Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal, Yann Sommer Dikabarkan Segera Akhiri Pengabdian di Inter Milan Musim Depan
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Yann Sommer bersama Inter Milan tampaknya telah memasuki babak akhir. Kiper asal Swiss itu dilaporkan tidak lagi menjadi bagian dari rencana Nerazzurri untuk musim depan.
Keputusan ini bukan tanpa pertimbangan matang. Manajemen Inter disebut memilih untuk tidak memperpanjang kontrak Sommer yang akan berakhir pada penghujung musim ini.
Kabar tersebut diperkuat oleh pernyataan mantan pemain internasional Kroasia, Mladen Petric. Berbicara kepada Blue Sport, ia menyebut peluang Sommer bertahan di San Siro nyaris tertutup.
Di usia 37 tahun, Sommer memang tak lagi berada dalam fase emas kariernya. Meski pengalaman dan ketenangannya masih menjadi nilai jual, Inter tampaknya ingin melakukan regenerasi di bawah mistar gawang.
Langkah itu sejalan dengan ambisi klub yang tengah memimpin perburuan gelar Serie A. Inter ingin memastikan fondasi tim tetap kokoh untuk bersaing dalam jangka panjang, baik di level domestik maupun Eropa.
Presiden klub, Beppe Marotta, dikabarkan telah bergerak cepat. Ia mulai menyusun daftar kandidat yang dinilai layak menggantikan peran penting Sommer pada musim depan.
Nama yang paling santer disebut adalah Guglielmo Vicario, kiper milik Tottenham Hotspur. Penjaga gawang asal Italia itu dianggap sebagai sosok ideal untuk menjadi andalan baru Inter.
Namun, Vicario bukan satu-satunya opsi di atas meja. Inter juga memantau sejumlah kiper muda yang tampil menjanjikan di berbagai liga Eropa.
Noah Atubolu dari Freiburg masuk radar berkat performa konsistennya di Bundesliga. Selain itu, Elia Caprile yang bersinar bersama Cagliari juga menjadi kandidat kuat dalam daftar pendek manajemen.
Tak hanya itu, Lukas Hornicek dari Sporting Braga turut dipertimbangkan. Inter disebut ingin mencari sosok yang tak hanya siap tampil saat ini, tetapi juga dapat menjadi investasi masa depan.
Sementara itu, Sommer sendiri belum menunjukkan tanda-tanda ingin gantung sepatu. Ia diyakini masih merasa mampu bersaing di level tertinggi, meski peluangnya bertahan di klub papan atas mulai menipis.
Petric bahkan menyebut laga Liga Champions terakhir Inter bisa saja menjadi penampilan terakhir Sommer di kompetisi elite tersebut. Menurutnya, faktor usia membuat klub-klub besar berpikir dua kali untuk merekrutnya.
Meski demikian, kepergian Sommer tetap meninggalkan cerita tersendiri bagi Inter. Ia datang dengan ekspektasi besar dan memberikan kontribusi penting dalam sejumlah momen krusial.
Kini, Inter bersiap membuka lembaran baru di bawah mistar gawang mereka. Bursa transfer musim panas akan menjadi panggung penentu untuk memilih sosok yang pantas meneruskan tongkat estafet dari kiper berpengalaman asal Swiss tersebut.
(sub)
Load more