AC Milan Nyerah Kejar Scudetto usai Rossoneri Keok 0-1 dari Napoli, Allegri: Inter Terlalu Jauh
- REUTERS/Violeta Santos Moura
Jakarta, tvOnenews.com - Massimiliano Allegri akhirnya mengakui kenyataan yang kini mulai sulit dibantah di kubu AC Milan. Kekalahan 0-1 dari Napoli membuat peluang Rossoneri untuk terus bersaing dalam perebutan Scudetto semakin menipis.
Milan datang ke Stadion Diego Armando Maradona pada Senin Paskah dengan membawa harapan besar. Kemenangan atas Roma beberapa hari sebelumnya sempat menjaga keyakinan bahwa mereka masih bisa menempel Inter di papan atas klasemen.
Namun, jalannya laga jauh dari harapan tim tamu. Dalam pertandingan yang ketat dan penuh kehati-hatian, Milan justru pulang tanpa poin setelah gagal menjaga fokus pada momen yang paling menentukan.
Sejak menit awal, kedua tim tampil disiplin dan tidak banyak memberi ruang. Napoli maupun Milan sama-sama tahu bahwa satu kesalahan kecil bisa berdampak besar dalam persaingan menuju akhir musim.
Laga akhirnya ditentukan pada 15 menit terakhir. Matteo Politano lolos tanpa kawalan di tiang jauh, menerima bola hasil sentuhan Koni De Winter, lalu melepaskan tendangan voli yang tak mampu dihentikan Mike Maignan.
Gol itu menjadi pukulan telak bagi Milan yang sebenarnya masih mampu menjaga keseimbangan permainan. Sayangnya, saat peluang datang, lini depan Rossoneri kembali gagal menunjukkan ketajaman yang dibutuhkan untuk mengubah jalannya pertandingan.
Seusai laga, Allegri tampil dengan nada jujur sekaligus realistis saat berbicara kepada DAZN. Ia tak lagi menutup-nutupi situasi yang sedang dihadapi timnya dalam persaingan gelar musim ini.
“Saya pikir kami sudah menyerah dalam perburuan Scudetto. Inter unggul sembilan poin, apa pun bisa terjadi dalam sepak bola, tetapi Napoli ada di depan kami,” kata Allegri.
Pernyataan itu menegaskan bahwa Milan kini harus mengalihkan fokus ke target yang lebih masuk akal. Alih-alih terus memikirkan gelar, Rossoneri dituntut menjaga posisi mereka di zona Liga Champions hingga akhir musim.
Allegri juga meminta timnya segera bangkit dan menatap pertandingan berikutnya dengan kepala dingin. “Kami menjalani laga satu per satu, fokus ke Udinese. Kami perlu memulihkan energi,” ujarnya.
Load more