Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Pemain AC Milan yang Tampil Buruk dan Biang Kegagalan Rossoneri Kalahkan Genoa di Liga Italia: Bek Senior Bikin Blunder

AC Milan harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tamunya, Genoa, dalam lanjutan kompetisi Serie A Liga Italia musim 2025/2026.
Jumat, 9 Januari 2026 - 08:03 WIB
Para Pemain AC Milan Tampak Lesu Usai Bermain Imbang Melawan Genoa di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tamunya, Genoa, dalam lanjutan kompetisi Serie A Liga Italia musim 2025/2026. Bertanding di hadapan publik sendiri di San Siro pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, Rossoneri justru tampil di bawah tekanan dan nyaris dipermalukan di kandang sendiri.

Tuan rumah dikejutkan lebih dulu pada babak pertama ketika gawang Mike Maignan bobol pada menit ke-28. Lorenzo Colombo, yang notabene merupakan mantan pemain AC Milan, sukses memanfaatkan umpan matang Ruslan Malinovskyi untuk membawa Genoa unggul 1-0 dan membungkam publik San Siro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tertinggal satu gol membuat anak asuh Massimiliano Allegri tampil lebih agresif dan mengurung pertahanan lawan demi mencari gol penyeimbang. Namun, gol yang dinanti baru tercipta secara dramatis di masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+2, lewat aksi individual Rafael Leao yang menyelamatkan wajah timnya dari kekalahan.

Drama tidak berhenti di situ karena Genoa sejatinya memiliki peluang emas untuk kembali unggul dan memenangkan laga jelang peluit panjang berbunyi. Beruntung bagi Milan, tendangan penalti Nicolae Stanciu gagal menjebol gawang sehingga skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir yang harus diterima kedua tim dengan perasaan campur aduk.

Di balik hasil yang mengecewakan ini, performa individu beberapa pemain Milan menjadi sorotan tajam karena dinilai jauh di bawah standar. Melansir ulasan dari Sempremilan, berikut tiga pemain AC Milan yang tampil buruk dan menjadi biang kegagalan Rossoneri meraih poin penuh.

Matteo Gabbia (Nilai: 4)
Pemain pertama yang mendapat sorotan paling tajam adalah bek senior Matteo Gabbia, yang dinilai melakukan kesalahan fatal dalam proses terjadinya gol Genoa. Tidak ada cara lain untuk menggambarkan penampilannya selain menyebutnya sebagai pertahanan yang “mengejutkan” dalam arti negatif karena ia gagal mengantisipasi pergerakan lawan dengan baik.

Dalam momen gol Colombo, Gabbia terlihat kehilangan fokus karena sibuk memberikan instruksi kepada rekan setimnya alih-alih mengamati pergerakan bola. Ia bahkan sempat kehilangan pijakan dan terpeleset, membuat mantan rekannya itu dengan sangat mudah mencetak gol.

Kesalahan mendasar tersebut harus dibayar mahal oleh Rossoneri yang akhirnya kesulitan mengejar ketertinggalan sepanjang laga. Performa Gabbia pun menjadi titik lemah yang dimanfaatkan Genoa dengan cukup efektif.

Youssouf Fofana (Nilai: 4,5)
Nama berikutnya yang tampil mengecewakan adalah gelandang Youssouf Fofana, yang dinilai belum cukup layak menyandang status sebagai pemain inti Milan saat ini. Narasi bahwa ia adalah pemain yang “selalu tidak beruntung” dinilai tak lagi relevan dengan minimnya kontribusi nyata di atas lapangan.

Fakta di lapangan menunjukkan pemain asal Prancis itu menyia-nyiakan peluang emas yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan. Fofana gagal mencetak gol meski berhadapan langsung dengan gawang terbuka, sebuah kesalahan fatal bagi tim yang tengah membutuhkan gol.

Jika peluang tersebut berbuah gol, hasil akhir laga mungkin akan sangat berbeda bagi AC Milan. Namun kegagalan itu justru memperpanjang daftar momen krusial yang terbuang.

Alexis Saelemaekers (Nilai: 5)
Pemain ketiga yang mendapat rapor merah adalah Alexis Saelemaekers, yang menjalani malam berat di sisi sayap Milan. Sulit menemukan kontribusi positif atau momen berbahaya yang ia ciptakan sepanjang pertandingan karena ia tampak tenggelam dalam permainan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Winger asal Belgia itu benar-benar dibuat mati kutu oleh disiplin barisan pertahanan Genoa yang menutup setiap ruang geraknya. Tidak hanya tumpul saat menyerang, Saelemaekers juga beberapa kali melakukan pergerakan yang justru membahayakan timnya sendiri di tepi kotak penalti Milan.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT