Media Belanda Sindir Transfer Maarten Paes: Ajax Tak Butuh Kiper Baru, Ini karena Jordi Cruyff
- Tim Heitman-Imagn Images
tvOnenews.com - Kabar transfer kiper Timnas Indonesia Maarten Paes ke Ajax Amsterdam mendapat sindiran tajam dari media Belanda.
Dalam salah satu rilis artikelnya, media Belanda itu mengungkapkan bahwa Ajax sebetulnya tak butuh kiper baru, meski kini hampir dapatkan Maarten Paes.
Jurnalis kenamaan Eropa yakni Fabrizio Romano ikut gempar saat mengabarkan kepindahan Maarten Paes dari FC Dallas ke Ajax Amsterdam.
Maarten Paes mendapat kontrak 3,5 tahun hingga pertengahan 2029 dengan nilai transfer lebih dari €1 juta yang jika dikonversikan ke rupiah mencapai Rp20 miliar.
“Ajax menyepakati kesepakatan untuk mendatangkan Maarten Paes dari FC Dallas ke MLS secara permanen. Kontrak hingga Juni 2029,” ungkap @fabrizioromano.
Beberapa kemungkinan melatarbelakangi transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam, mulai dari penampilan gemilangnya di FC Dallas sampai kebutuhan kiper baru.
Di FC Dallas, Maarten Paes sempat mengemban jabatan kapten hingga terpilih ke dalam skuad All Star Major League Soccer (MLS) pada tahun 2025 kemarin.

- Instagram @maartenpaes
Apalagi, Ajax Amsterdam tengah mengantisipasi kepergian Remko Pasveer yang akan pensiun serta Vitezslav Jaros yang masa peminjamannya telah berakhir.
Di sisi lain, nada sumbang tidak bisa dilepaskan dari kabar kepindahan Maarten Paes ke Ajax. Ada yang menyayangkan jika ia hanya jadi cadangan di sana.
Namun yang lebih membuat geleng-geleng kepala adalah pernyataan dari media Belanda Voetbalprimeur yang menyebut jika Maarten Paes sebetulnya tak dibutuhkan Ajax.
“Klub asal Amsterdam itu sibuk memperkuat skuad mereka dalam beberapa pekan terakhir. Namun, tampaknya Ajax tidak sedang mencari kiper baru,“ ujar Voetbalprimeur, Rabu (28/1).
Menurut media Belanda tersebut, transfer Maarten Paes ini merupakan andil dari Dirtek Ajax Jordi Cruyff yang merupakan Penasihat PSSI dan Timnas Indonesia.
“Transfer tersebut kemungkinan besar berasal dari direktur teknik Jordi Cruyff, yang selain peran barunya di Ajax, juga menjabat sebagai penasihat Asosiasi Sepak Bola Indonesia,“ jelasnya.
Adapun di artikel yang berbeda, Ajax Amsterdam justru dikatakan telah membidik Maarten Paes sejak dua tahun lalu atau sebelum dia menjadi WNI.

- Instagram @pssi
Bahkan, Jordi Cruyff saja saat itu belum menjabat sebagai Penasihat di PSSI sehingga dua artikel ini terasa sangat kontradiktif menanggapi isu Maarten Paes.
“Paes telah menjadi incaran Ajax di Amsterdam selama hampir dua tahun, menurut sumber yang dekat dengan klub kepada situs web ini,” tulis Voetbalprimeur lagi.
Eredivisie bukan tempat yang asing untuk Maarten Paes. Sebagai pemain kelahiran Belanda, sang kiper tentu mengawali karier sepak bolanya di negara ini.
Lahir di Nijmegen, Maarten Paes memulai kiprahnya bersama NEC Nijmegen pada 2016 sebelum hengkang ke FC Utrecht dua tahun setelahnya.
Pada tahun 2022, Maarten Paes membuat gebrakan besar dengan gabung klub MLS FC Dallas. Tak disangka, ia menjadi pemain kunci di sini dalam empat musim terakhir.
Di FC Dallas jugalah, Maarten Paes menerima tawaran dari PSSI untuk menjadi pemain Timnas Indonesia karena dia merupakan blijvers asal Pare, Jawa Timur.
(han)
Load more