Vinicius Junior Buka Suara soal Kontrak Baru di Real Madrid, Singgung Cemoohan Suporter
- REUTERS/Pablo Morano
Jakarta, tvOnenews.com - Vinicius Junior akhirnya memberikan klarifikasi terkait rumor masa depannya bersama Real Madrid yang belakangan ramai diperbincangkan. Penyerang andalan Los Blancos itu menegaskan tidak ada kepanikan ataupun urgensi untuk segera membahas kontrak baru di Santiago Bernabeu.
Pemain internasional Brasil tersebut saat ini masih terikat kontrak hingga Juni 2027, namun spekulasi terus berkembang seiring dinamika internal klub. Situasi ini semakin menarik perhatian setelah perubahan di kursi kepelatihan Real Madrid dalam beberapa waktu terakhir.
Kepergian Xabi Alonso dari jabatan pelatih kepala disebut-sebut membuka peluang lebih besar bagi Vinicius untuk memperpanjang masa baktinya. Meski demikian, negosiasi antara kedua pihak diyakini belum sepenuhnya mulus, terutama soal struktur dan nilai kontrak.
Vinicius dikabarkan menginginkan bayaran setara dengan Kylian Mbappe, yang kini menjadi pemain dengan gaji tertinggi di skuad. Di sisi lain, manajemen Real Madrid belum siap menyamai angka tersebut dan memilih menawarkan skema bonus berbasis performa.
Secara performa, Vinicius memang belum tampil konsisten sepanjang musim 2025-26. Namun, ia menjawab kritik dengan penampilan gemilang saat Real Madrid membantai Monaco 6-1 di ajang Liga Champions.
Dalam laga tersebut, pemain berusia 25 tahun itu mencetak satu gol dan menyumbang tiga assist. Kontribusi besar tersebut menjadi sinyal bahwa Vinicius masih menjadi figur sentral dalam proyek Los Blancos.
Usai pertandingan, Vinicius ditanya soal masa depannya dan memilih bersikap tenang. Ia menegaskan bahwa pembicaraan kontrak akan dilakukan pada waktu yang tepat.
“Memang banyak pembicaraan tentang perpanjangan kontrak, tetapi saya masih memiliki satu tahun lagi. Kami sangat tenang. Saya percaya pada presiden dan dia percaya pada saya,” kata Vinicius kepada wartawan setelah pertandingan Liga Champions melawan Monaco.
“Kami memiliki hubungan yang sangat baik dan, ketika saatnya tiba, kami akan menyelesaikan semuanya. Kami tidak terburu-buru.”
Vinicius juga mengungkapkan kondisi emosionalnya yang sempat tertekan akibat sorotan dan kritik publik. Ia mengakui beberapa hari terakhir menjadi periode yang berat, baik bagi dirinya maupun rekan setim.
“Kami sangat fokus sejak awal, mengoper bola dari sisi ke sisi. Setiap kali saya bisa menguasai bola, itu adalah momen terbaik saya.Beberapa hari terakhir sangat berat bagi semua rekan setim saya dan terutama bagi saya, karena cemoohan dan semua yang telah dikatakan tentang saya," katanya.
Ia menegaskan keinginannya untuk dikenal karena prestasi di lapangan, bukan isu di luar sepak bola. Menurut Vinicius, tuntutan besar di Real Madrid adalah konsekuensi yang harus diterima setiap pemain.
"Saya selalu menjadi sorotan, dan saya tidak ingin berada di sana karena hal-hal di luar lapangan, saya ingin berada di sana karena apa yang saya lakukan di lapangan dan karena semua yang telah saya lakukan untuk klub ini," katanya.
"Namun, tuntutannya sangat tinggi, dan saya harus memberikan yang terbaik setiap hari. Saya tidak akan selalu berada dalam kondisi terbaik secara teknis, tetapi saya mencoba memberikan yang terbaik untuk klub ini yang telah memberi saya begitu banyak," sambungnya.
Vinicius juga menyoroti pentingnya dukungan tim setelah mencetak gol pertamanya di Liga Champions musim ini. Ia merasa kepercayaan rekan setim menjadi kunci kebangkitan performanya.
"Itu adalah momen yang luar biasa. Saya telah memberikan banyak assist dan semua rekan setim saya mengatakan bahwa saya harus mencetak gol," ucapnya.
"Sangat penting untuk memiliki kepercayaan dari rekan-rekan setim saya, kami adalah sebuah keluarga. Jika kami berada dalam performa terbaik, kami bisa memenangkan hal-hal besar musim ini," imbuhnya.
Hingga saat ini, Vinicius telah mengoleksi tujuh gol dan 11 assist dari 30 penampilan di semua kompetisi. Catatan tersebut menegaskan perannya yang masih krusial dalam ambisi Real Madrid meraih banyak gelar musim ini.
Load more