Tinggalkan Tradisi Italia, Duet Cardinale-Ibrahimovic Siapkan Revolusi Besar di AC Milan
- AC Milan
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan memasuki masa transisi ekstrem setelah musim 2025/2026 berakhir jauh dari harapan. Gagal mengamankan tiket Liga Champions membuat Rossoneri kini memilih melakukan revolusi besar demi mengembalikan klub ke jalur persaingan elite Eropa.
Perubahan tersebut tidak hanya terjadi di atas lapangan. AC Milan juga mulai membangun ulang struktur manajemen dengan pendekatan baru yang dinilai berbeda dibanding proyek-proyek sebelumnya.
Menurut laporan Tuttosport, Gerry Cardinale dan Zlatan Ibrahimovic kini menjadi dua figur utama yang memegang kendali arah baru Rossoneri. Keduanya disebut sedang menyusun proyek besar dengan melibatkan lebih banyak sosok dari luar Italia.
Langkah itu dianggap sebagai sinyal bahwa Milan ingin meninggalkan pola lama yang dinilai gagal memberikan hasil maksimal. Setelah beberapa eksperimen tidak berjalan sesuai harapan, Rossoneri kini mencoba membuka lembaran baru dengan pendekatan yang lebih modern dan internasional.
Sebelumnya, Milan sempat menikmati periode stabil ketika klub masih dipimpin figur-figur Italia seperti Paolo Maldini, Ricky Massara, dan Stefano Pioli. Namun, perubahan arah mulai terjadi sejak Gerry Cardinale mengambil alih kendali klub dan membawa filosofi berbeda ke San Siro.
Era baru tersebut awalnya ditandai dengan masuknya Zlatan Ibrahimovic ke jajaran manajemen serta penunjukan Paulo Fonseca sebagai pelatih. Akan tetapi, proyek itu tidak berjalan mulus hingga akhirnya Milan kembali melakukan perubahan besar di tengah musim.
Massimiliano Allegri kemudian datang dengan harapan mampu membawa stabilitas dan pengalaman ke ruang ganti Rossoneri. Bersama Igli Tare, Milan mencoba membangun ulang proyek berbasis Serie A dengan pendekatan yang lebih pragmatis.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Namun, hasil akhir musim justru menjadi pukulan telak bagi Rossoneri. Gagal finis di zona Liga Champions membuat manajemen memutuskan melakukan evaluasi total terhadap arah klub.
Dalam waktu singkat, sejumlah nama penting harus meninggalkan Milan. Massimiliano Allegri, Igli Tare, hingga Geoffrey Moncada menjadi bagian dari gelombang perubahan besar yang kini sedang berlangsung di internal klub.
Kini, Cardinale bersama Ibrahimovic dan Massimo Calvelli mulai bergerak mencari sosok baru untuk mengisi posisi-posisi penting. Fokus utama mereka adalah membangun tim yang mampu bersaing dalam jangka panjang, bukan sekadar mengejar hasil instan.
Nama Andoni Iraola menjadi kandidat paling serius untuk kursi pelatih Milan musim depan. Pelatih asal Spanyol itu dinilai cocok dengan visi permainan agresif dan modern yang ingin diterapkan Rossoneri dalam proyek baru mereka.
Iraola memang sedang naik daun setelah sukses membawa Bournemouth tampil impresif di Premier League. Bahkan, klub asal Inggris tersebut berhasil mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Keberhasilan itu membuat banyak klub mulai memantau situasi Iraola. Milan menjadi salah satu tim yang paling aktif melakukan pendekatan, termasuk dengan menggelar pertemuan langsung di London beberapa waktu lalu.
Meski demikian, Rossoneri tidak sendirian dalam perburuan tanda tangan pelatih berusia 43 tahun tersebut. Crystal Palace, Bayer Leverkusen, hingga Benfica disebut ikut memantau peluang merekrut Iraola pada bursa transfer musim panas ini.
- Reuters/Matthew
Selain faktor persaingan dari klub lain, Milan juga harus menghadapi keraguan pribadi dari Iraola. Keluarganya disebut masih nyaman tinggal di Inggris dan belum sepenuhnya yakin untuk pindah ke Italia dalam waktu dekat.
Jika gagal mendapatkan Iraola, Milan dikabarkan telah menyiapkan sejumlah opsi alternatif. Nama Oliver Glasner hingga Xavi Hernandez sempat masuk dalam radar Rossoneri untuk mengisi kursi pelatih musim depan.
Tak hanya berburu pelatih, Milan juga mulai mencari direktur olahraga baru. Beberapa nama seperti Ramon Planes, Viktor Bezhani, Lee Congerton, hingga Fabio Paratici masuk dalam daftar kandidat yang sedang dipertimbangkan.
Untuk posisi CEO, Rossoneri juga disebut tertarik mendatangkan figur berpengalaman dari Inggris. Nama Michael Edwards dan Ian Ayre yang pernah sukses bersama Liverpool kini mulai dikaitkan dengan proyek baru Milan.
Di tengah situasi penuh perubahan ini, Ibrahimovic perlahan mulai menunjukkan pengaruh besarnya di balik layar. Mantan striker asal Swedia tersebut kini bukan hanya menjadi simbol klub, tetapi juga figur sentral dalam menentukan arah masa depan Rossoneri.
(sub)
Load more