News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Pemain Lokal Indonesia Sulit Dilirik Klub Eropa? Agen Resmi FIFA Berikan Penjelasan dan Bongkar Fakta Mengejutkan

Agen resmi FIFA ungkap fakta pedih mengapa bakat lokal Indonesia sulit menembus panggung Eropa. Alasan klasik seperti mental jadi alasan utama.
Rabu, 10 Desember 2025 - 19:27 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan
Sumber :
  • Facebook - AS Trencin

Jakarta, tvOnenews.com - Agen resmi FIFA ungkap fakta pedih mengapa bakat lokal Indonesia sulit menembus panggung Eropa. Alasan klasik seperti mental hingga persepsi klub asing jadi faktor utama.

Seperti diketahui, impian melihat pemain asli Indonesia berkarier panjang di liga top Eropa seringkali terbentur tembok tebal realitas. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemain kelahiran Tanah Air memang sangat jarang bisa bertahan lama dalam ketatnya kompetisi di Benua Biru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa nama terakhir yang sempat mencicipi atmosfer Eropa adalah trio Timnas Indonesia yakni Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Marselino Ferdinan. Mulai dari Egy Maulana Vikri, pemain asal Medan itu tercatat sempat lima tahun berkelana di Eropa.

Pemain Dewa United, Egy Maulana Vikri
Pemain Dewa United, Egy Maulana Vikri
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

Sejumlah klub berbeda pun pernah ia bela mulai dari  Lechia Gdańsk di Polandia. Serta dua klub dari Slovakia yakni FK Senica dan ViOn Zlaté Moravce.

Sementara itu, Witan Sulaeman juga punya rekam jejak yang tak kalah apik dengan membela Radnik Surdulica, Lechia Gdańsk, hingga AS Trenčín. Sayangnya, kedua pemain tersebut tak bisa mempertahankan perjalanan kariernya di Eropa dan kini sudah kembali ke Tanah Air dengan memperkuat tim Liga 1.

Praktis, kini tersisa hanya Marselino Ferdinan sebagai pemain asli kelahiran Indonesia yang masih berjuang di Eropa. Gelandang muda kelahiran Jakarta tersebut saat ini tengah menjalani masa peminjaman di klub Liga Slovakia, AS Trenčín, demi mendapatkan menit bermain reguler.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minimnya representasi pemain lokal yang mampu bertahan di panggung dunia ini memunculkan tanda tanya besar di benak publik sepak bola nasional. Menanggapi fenomena tersebut, Stephen Mensah, agen pemain berlisensi FIFA asal Ghana, memberikan pandangan eksklusif kepada tvOnenews.com.

Mensah membongkar bahwa tantangan terbesar bukan sekadar skill di lapangan, melainkan persepsi global yang masih memandang sebelah mata sepak bola Asia Tenggara. "Salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi sebagai agen saat memasarkan pemain dari ASEAN, khususnya Indonesia, ke klub-klub Eropa adalah persepsi global yang ada tentang sepak bola Asia," ujar Mensah.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.
Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto secara terbuka mengakui masih adanya praktik pengkhianatan di dalam tubuh birokrasi pemerintah.
Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani soal pemerintahan Prabowo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polemik ini memicu diskursus soal batas kebebasan berpendapat di ruang publik.
Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Presiden RI, Prabowo Subianto menyaksikan langsung momentum besar pengembalian aset negara dari praktik ilegal sektor sumber daya alam.
Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan Pasar Panorama Bengkulu kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Jumat Siang (10/4/ 2026). Agenda persidang
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, setelah pertandingan terakhir di sektor putra pada putaran pertama.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT