Jay Idzes Moncer di Serie A, Jurnalis Italia Ungkap AC Milan Makin Kepincut
- Instagram @jayidzes
tvOnenews.com - Ketertarikan AC Milan terhadap kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, nampaknya semakin santer dibicarakan.
Apalagi setelah jurnalis Italia, Luca Cilli, melaporkan bahwa Rossoneri tengah memantau serius pemain Sassuolo tersebut.
Menurut laporan Cilli, AC Milan terpikat oleh kemampuan Jay dalam menjaga lini pertahanan Sassuolo.
Sang jurnalis menegaskan bahwa minat tersebut sudah ada, namun proses negosiasi belum berjalan.
“AC Milan menaruh minat kepada bek Sassuolo, Jay Idzes. Saat ini belum ada kontak langsung antara kedua klub, tetapi sang pemain menarik bagi klub (AC Milan),” tulis Cilli melalui akun X resminya @Luca_Cilli pada Jumat (5/12/2025).
Cilli menyebut bahwa faktor usia dan fleksibilitas bermain menjadi daya tarik utama bagi AC Milan.
Kemampuan Jay untuk mengisi seluruh posisi dalam formasi tiga bek membuatnya dipandang sebagai aset yang potensial.
“Karena usianya, ruang untuk berkembang, dan fleksibilitasnya dalam formasi tiga bek (dia dapat mengisi semua peran dalam formasi ini),” lanjut Cilli.
“Idzes terikat kontrak dengan Sassuolo hingga 2029.”
Dalam laporan berbeda yang diunggah Rabu (3/12/2025), Cilli kembali menegaskan bahwa Milan memantau Jay secara serius.
“AC Milan sedang mengamati dengan serius Jay Idzes, bek milik Sassuolo. Untuk saat ini belum ada kontak langsung antara kedua klub,” tulisnya.
Jay Idzes, yang direkrut Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025, langsung menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Neroverdi.
Bek berusia 25 tahun itu telah tampil 12 kali dan kerap mencuri perhatian karena performanya yang solid.
Statusnya sebagai pemain muda dengan perkembangan pesat membuat banyak klub Italia mulai meliriknya.
Tak heran jika AC Milan memasukkan namanya ke dalam daftar incaran.
Sassuolo sendiri sedang menjalani musim yang naik-turun di Serie A 2025/2026.
Sebagai tim promosi, mereka sempat terseok-seok di awal kompetisi dengan dua kekalahan beruntun dari Napoli dan Cremonese.
Namun memasuki September dan Oktober, performa mereka membaik: mengalahkan Lazio dan Cagliari, serta tampil kompetitif melawan tim-tim besar seperti Inter Milan dan AS Roma.
Load more