Maman Abdurrahman Akhirnya Buka-bukaan Insiden Final Piala AFF 2010, Mantan Bek Senior Timnas Indonesia Itu Ngaku ..
- AP
tvOnenews.com - Mantan bek senior Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman akhirnya buka-bukaan soal insiden final Piala AFF tahun 2010 silam.
Maman Abdurahman salah bek senior Persija Jakarta yang mencicipi masa keemasannya ketika masih berseragam PSIS Semarang pada era 2005-2008.
Pemain kelahiran 12 Mei 1982 di Jakarta ini memiliki postur yang ideal dan kemampuan berduel untuk menjaga lini pertahanan timnya.![]()
Indonesia Runer Up: Indonesia Lawan Malaysia Leg II Final Piala AFF 2010. (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
Tak ayal berkat kemampuannya ia menjadi langganan tim-tim besar Liga Indonesia.
Bahkan bersama PSIS Semarang, Maman terpilih menjadi Pemain Terbaik liga Indonesia musim 2006 dan menjadikan klub tersebut sebagai Runner Up Liga Indonesia 2006.Ā
Maman Abdurahman juga dipercaya mengisi skuad timnas Indonesia U-23 hingga timnas Indonesia senior, kala masih merumput di PSIS Semarang.
Maman Abdurahman juga salah pemain yang membela timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2010 di tengah kariernya bersama Persib Bandung.
Tetapi Maman mendapat tuduhan penyuapan pada laga Piala AFF 2010, usai tim Garuda kalah dari Malaysia dengan skor 0-3 pada partai final leg pertama.
Tak hanya Maman, sejumlah pemain Timnas Indonesia dituding menerima suap untuk membiarkan Malaysia menang.
Maman pun menjadi bulan-bulan publik karena dianggap gagal menutup pergerakan dari Norshahrul Idlan (pemain Malaysia) yang memberi assist untuk gol dari Safee Sali pada menit ke-61.
"Reaksi saya, memang saya benar melakukan kesalahan (dalam momen Final Piala AFF 2010), tapi kalau untuk hal di luar itu, saya akui bahwa itu tidak (benar) sama sekali," ucap Maman Abdurrahman dilansir Youtube Vivagoal Indonesia.
"Waktu itu saya pemain yang mungkin satu-satunya dari awal penyisihan sampai final main terus," ujarnya.
![]()
Maman Abdurrahman.
Maman mengatakan bahwa pemain seperti Firman Utina sempat istirahat karena masalah lutut. Sampai Hamka Hamzah pun sempat juga istirahat.
"Tapi saya pemain dari awal sampai final kedua pun saya main, saya tidak terlalu merasa capek, tapi secara psikis mungkin fokusnya hilang, konsentrasinya hilang," ujarnya.
Load more