Inter Milan Tersandung, Pelatih Juventus Luciano Spalletti Beri Respons Begini soal Skandal Gianluca Rocchi
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberi respons mengenai skandal yang sedang mencuat di Liga Italia. Dia menolak untuk memberi komentar secara mendalam karena sejauh ini penyelidikan masih di awal.
I Bianconeri melawat ke Stadio San Siro untuk menghadapi AC Milan pada Senin (27/4/2026) dini hari WIB. Mereka bermodalkan delapan laga beruntun tanpa kekalahan, dengan hanya gagal menang dalam dua laga di antaranya.
Kini, rekor tersebut diperpanjang menjadi sembilan laga tanpa kekalahan. Sebanyak delapan laga terakhir terjadi di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.
Sebab, duel berakhir imbang tanpa gol. Pertandingan Milan kontra Juve minim dengan kontroversi selagi skandal sedang bersirkulasi di luar lapangan.
Penunjuk wasit Liga Italia, Gianluca Rocchi, menskors dirinya sendiri setelah diperiksa oleh Kantor Kejaksaan Milan. Dia dituduh menguntungkan Inter Milan dalam dua laga berdasarkan penunjukkan wasit.
- FIGC
Rocchi dilaporkan memilih wasit yang disukai dan tidak disukai oleh Inter. Itu terjadi dalam dua laga pada April 2025 melawan Bologna dan juga AC Milan.
Meski Inter kalah dalam kedua laga itu, Rocchi diduga bersalah karena bergerak untuk kepentingan Nerazzurri. Namun, belum ada tindakan yang diambil terhadap klub.
Rocchi bukan satu-satunya yang diperiksa. Laporan terbaru dari Italia mengatakan bahwa Luigi Nasca dan Rodolfo Di Vuolo juga ikut diperiksa untuk laga Inter Milan melawan Hellas Verona pada Januari 2024.
Mencuatnya skandal di Liga Italia tentu bukanlah barang baru. Hal ini pernah menjerat Juventus pada 2006, bahkan membuat dua gelar mereka dicabut dan didegradasi ke Serie B.
Luciano Spalletti belum setahun menangani Juve. Namun, dia juga sudah berkarier sebagai pelatih saat Calciopoli mencuat dan sang juru taktik ditanyakan mengenai skandal yang mencuat baru-baru ini.
Spalletti enggan berbicara seakan-akan dia tahu segalanya. Juru taktik berusia 67 tahun itu memilih menunggu sebelum memberikan pendapatnya.
"Apakah ada perasaan kacau di dunia perwasitan? Sulit untuk membicarakan hal seperti ini: berkali-kali dalam pekerjaan saya, saya pikir saya tahu segalanya, seperti dengan tim nasional. Kualitas saya adalah mampu membangun hubungan empatik dengan para pemain, tetapi saya tidak berhasil di sana,” kata Spalletti kepada Sky Sport
“Dari luar mungkin tampak seperti itu, ada beberapa insiden yang bertentangan. Tetapi jika kita benar-benar peduli dengan sepak bola, kita perlu menunggu dan membuat sesedikit mungkin komentar yang tidak perlu. Dan komentar saya akan tidak perlu, jadi saya lebih memilih untuk tidak membuat komentar apa pun," tandasnya. (rda)
Load more