Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Lupakan AC Milan, Jens Petter Hauge Sebut Gol ke Gawang Inter Terasa Seperti Derby Pribadi

Jens Petter Hauge mungkin tidak pernah menjelma menjadi bintang besar bersama AC Milan. Namun, jejak emosionalnya bersama klub itu belum benar-benar hilang.
Jumat, 20 Februari 2026 - 10:40 WIB
Mantan Pemain AC Milan, Jens Petter Hauge
Sumber :
  • glimt.no

Jakarta, tvOnenews.comJens Petter Hauge mungkin tidak pernah benar-benar menjelma menjadi bintang besar saat berseragam AC Milan. Namun, jejak emosionalnya bersama klub tersebut tampaknya belum sepenuhnya hilang dari ingatannya.

Didatangkan dengan ekspektasi tinggi, Hauge sempat diproyeksikan sebagai bagian penting dari masa depan Rossoneri. Realitas berkata lain, perjalanannya di San Siro tak berjalan sesuai rencana dan hanya menghasilkan 18 penampilan di Serie A.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kisahnya di Italia terbilang singkat, karier Hauge tidak berhenti di titik itu. Ia melanjutkan petualangan ke Jerman bersama Eintracht Frankfurt dan ke Belgia membela KAA Gent sebelum akhirnya pulang kampung.

Kini di usia 26 tahun, Hauge kembali ke Norwegia dan memperkuat klub masa kecilnya, Bodo/Glimt. Bersama tim tersebut, ia menjelma menjadi salah satu pilar penting dalam periode kesuksesan yang sedang mereka nikmati.

Musim ini menjadi salah satu fase paling produktif dalam kariernya. Ia mencetak lima gol dari sembilan penampilan di UEFA Champions League dan menunjukkan kematangan permainan yang semakin terlihat.

Salah satu momen paling emosional hadir ketika ia berhadapan dengan Inter Milan. Laga itu terasa istimewa, bukan semata karena level kompetisinya yang tinggi, tetapi juga karena latar belakang masa lalunya bersama Milan.

Saat masih berseragam Rossoneri, Hauge hanya duduk di bangku cadangan dalam dua laga derby melawan Nerazzurri. Kali ini, ia merasakan langsung atmosfer panas pertandingan tersebut dari atas lapangan.

Gol yang ia lesakkan ke gawang Inter terasa seperti penebusan kecil dalam perjalanan kariernya. Bukan dalam konteks balas dendam, melainkan sebagai simbol pembuktian bahwa dirinya terus bertumbuh dan tak berhenti berkembang.

Ada rasa haru yang sulit disembunyikan setelah peluit panjang berbunyi. Hauge tampil bukan sekadar sebagai mantan pemain Milan, tetapi sebagai sosok yang ingin menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan.

Dalam wawancara bersama Prime Video, ia mengungkapkan betapa emosionalnya pertandingan tersebut. Ia menyebut laga itu sebagai pengalaman pertamanya menghadapi Inter secara langsung di atas lapangan.

“Itu pertandingan pertama saya melawan Inter dan sangat emosional bagi kami. Selalu menyenangkan bisa mencetak gol, dan derby selalu memiliki arti yang spesial,” ujar Hauge.

Pernyataan itu menggambarkan bahwa laga tersebut memiliki makna personal yang mendalam baginya. Ada kenangan yang tersimpan, ada peluang yang dulu terlewat, dan kini ada kesempatan untuk menutupnya dengan cerita berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Hauge, pertandingan tersebut bukan sekadar catatan statistik atau angka di papan skor. Itu adalah pengingat bahwa setiap perjalanan karier, meski pernah tersendat, selalu menyisakan ruang untuk bangkit dan menulis babak baru yang lebih bermakna.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tidak perlu khawatir, ladies! Berikut penjelasan untuk situasi skor 0-0 yang bertahan hingga akhir babak kedua dalam pertandingan sepak bola.
Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Bagi kamu para perempuan yang baru mulai menyukai sepak bola, durasi total permainan normal adalah 90 menit yang dibagi menjadi dua babak. Inilah penjelasannya.
Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Legenda tinju Indonesia, Chris John, dikabarkan mualaf? Unggahan terbaru Hanny Kristianto alias Koh Hanny jadi sorotan warganet.
PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution mendatangi PLN Sumut beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat. Bahkan politisi Gerindra dan Golkar mendukung langkah
Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT