GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Juventus Dirugikan Kartu Merah Kontra Galatasaray, Media Italia Protes Keras kepada Wasit: Itu Dibuat-buat!

Media Italia melakukan protes keras usai Juventus disingkirkan Galatasaray dari pentas Liga Champions. Insiden kontroversial kembali terjadi yang merugikan Si Nyonya Tua.
Kamis, 26 Februari 2026 - 09:07 WIB
Wasit Joao Pinheiro di laga Juventus vs Galatasaray
Sumber :
  • REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Jakarta, tvOnenews.com - Media Italia melakukan protes keras usai Juventus disingkirkan Galatasaray dari pentas Liga Champions. Insiden kontroversial kembali terjadi yang merugikan Si Nyonya Tua.

Bianconeri gagal untuk membalikkan situasi pada saat menjamu Galatasaray di Allianz Stadium, Turin, Kamis (26/2/2026) dini hari tadi WIB. Mereka tersingkir karena kalah 5-7 secara agregat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketertinggalan 2-5 dari leg pertama telah membuat Juve dihadapkan tugas berat. Namun, mereka berhasil untuk mengejar di waktu normal.

Gol-gol Manuel Locatelli, Federico Gatti, dan Weston McKennie menyamakan agregat menjadi 5-5. Dua di antara tiga gol itu dilesakkan ketika Juve hanya bermain dengan 10 orang di babak kedua.

Lloyd Kelly diusir wasit Joao Pinheiro di awal babak kedua. Meski berhasil memaksa duel hingga perpanjangan waktu, kelelahan dan kekurangan pemain pada akhirnya berimplikasi berat untuk Juventus.

Galatasaray mengejar lewat gol-gol Victor Osimhen dan Baris Yilmaz. Meski kalah 2-3 dalam laga leg kedua, Galatasaray unggul 7-5 secara agregat dan berhak lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.

Kelly dikartu merah setelah wasit Pinheiro melihat ulang melalui VAR. Dia pada awalnya mendapatkan kartu kuning, dan itu adalah yang kedua untuknya.

Dia tetap diusir bagaimanapun juga, namun Pinheiro mengubah kartu merahnya menjadi langsung. Setelah melihat VAR, Kelly dianggap telah melukai Yilmaz dengan pul sepatunya.

“Pemain Juventus, nomor 6 [Kelly], menggunakan pul sepatunya, melakukan kontak yang keras dan tidak adil kepada pergelangan kaki kiri lawannya, yang jelas membahayakan keselamatan lawannya,” tulis UEFA, dilansir Football-Italia.

Walau demikian, kontroversi masih terjadi di ranah publik. Media Italia, secara khusus Tuttosport, menganggap bahwa kartu merah tersebut dibuat-buat.

“Kelly, Pinheiro yang memalukan dan VAR: kartu merah yang dibuat-buat dan Juve tersingkir,” tulis Tuttosport dalam judulnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tuttosport menilai bahwa sedari awal Kelly tidak layak mendapatkan kartu kuning kedua. Terlebih, Pinheiro mengubahnya menjadi kartu merah langsung.

“Sepak bola video dan aturan-aturan sampah yang dianggap sebagai aturan baku: kartu kuning yang sebenarnya tidak ada tetapi berujung pada pengusiran langsung,” tulis media Italia tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Membangun Kampus di Perbatasan: Strategi Geopolitik Prabowo

Membangun Kampus di Perbatasan: Strategi Geopolitik Prabowo

Membangun Fakultas Vokasi Logistik Militer di perbatasan adalah langkah geopolitik yang berani: membentuk karakter bangsa sekaligus menciptakan daya tangkal baru yang tidak berisik, tetapi menentukan; logistics-based deterrence.
Aprilia Digadang-gadang Jadi Pesaing Utama Ducati pada MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Malah Bilang Begini

Aprilia Digadang-gadang Jadi Pesaing Utama Ducati pada MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Malah Bilang Begini

Setelah performa apik di paruh musim kedua musim lalu, Aprilia kini mulai ramai diperbincangkan jelang MotoGP 2026.
John Herdman Dapat Kabar Buruk dari Kevin Diks Jelang FIFA Series 2026, Bek Timnas Indonesia Sedang Alami Masa-masa Sulit

John Herdman Dapat Kabar Buruk dari Kevin Diks Jelang FIFA Series 2026, Bek Timnas Indonesia Sedang Alami Masa-masa Sulit

Kevin Diks buka suara soal krisis Borussia Monchengladbach jelang FIFA Series 2026. Situasi ini jadi sinyal bahaya bagi John Herdman dan Timnas Indonesia.
Bukan Persib, AFC Hukum PSSI Lebih Dulu Karena Timnas Indonesia U-23

Bukan Persib, AFC Hukum PSSI Lebih Dulu Karena Timnas Indonesia U-23

Komite Disiplin AFC mengeluarkan hasil rapat yang diselenggarakan pada Rabu (25/2/2026). Dari hasil rapat tersebut, AFC ternyata belum menghukum Persib Bandung. 
Tak Ingin Ikuti Jejak Khabib dengan Rekor Sempurna, Khamzat Chimaev Tegaskan Fokus Tambah Gelar Juara UFC

Tak Ingin Ikuti Jejak Khabib dengan Rekor Sempurna, Khamzat Chimaev Tegaskan Fokus Tambah Gelar Juara UFC

Khamzat Chimaev menegaskan dirinya tak tertarik mengikuti jejak Khabib Nurmagomedov yang pensiun tanpa kekalahan. Juara kelas menengah UFC itu memilih fokus.
Fakta Baru, Penemuan Jasad Ibu dan Anak di Eks Asrama Polri Jombang Diduga Bunuh Diri

Fakta Baru, Penemuan Jasad Ibu dan Anak di Eks Asrama Polri Jombang Diduga Bunuh Diri

Jasad ibu dan anak yang ditemukan tewas tanpa busana di bekas Aspol (Asrama Polri) Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, diduga merupakan korban bunuh diri.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan pemain Gresik Phonska Pupuk Indonesia vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 seri Sentul, di mana kedua kubu sama-sama bertabur pemain bintang mulai dari Megawati Hangestri hingga Mediol Yoku.
Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk kembali dipercaya tampil sebagai starter saat LOSC Lille menghadapi Angers SCO pada pekan ke-23 Ligue 1 2025/2026. Laga
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

AFC resmi menghukum PSSI jelang FIFA Series 2026 akibat pelanggaran aturan laga internasional. Denda dijatuhkan, apakah ada dampaknya ke Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT