Revolusi Taktik Inter Milan Era Chivu: Leon Goretzka Jadi Kepingan Puzzle Utama Formasi 3-4-2-1 Nerazzurri
- ANTARA/AFP/INA FASSBENDER
Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan Inter Milan di bursa transfer musim panas memantik perhatian para pengamat sepak bola Eropa. Klub raksasa Serie A tersebut dilaporkan tengah menyusun rencana besar untuk merombak wajah permainan mereka pada musim mendatang.
Salah satu langkah yang tengah dipertimbangkan adalah merekrut gelandang berpengalaman milik Bayern Munich, Leon Goretzka. Kehadiran pemain asal Jerman itu diyakini dapat membantu Inter menjalankan skema taktik baru yang sedang disiapkan tim pelatih.
Menurut laporan Tuttosport, manajemen Nerazzurri cukup serius mempertimbangkan peluang transfer tersebut. Mereka menilai Goretzka memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan dinamika permainan tim.
Ketertarikan Inter terhadap Goretzka tidak terlepas dari rencana perubahan sistem permainan yang diusung pelatih mereka, Cristian Chivu. Pelatih asal Rumania itu ingin mulai membangun identitas permainan yang berbeda dari era sebelumnya.
Sejak mengambil alih kursi pelatih dari Simone Inzaghi pada musim panas lalu, Chivu memang membawa sejumlah gagasan baru. Salah satu rencananya adalah menggeser pola permainan Inter dari formasi klasik 3-5-2 menuju sistem yang lebih fleksibel.
Namun perubahan tersebut tidak bisa langsung diterapkan secara instan. Komposisi pemain yang tersedia membuat Chivu untuk sementara masih mempertahankan sistem yang diwariskan oleh pendahulunya.
Kegagalan Inter dalam upaya mendatangkan Ademola Lookman pada bursa transfer sebelumnya juga turut memengaruhi situasi ini. Tanpa pemain dengan karakter menyerang yang sesuai, rencana perubahan formasi akhirnya harus ditunda.
Meski begitu, keinginan Chivu untuk membentuk identitas baru bagi Nerazzurri tidak pernah benar-benar hilang. Ia tetap berupaya mencari pemain yang mampu menjadi kunci dalam transformasi taktik tersebut.
Dalam konteks inilah nama Leon Goretzka mulai muncul sebagai target potensial. Gelandang berusia 31 tahun itu dianggap memiliki profil ideal untuk menghidupkan lini tengah Inter.
Goretzka dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan fisik kuat serta kecerdasan taktik yang tinggi. Ia juga mampu menjalankan berbagai peran di sektor tengah lapangan.
Pemain tim nasional Jerman itu dapat bermain sebagai pengatur permainan dari lini belakang. Peran tersebut saat ini sering dijalankan oleh gelandang Inter asal Turki, Hakan Çalhanoğlu.
Di sisi lain, Goretzka juga mampu tampil lebih ofensif sebagai gelandang box-to-box. Kemampuannya bergerak dari lini tengah hingga ke area kotak penalti lawan menjadi nilai tambah yang cukup penting.
Dengan fleksibilitas tersebut, Chivu diyakini dapat lebih leluasa menerapkan sistem 3-4-2-1 yang sedang ia rancang. Formasi ini memungkinkan Inter bermain lebih cair dengan dua gelandang serang di belakang penyerang utama.
Meski rencana tersebut terdengar menjanjikan, upaya Inter untuk merekrut Goretzka tidak akan berjalan mudah. Sejumlah klub besar Eropa juga dilaporkan tengah memantau situasi sang pemain.
Beberapa di antaranya adalah rival domestik mereka, AC Milan, serta Napoli dan klub Premier League, Arsenal. Persaingan yang ketat membuat Inter harus bergerak cepat jika benar-benar ingin mengamankan jasa gelandang berpengalaman tersebut pada musim panas nanti.
(sub)
Load more