Pelatih Bodo/Glimt Sindir Inter Milan Jelang Duel di Liga Champions: Saya Harap Wasit Berlaku Adil
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, menyindir Inter Milan menjelang duel di Liga Champions 2025-2026. Hal ini seiring dengan kontroversi yang tercipta melawan Juventus.
Bodo/Glimt akan menjamu Nerazzurri di Aspmyra Stadium pada laga leg pertama babak playoff 16 besar Liga Champions, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Inter berangkat ke Norwegia dengan modal kemenangan 3-2 atas Juve di laga bertajuk Derby d’Italia.
Namun, kontroversi mencuat setelah pertandingan di Stadio San Siro. Kartu merah Pierre Kalulu dianggap sebagai kesalahan seiring dengan diving Alessandro Bastoni.
Wasit Federico La Penna telanjur mengangkat kartu kuning untuk kedua kalinya dalam situasi tersebut. VAR tidak bisa mengoreksinya karena mereka hanya bisa digunakan untuk kartu merah langsung.
Banyak pihak yang sepakat bahwa La Penna telah melakukan kesalahan. Namun, keterbatasan dalam peraturan membuat keputusan tidak bisa dicabut.
Knutsen ditanyakan tentang kontroversi yang tercipta dalam laga Derby d’Italia tersebut. Dia menyayangkan situasi yang terjadi dan ketidakbergunaan VAR dalam momen tersebut.
Sang pelatih Bodo/Glimt juga mengharapkan duel kontra Inter berlangsung dengan adil. Dia juga menjamin bahwa timnya sudah siap untuk bermain menghadapi inter.
"Yang perlu dibahas dalam hal ini adalah penggunaan VAR. VAR digunakan untuk mencegah terjadinya perilaku tidak sportif. Saya harap ini akan menjadi pertandingan yang adil,” kata Knutsen, dilansir dari laporan jurnalis Alfredo Pedulla.
“Trik kotor memang membuahkan hasil sekarang, tetapi bukan begitu seharusnya sepak bola. Saya pikir kami sudah siap menghadapi Inter,” tambahnya.
“Mereka adalah tim yang berpengalaman dan jelas menggunakan apa yang mereka bisa. Kami juga perlu fokus pada pengelolaan permainan dan menjadi diri kami sendiri sebisa mungkin," lanjut Knutsen.
Bodo/Glimt berhasil mengejutkan sejumlah klub top di Liga Champions pada musim ini. Manchester City takluk dengan skor 1-3 dalam lawatan ke Norwegia, selagi Atletico Madrid tertunduk di kandang.
“Saya rasa ini adalah pengalaman belajar. Kami memasuki Liga Champions tanpa pengalaman sama sekali di level ini. Saya merasa kami berada di sana pada awal musim dan mampu bersaing, tetapi kami tidak mampu mendapatkan keunggulan yang dibutuhkan,” kata Knutsen.
Load more