GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi dan Suporter di Argentina Bentrok di Luar Stadion. Polisi Tembakan Gas Air Mata, 1 Orang Tewas

Dilaporkan satu orang tewas saat polisi bentrok dengan penggemar sepak bola yang mencoba mendorong masuk ke pertandingan liga Argentina Kamis malam.
Jumat, 7 Oktober 2022 - 12:12 WIB
Penggemar Gimnasia de La Plata melompat ke lapangan saat pertandingan Liga Argentina antara Gimnasia de La Plata dan Boca Juniors di La Plata, Argentina, Kamis (6/10/2022).
Sumber :
  • APTN

Jakarta – Dilaporkan satu orang tewas saat polisi bentrok dengan penggemar sepak bola yang mencoba mendorong masuk ke pertandingan liga Argentina Kamis malam. Wasit kemudian menghentikan pertandingan saat gas air mata mulai menyebar di dalam stadion.
 
Pihak berwenang dan saksi mata mengatakan penggemar tim tuan rumah, Gimnasia y Esgrima, memaksa untuk masuk ke dalam stadion yang sudah penuh, kemudian polisi menembakkan peluru karet dan gas air mata untuk mencoba membuat penonton mundur.
 
Indisen ini terjadi kurang dari seminggu setelah penggunaan gas air mata dalam pertandingan sepak bola di Indonesia yang memicu kericuhan dan menewaskan 131 orang.
 
Setelah Sembilan menit pertandingan antara Gimnasia dan Boca Juniors dimulai, wait Hernán Mastrángelo menghentikan pertandingan pada Kamis malam tersebut. Liga memberikan pernyataan di Twitter bahwa tindakan ini dilakukan karena kurangnya keamanan.
 
Para pemain mundur ke ruang ganti mereka, sementara banyak penonton membanjiri lapangan, mencoba melepaskan diri dari gas air mata.
 
“Sayangnya satu orang meninggal dalam kejadian ini. Dia meninggal karena masalah jantung,” kata Sergio Berni, Menteri Keamanan provinsi itu kepada Todo Noticias, dikutip dari AP Newsroom.

Penggemar Gimnasia de La Plata melompat ke lapangan saat pertandingan Liga Argentina antara Gimnasia de La Plata dan Boca Juniors di La Plata, Argentina, Kamis (6/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berni tidak memberikan rincian tentang keadaan dimana orang itu meninggal.
 
Diketahui hanya penggemar Gimnasia yang berada di stadion Juan Carmelo Zerillo di La Plata. Hal ini terjadi sejak provinsi Buenos Aires melarang pendukung tim tamu datang semenjak pertandingan pada 2013, akibat seringnya terjadi kekerasan antar pendukung.
 
Asosiasi Sepak Bola Argentina mengatakan dalam sebuah tweet tentang komitmennya untuk terus bekerja dalam memberantas kejadian semacam ini yang menodai pesta sepak bola.
 
Sampai sekarang belum ada tanggal yang diumumkan untuk melanjutkan permainan.
 
Beberapa penggemar mengklaim telah terjadi overselling tiket di tengah kegembiraan atas pertandingan antara dua tim yang memperebutkan gelar liga. Hal ini membuat orang-orang mungkin menjadi marah ketika mereka tidak bisa masuk ke stadion.
 
Dalam protokol keamanannya, FIFA menyarankan untuk tidak menggunakan gas air mata di dalam atau di sekitar stadion untuk menghindari situasi berisiko seperti di La Plata atau di kota Malang, Indonesia, Sabtu lalu. Ketika banyak korban tewas terinjak-injak hingga tewas.(mg9/chm)

 

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT