News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejanggalan Hasil Imbang AC Milan Lawan Genoa, Pakar VAR Sebut Rossoneri Dirugikan Keputusan Wasit di Menit Akhir

Kontroversi kembali mewarnai laga AC Milan kontra Genoa yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir. Salah satu keputusan wasit menjadi sorotan utama.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:51 WIB
Pemain AC Milan, Davide Bartesaghi, Luka Modric dan Christian Pulisic usai Menghadapi Genoa
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com – Kontroversi kembali mewarnai laga AC Milan kontra Genoa yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir. Salah satu keputusan wasit menjadi sorotan utama setelah penalti untuk Genoa dinilai keliru oleh pakar perwasitan.

Insiden tersebut melibatkan bek muda Milan, Davide Bartesaghi, yang dianggap melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, meski situasi di lapangan memunculkan banyak tanda tanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beruntung bagi Milan, penalti tersebut gagal dimanfaatkan oleh Nicolae Stanciu. Sepakan gelandang Genoa itu justru melambung tinggi dan membuat Rossoneri terhindar dari kekalahan pahit.

Namun, polemik tidak berhenti sampai di situ. Sejumlah keputusan lain sepanjang pertandingan juga memicu perdebatan di kalangan pengamat maupun pendukung kedua tim.

Gol penyeimbang Christian Pulisic menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan. Banyak pihak menilai proses terjadinya gol tersebut tidak sepenuhnya bersih dan layak ditinjau ulang.

Selain itu, Milan juga sempat menuntut penalti pada penghujung babak kedua. Benturan di area terlarang Genoa membuat publik bertanya-tanya mengapa wasit memilih untuk melanjutkan permainan.

Usai pertandingan, pakar VAR dari DAZN, Luca Marelli, memberikan analisis mendalam terkait sejumlah keputusan krusial tersebut. Pendapatnya kemudian dikutip media Italia, Calciomercato.com, dan langsung menyita perhatian luas.

Terkait penalti untuk Genoa, Marelli menilai VAR hampir tidak mungkin membatalkan keputusan wasit. Ia menegaskan bahwa dari sudut pandang teknologi, situasi tersebut terlalu kompleks untuk diintervensi.

Meski demikian, secara teknis ia memiliki pandangan berbeda. Menurut Marelli, Ellertsson justru lebih dulu melakukan kontak terhadap Bartesaghi, sehingga penalti tersebut seharusnya tidak diberikan.

Ia menilai posisi kaki dan arah pergerakan kedua pemain menjadi kunci penilaian. Dalam analisisnya, Bartesaghi sudah menancapkan kaki, sementara Ellertsson datang dengan kecepatan dan memicu benturan.

Tak hanya itu, evaluasi juga dilakukan terhadap potensi penalti untuk Milan. Benturan antara Ostigard dan Fullkrug dinilai sebagai kontak wajar dalam konteks permainan.

Bek Genoa tersebut disebut menyentuh bola lebih dulu, sementara kontak lanjutan dengan Fullkrug dianggap terlalu ringan. Oleh karena itu, keputusan wasit untuk tidak menunjuk titik putih dinilai masih bisa diterima.

Namun, situasi lain yang melibatkan kiper Genoa, Leali, juga menuai kritik. Fullkrug dianggap menghalangi pergerakan kiper sehingga pelanggaran seharusnya diberikan lebih awal.

Kontroversi kembali memuncak saat membahas gol Christian Pulisic. Dalam insiden tersebut, Luca Marelli menilai gol itu seharusnya dianulir karena adanya sentuhan tangan.

Marelli menegaskan bahwa Pulisic sendiri tampak menyadari kesalahannya. Ia disebut menyentuh bola dengan bagian belakang tangan kiri sebelum menyundulnya, yang terlihat jelas dari perubahan arah putaran bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serangkaian keputusan ini membuat laga Milan kontra Genoa menjadi salah satu pertandingan paling kontroversial pekan ini. Meski hasil akhir tidak berubah, perdebatan panjang soal konsistensi kepemimpinan wasit kembali mengemuka.

(sub)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Presiden Prabowo Subianto memasang target ambisius untuk program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga penghujung 2026 mendatang, Prabowo menargetkan 82,9 juta jiwa dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk. dengan PT Inti Alasindo Energy pada kurun waktu 2017–2021 yakni sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp246 miliar (kurs Rp16.400 per dolar AS).
Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memiliki rating yang cukup baik meski Cremonese menderita kekalahan telak. Mereka dihancurkan dengan skor 0-5 oleh Juventus dalam lanjutan Liga Italia.
Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main padel tak hanya seru, tapi juga bisa membantu menurunkan berat badan. Simak tips agar bakar kalori lebih efektif tanpa terasa berat.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
background

Pekan ke-16

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Kamis, 15 Januari 2026
logo Napoli
NAP
00:30
PAR
logo Parma
logo Inter
INT
02:45
LEC
logo Lecce
Jumat, 16 Januari 2026
logo Verona
VER
00:30
BOL
logo Bologna
logo Como
COM
02:45
MIL
logo AC Milan

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Euforia pertandingan besar antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta menyisakan kisah pilu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT