Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?
- Instagram/cristiano
tvOnenews.com - Dunia sepak bola kembali tertuju pada sosok megabintang Cristiano Ronaldo.
Pada laga pekan ke-22 Liga Pro Saudi yang mempertemukan Al Fateh vs Al Nassr pada 15 Februari 2026 lalu, sang kapten membuktikan bahwa ketajamannya belum pudar dimakan usia.
Dalam laga comeback yang dinanti-nantikan tersebut, Ronaldo langsung menyumbangkan satu gol pembuka pada menit ke-18 yang membantu Al Nassr meraih kemenangan krusial 2-0.

- X/AlNassrFC
Kembalinya Ronaldo ke lapangan hijau ini juga meredam berbagai spekulasi panas. Sebelumnya, ia sempat mogok bermain dalam dua pertandingan di Liga Pro Saudi 2025/2026, yakni saat dijamu Al Riyadh dan melawan Al Ittihad.
Hal tersebut dipicu oleh kekecewaannya terhadap kebijakan transfer dan manajemen dari Public Investment Fund (PIF).
Ronaldo kabarnya merasa Al Nassr kurang agresif dalam memperkuat skuad di jendela transfer Januari jika dibandingkan dengan rival-rival besar lainnya di liga.
Comeback-nya Ronaldo dengan satu gol tersebut menandai torehan fantastis, yakni gol ke-962 yang pernah dicetak CR7 sepanjang karier profesionalnya.
Ronaldo cetak rekor baru dalam sejarah Liga Pro Saudi

- X/AlNassrFC
Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi.
Ia kini tercatat sebagai pemain ketiga yang berhasil mencetak gol di Liga Pro Saudi pada usia 41 tahun atau lebih.
Ronaldo mencapai tonggak sejarah ini hanya 9 hari setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-41 pada 5 Februari lalu.

- Instagram/alnassr
Dengan pencapaian tersebut, Ronaldo bergabung dalam kelompok elite atau yang disebut oleh media Portugal, A Bola, sebagai "klub terbatas", yang berisi para pemain tertua yang mampu membobol gawang lawan di liga tersebut.
Ronaldo kini bersanding dengan dua nama legendaris lainnya, yakni Essam El-Hadary, kiper legendaris asal Mesir yang masih memegang rekor pencetak gol tertua dalam sejarah Liga Pro Saudi (melalui titik penalti) pada usia 44 tahun dan 329 hari.
Nama kedua adalah Hussein Abdulghani yang merupakan bek ikonik asal Arab Saudi dan berhasil mencetak gol di liga pada usia 41 tahun dan 291 hari.
Ambisi menuju 1.000 gol sang megabintang

- Instagram/cristiano
Meski telah memecahkan berbagai rekor individu, ambisi pria berjuluk CR7 ini sama sekali belum padam.
Fokus utamanya saat ini adalah mencapai angka simbolis yang belum pernah diraih pemain manapun di era modern, yakni 1.000 gol resmi.
Dengan koleksi 962 gol, Ronaldo kini hanya terpaut 38 gol lagi dari target tersebut. Di sisa kontraknya bersama Al Nassr dan persiapan menuju Piala Dunia 2026, akankah Ronaldo bisa memecahkan rekor terbaru 1.000 gol? (ism)
Load more