Wonderkid Berdarah Bali Bikin Sensasi di MLS, Bek yang Bisa Dipanggil Timnas Indonesia Bikin Lionel Messi Mati Kutu dan Gagal Menang
- REUTERS/Dale Zanine-Imagn Images
Jakarta, tvOnenews.com - Bek muda berdarah Bali, Ethan Kohler, mulai mencuri perhatian lewat penampilan yang tenang dan konsisten di Major League Soccer. Dalam laga terbarunya, ia tampil disiplin saat menghadapi Lionel Messi dan berhasil membatasi pergerakan sang bintang.
Sebagai informasi, Ethan Kohler merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir di Campbell, California, pada 20 Mei 2005. Garis keturunan dari ibunya yang berasal dari Bali membuatnya memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Perjalanan kariernya dimulai dari akademi San Jose Earthquakes sebelum melangkah ke Eropa. Ia sempat bergabung dengan Werder Bremen dan belajar banyak soal kedisiplinan serta pemahaman taktik ala sepak bola Jerman.
Selama di Jerman, Ethan tidak hanya berkembang secara teknik, tetapi juga mental. Pengalamannya bermain di tim cadangan hingga kompetisi Bremenliga menjadi bekal penting dalam membentuk gaya bermainnya yang lebih matang.
Ia juga sempat menjalani masa peminjaman ke SC Verl untuk mendapatkan menit bermain yang lebih kompetitif. Di sana, ia terbiasa menghadapi tekanan pertandingan yang membantu meningkatkan kepercayaan dirinya.
Awal musim 2026 menjadi momen penting saat ia memutuskan kembali ke Amerika Serikat. Ethan kemudian bergabung dengan New England Revolution dan mulai mendapatkan kepercayaan di level senior.
Perlahan, penampilannya mulai mendapat perhatian publik. Ia tampil sebagai bek yang tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan dan terlihat nyaman mengatur lini pertahanan.
- Reuters/Dale Zanine-Imagn Images
Salah satu laga yang cukup menonjol terjadi saat menghadapi Inter Miami, Minggu (26/04/2026) malam WIB. Di laga itu, Ethan bermain penuh selama 90 menit dan tampil solid menghadapi lini depan yang diisi pemain-pemain berpengalaman.
Dalam pertandingan itu, Lionel Messi tidak tampil seefektif biasanya. Pergerakannya cukup terbatas karena pengawalan disiplin yang dilakukan lini belakang, termasuk Ethan Kohler.
Secara statistik, performanya juga cukup rapi. Ia mencatat akurasi umpan sempurna dari 28 percobaan serta beberapa aksi bertahan seperti tekel, intersepsi, dan sapuan penting.
Salah satu momen krusial datang saat ia memotong aliran bola yang mengarah ke Messi. Situasi seperti ini menunjukkan kemampuannya dalam membaca permainan dengan baik.
Pertandingan sendiri berakhir imbang 1-1. New England Revolution sempat unggul lewat Carles Gil sebelum Inter Miami menyamakan skor melalui Germán Berterame.
Meski pernah membela timnas Amerika Serikat di kelompok usia, peluang untuk memperkuat Indonesia masih terbuka. Regulasi FIFA memungkinkan perpindahan federasi selama belum bermain di level senior.
Sejauh ini, Ethan telah mencatat enam penampilan di MLS musim ini. Konsistensinya mulai terlihat dan membuka peluang untuk perkembangan yang lebih besar ke depan.
Bagi Timnas Indonesia, kehadiran pemain seperti Ethan Kohler bisa menjadi tambahan penting di lini belakang. Kini, tinggal menunggu apakah peluang tersebut benar-benar akan dimanfaatkan dalam waktu dekat.
(sub)
Load more