News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Keturunan Batak Ini Buat Sensasi di Media Eropa, Sindir Juventus hingga Sebut Liga Italia Alami Kemunduran

Pemain keturunan Medan, Radja Nainggolan, kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan refleksi jujur mengenai perjalanan kariernya di sepak bola Liga Italia.
Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:02 WIB
Pemain Keturunan Indonesia, Radja Nainggolan Saat Memperkuat Klub Liga Belgia
Sumber :
  • instagram.com/ksclokerentemse_official/

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain keturunan Medan, Radja Nainggolan, kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan refleksi jujur mengenai perjalanan kariernya di sepak bola Liga Italia. Mantan gelandang Inter Milan dan AS Roma itu secara terbuka melontarkan kritik terhadap level Serie A yang dinilainya mengalami penurunan signifikan.

Dalam wawancara bersama Radio Manà Manà Sport, Nainggolan berbicara lugas tanpa tedeng aling-aling. Ia mengakui banyak keputusan penting dalam kariernya dipengaruhi faktor non-teknis, termasuk soal kenyamanan hidup di luar lapangan hijau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pernyataan paling mencolok datang ketika Nainggolan menyoroti kualitas Serie A dalam satu dekade terakhir. Menurutnya, kompetisi tertinggi Italia saat ini tidak lagi seketat era ketika ia masih berada di puncak performa.

“Secara kualitas, iya, Serie A sekarang jauh lebih rendah dibanding 10 sampai 15 tahun lalu,” kata Nainggolan. Ia bahkan mempertanyakan apakah para pemain masa kini mampu bersaing dengan generasi sebelumnya.

“Roma sekarang tetap tim bagus, tapi pemain mana yang bisa bermain di era kami dulu,” ujarnya melanjutkan. Nainggolan menilai label ‘fenomenal’ kini terlalu mudah disematkan kepada pemain muda.

“Seseorang main 10 pertandingan di Atalanta lalu langsung disebut fenomena,” ucapnya. Ia kemudian menyinggung kepindahan Holm ke Juventus yang menurutnya mencerminkan minimnya stok pemain kelas atas di Serie A Liga Italia saat ini.

Dalam konteks tersebut, Nainggolan turut berbicara soal nilai pasar dirinya. Ia yakin banderolnya akan melonjak drastis jika bermain di era sepak bola modern seperti sekarang.

“150 juta,” ujar Nainggolan singkat ketika ditanya soal valuasi dirinya. “Saya pindah ke Inter saja dulu 38 juta, jadi jangan bercanda,” tambahnya dengan nada menyindir.

Mengenang masa-masanya bersama Inter Milan, Nainggolan mengakui kepindahan tersebut tidak pernah terasa sepenuhnya tepat secara emosional. Meski tampil reguler secara profesional, kehidupan di luar lapangan menjadi tantangan tersendiri baginya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di musim pertama bersama Spalletti saya bermain di setiap laga,” katanya. Namun, ia merasa lingkungan Kota Milan tidak sepenuhnya cocok dengan karakter pribadinya.

“Saya suka orang-orang yang membumi, saya ke kedai lokal, itu diri saya,” ungkap Nainggolan. Ia mengaku lebih menikmati makan bersama keluarga dan berbincang santai dengan para suporter.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamenhaj Dahnil Anzar Ungkap Skema War Tiket Haji, Bayar Penuh Bisa Berangkat Tanpa Antre

Wamenhaj Dahnil Anzar Ungkap Skema War Tiket Haji, Bayar Penuh Bisa Berangkat Tanpa Antre

Wamenhaj Dahnil menjelaskan bahwa skema war tiket haji dirancang untuk berjalan berdampingan dengan sistem antrean haji yang telah berlaku selama ini.
Peringatan Keras Bagi ASN di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Surat Edaran Pajak Kendaraan

Peringatan Keras Bagi ASN di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Surat Edaran Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memilih menonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung buntut tak menjalankan kebijakannya.
Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija dalam tekanan usai 3 laga tanpa kemenangan. Mauricio Souza andalkan Jakmania saat lawan Persebaya di GBK demi bangkit dan amankan 3 poin penting.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026 jadi sorotan media Vietnam. Begini katanya.
Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapannya agar gencatan senjata perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berlangsung lama.
Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT