Suporter Mencemooh! Massimiliano Allegri Tak Bisa Lagi Tutupi Kelemahan AC Milan
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, melontarkan pernyataan blak-blakan usai timnya dipermalukan Udinese dengan skor telak 0-3 di San Siro, Sabtu (11/4/2026).
Kekalahan tersebut membuat posisi Milan dalam perburuan tiket Liga Champions semakin terancam, seiring performa tim yang terus menurun dalam beberapa pekan terakhir.
Allegri tak mencari alasan atas hasil buruk tersebut. Ia menegaskan bahwa perubahan taktik bukan menjadi penyebab utama kekalahan timnya.
“Perubahan sistem sama sekali tidak ada hubungannya dengan itu. Ini adalah momen sulit bagi tim. Kami telah kalah dalam tiga dari empat pertandingan terakhir dan gagal mencetak gol dalam empat pertandingan di paruh kedua musim. Itu jelas tidak cukup,” ujar Allegri.
Ia juga menyoroti lemahnya organisasi lini pertahanan yang membuat timnya mudah ditembus, terutama saat gol kedua Udinese tercipta.
“Kami bertahan dengan tidak terorganisir karena terlalu terburu-buru. Saat gol kedua, kami dalam situasi tiga lawan satu. Kami harus kembali lebih rapi dan tetap berpikiran jernih,” jelasnya.
Meski demikian, Allegri menegaskan peluang Milan untuk lolos ke Liga Champions masih terbuka, namun membutuhkan perbaikan besar dalam waktu dekat.
“Sepak bola itu indah tetapi juga kejam. Kami tidak boleh larut dalam situasi ini. Kami harus mengembalikan kontrol dalam permainan,” tegasnya.
Terkait reaksi suporter yang mencemooh timnya, Allegri menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar.
“Ketika Anda menang, Anda dipuji. Ketika kalah, Anda dikritik. Itu bagian dari sepak bola, dan para pendukung berhak untuk kecewa,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa faktor mental turut berpengaruh setelah Milan gagal bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini.
“Ketika Anda kehilangan target utama di akhir musim, ada kecenderungan untuk sedikit lengah. Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa posisi kami di Liga Champions benar-benar dalam bahaya,” tambahnya.
Menanggapi performa individu pemain seperti Rafael Leao, Allegri menegaskan bahwa masalah tim bukan terletak pada satu pemain saja, melainkan pendekatan kolektif yang harus diperbaiki.
“Ini bukan soal satu pemain. Kami harus bermain lebih sabar, terutama dalam fase bertahan,” tutupnya.
Load more