Bintang Juventus Ini Bisa Dinaturalisasi dan Tinggalkan Italia demi Timnas Afrika

Namanya terdengar sangat Indonesia, bahkan khas Manado. Pemain muda Juventus ini berdarah Nigeria dan berpotensi membela negara leluhurnya lewat naturalisasi.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:03 WIB
Pemain Muda Juventus, Valdes Ngana
Sumber :
  • juventus.com

Jakarta, tvOnenews.com - Namanya terdengar sangat Indonesia, bahkan khas Manado. Pemain muda Juventus ini ternyata berdarah Nigeria dan berpotensi membela tim nasional negara asalnya lewat jalur naturalisasi.

Seperti diketahui, naturalisasi pemain keturunan telah menjadi tren yang lumrah di sepak bola modern untuk meningkatkan level kompetisi tim nasional. Timnas Indonesia adalah salah satu contoh sukses yang gencar memanfaatkan kehadiran para pemain keturunan yang berkarier di luar negeri sebagai amunisi Skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Timnas Indonesia, salah satu negara kuat Afrika, Nigeria, juga berpeluang melakukan langkah serupa. Menariknya, salah satu bakat potensial yang bisa mereka rekrut adalah talenta muda yang bersinar bersama Juventus, yang namanya sangat identik dengan bahasa Indonesia.

Pemain tersebut adalah Valdes Ngana. Nama "Ngana" sendiri sangat khas Manado (Sulawesi Utara), di mana kata tersebut berarti "kamu".

Namun, meski namanya sangat kental nuansa Indonesia, Valdes Ngana dipastikan tidak memiliki darah keturunan dari Tanah Air. Menurut data Transfermarkt, gelandang muda potensial ini justru memiliki darah keturunan Nigeria.

Valdes Ngana tercatat lahir di Nigeria, sebelum akhirnya pindah ke Italia dan kini menjadi andalan timnas Italia kelompok umur. Dengan fakta tersebut, Ngana memiliki potensi besar untuk dinaturalisasi dan memperkuat timnas senior Nigeria, negara kelahirannya.

Sesuai aturan FIFA, seorang pemain yang sudah membela negara tertentu di level junior masih bisa berganti tim nasional di level senior. Syaratnya, sang pemain belum pernah tampil dalam laga kompetitif resmi (non-uji coba) di level senior dan memiliki paspor atau garis keturunan dari negara yang ingin dibelanya.

Ketertarikan Nigeria (atau Italia yang ingin memagarinya) sangat beralasan, mengingat Ngana adalah talenta yang sangat istimewa. Ia diketahui telah bergabung dengan akademi Juventus sejak usia 13 tahun.

Bakatnya yang menonjol membuatnya cepat naik kelas, melakukan debut di tim U17 Juventus saat baru berusia 15 tahun. Kini, di usianya yang baru 17 tahun, ia sudah menjadi pemain reguler untuk tim Juventus U19 (Primavera).

Gelandang Juventus NexGen, Valdes Ngana
Gelandang Juventus NexGen, Valdes Ngana
Sumber :
  • juventus.com

 

Secara statistik (Transfermarkt), Valdes Ngana telah mencatatkan 49 penampilan (satu assist) untuk Juventus U19. Catatan di level U17 bahkan lebih impresif, dengan torehan 2 gol dan 7 assist dari 25 pertandingan.

Di level internasional, Ngana juga menjadi langganan timnas Italia kelompok umur. Ia mengoleksi 10 laga (2 gol) bersama Italia U16, 4 laga bersama Italia U18, dan 4 laga (1 gol) bersama Italia U19.

Gaya bermainnya pun sangat matang. Pemandu bakat menggambarkannya sebagai pemain yang mampu menahan bola saat tim sedang mengatur ulang formasi setelah mendapat tekanan lawan.

Ia piawai beroperasi di ruang antara lini pertahanan dan lini tengah, serta kerap memulai serangan tim melalui umpan-umpan akurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan statistik dan kemampuan tersebut, Valdes Ngana jelas berpotensi menjadi salah satu gelandang top di masa depan. Dirinya bisa menjadi aset berharga, entah untuk Italia yang telah membina bakatnya, atau untuk Nigeria yang merupakan tanah kelahirannya.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung Ungkap Strategi Tekan Harga Cabai di Jakarta: Pedagang Cuma Boleh Ambil Untung Segini

Pramono Anung Ungkap Strategi Tekan Harga Cabai di Jakarta: Pedagang Cuma Boleh Ambil Untung Segini

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan optimisme bahwa lonjakan harga cabai keriting saat ini akan segera mereda dan kembali normal dalam 1-2 minggu ke depan.
Wasit LGBT di Jerman Babak Belur Dihajar setelah Melamar Kekasihnya di Hadapan 50.000 Penonton, Namanya Pascal Kaiser

Wasit LGBT di Jerman Babak Belur Dihajar setelah Melamar Kekasihnya di Hadapan 50.000 Penonton, Namanya Pascal Kaiser

Seorang wasit di Jerman, Pascal Kaiser menunjukkan dirinya babak belur setelah menjadi korban pengeroyokan pasca lamar kekasih di laga FC Koln Vs VfL Wolfsburg.
Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

PLN berhasil mengopreasikan saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Blangpidie-Tapak Tuan serta Gardu Induk (GI) 150 kV Blangpidie Extension.
Disaksikan Prabowo Langsung, Ini Daftar 11 MoU Pelaku Usaha Indonesia-AS Senilai US$38,4 Miliar

Disaksikan Prabowo Langsung, Ini Daftar 11 MoU Pelaku Usaha Indonesia-AS Senilai US$38,4 Miliar

Kesebelas kerja sama yang disaksikan Presiden Prabowo di AS menyentuh sektor hulu hingga hilir—mulai dari mineral kritis, energi, hingga teknologi semikonduktor.
Ini Alasan NasDem Tunjuk Ahmad Sahroni Lagi Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI

Ini Alasan NasDem Tunjuk Ahmad Sahroni Lagi Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI

Fraksi Partai NasDem kembali menunjuk Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI setelah sempat nonaktif selama enam bulan. Ternyata ini alasannya.
Tiga Pemuda Ditangkap Usai Terciduk Cari Tembakau Sintetis di Cipayung, Ini Pengakuannya

Tiga Pemuda Ditangkap Usai Terciduk Cari Tembakau Sintetis di Cipayung, Ini Pengakuannya

Sebanyak tiga pemuda diamankan warga usai kepergok diduga hendak mapping narkoba di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (18/2/2026) malam.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT