Nyaris Tergelincir! Rafael Leao Jadi Penyelamat AC Milan dari Kekalahan Dramatis Lawan Genoa di San Siro
- AC Milan
tvOnenews.com - Rafael Leao kembali membuktikan perannya sebagai pemain pembeda bagi AC Milan. Saat Rossoneri berada di ambang kekalahan, winger asal Portugal itu muncul sebagai penyelamat dengan mencetak gol penyeimbang di masa injury time.
Hasil imbang 1-1 melawan Genoa pada pekan ke-19 Liga Italia di Stadion San Siro, Kamis waktu setempat, setidaknya menjaga Milan dari hasil yang lebih pahit di hadapan pendukung sendiri.
Gol Leao terasa sangat krusial mengingat AC Milan sedang bersaing ketat di papan atas klasemen Serie A.
Tambahan satu poin memang belum ideal, tetapi cukup untuk mempertahankan posisi mereka di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 39 poin dari 18 pertandingan, hanya terpaut tiga angka dari rival sekota, Inter Milan, yang masih bercokol di puncak.
Gol Telat Rafael Leao Selamatkan Rossoneri
Melansir dari Antara, dalam laga tersebut, AC Milan tampil dominan sejak awal pertandingan. Anak asuh Massimiliano Allegri langsung mengambil inisiatif menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Sundulan Matteo Gabbia bahkan sempat membentur mistar gawang Genoa, menandakan betapa agresifnya tuan rumah.
Namun, dominasi itu tak serta-merta berbuah gol. Justru Genoa yang berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-28.
Umpan silang Ruslan Malinovskyi sukses disambut Lorenzo Colombo, pemain Milan yang sedang dipinjamkan ke Genoa, untuk mengubah skor menjadi 1-0, sebagaimana dicatat oleh Serie A.
Milan berupaya keras menyamakan kedudukan. Rafael Leao sempat mendapatkan peluang emas, tetapi belum mampu menggetarkan gawang Genoa.
Memasuki babak kedua, Rossoneri sebenarnya sempat bersorak ketika Christian Pulisic membobol gawang lawan. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan VAR karena adanya handsball terlebih dahulu.
Tekanan Milan terus berlanjut. Pulisic kembali mendapatkan kesempatan, tetapi kiper Genoa, Nicola Leali, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang tersebut.
Hingga akhirnya, saat laga tampak akan berakhir dengan kekalahan, Rafael Leao muncul sebagai pahlawan. Pada menit ke-90+2, sundulan Leao berhasil menjebol gawang Genoa dan mengubah skor menjadi 1-1.
Drama Penalti dan Kritik Allegri soal Kondisi Lapangan
Drama belum berakhir setelah gol penyeimbang Milan. Menjelang peluit panjang, Genoa mendapatkan hadiah penalti usai Davide Bartesaghi terpeleset saat mengadang pergerakan Mikael Ellertsson. Kontak tak terhindarkan membuat wasit menunjuk titik putih.
Beruntung bagi Milan, eksekusi penalti Nicolae Stanciu justru melambung jauh di atas mistar gawang. Milan pun selamat dari kekalahan yang nyaris terjadi dua kali dalam satu pertandingan.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menyoroti kondisi lapangan San Siro yang licin sebagai salah satu faktor terjadinya sejumlah insiden. Ia juga menyesalkan banyaknya peluang yang gagal dimanfaatkan anak asuhnya.
“Malam ini kami memiliki beberapa situasi yang menguntungkan. Sayangnya dia terpeleset di bagian lapangan yang sama dengan Bartesaghi. Rumput yang terkutuk,” ujar Allegri, dikutip dari Tuttomercatoweb.
Allegri juga menjelaskan keputusannya menarik Youssuf Fofana di awal babak kedua setelah gelandang Prancis itu terpeleset dalam peluang emas.
“Hal itu dipilih karena saya butuh pemain tambahan di dalam kotak penalti,” katanya terkait pergantian Fofana dengan Ruben Loftus-Cheek.
Posisi AC Milan di Klasemen dan Target Musim Ini
Hasil imbang ini membuat AC Milan gagal memangkas jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen. Meski begitu, Allegri menilai satu poin masih lebih baik daripada tidak sama sekali, mengingat timnya nyaris kalah di detik-detik akhir.
“Sangat mengecewakan tidak bisa menang di kandang sendiri. Tim kami banyak menembak, banyak menciptakan peluang, tapi pada akhirnya semua itu sia-sia,” ucap Allegri.
Ia juga mengakui, “Faktanya, kami beruntung pada akhirnya karena mereka gagal mengeksekusi penalti.”
Soal target, Allegri masih enggan berbicara terlalu jauh mengenai scudetto. “Sekarang kami memiliki 39 angka dan target kami tetap lolos ke Liga Champions,” tegasnya.
“Untuk mencapai target itu, kami perlu menambah banyak poin.”
Pada laga berikutnya, AC Milan dijadwalkan bertandang ke markas Fiorentina pada Minggu (11/1/2026), laga penting untuk menjaga asa mereka tetap di jalur juara. (udn)
Load more