GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lini Serang Timnas Indonesia Tumpul, Shin Tae-yong Ungkap Kesulitan Menemukan Striker Tajam untuk Skuad Garuda

Timnas Indonesia harus pulang lebih cepat dari Piala Asia 2023 setelah langkah mereka terhenti di babak 16 besar lantaran dilibas Australia 4 gol tanpa balas.
Selasa, 30 Januari 2024 - 20:51 WIB
Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia harus pulang lebih cepat dari Piala Asia 2023 Qatar setelah langkah mereka terhenti di babak 16 besar lantaran dilibas Australia 4 gol tanpa balas.

Bermain di Stadion Jassim bin Hamad Doha, Qatar pada (28/1/2024) Timnas Indonesia harus puas dilibas Australia dengan skor 4-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan tersebut membuat skuad arahan Shin Tae-yong harus angkat kaki lebih cepat dari ajang sepak bola terbesar di Benua Asia itu.


Pemain Timnas Indonesia Sumber : Yusran Uccang-Antara

Meski harus berakhir dengan tersingkir di babak 16 besar, di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong Timnas Indonesia menunjukan perubahan signifikan dari sisi permainan.

Menghadapi 3 negara yang pernah meraih gelar juara Piala Asia yakni Irak, Jepang dan Australia. 

Menjadi tim dengan rata-rata usia pemain termuda di Piala Asia ini menunjukkan peningkatan performa dan mampu bersaing dengan tim kuat Asia lain.

Namun sayang, pada gelaran Piala Asia kali ini lini depan Timnas Indonesia masih terbilang tumpul.

Dari 4 pertandingan yang dijalani di Piala Asia, Timnas Indonesia hanya mencetak 3 gol saja.


Shin Tae-yong Sumber : PSSI

Tiga gol Timnas Indonesia bahkan bukan dicetak penyerang, masing-masing gol dicetak oleh Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam dan juga Sandy Walsh.

Memang sejak ditinggalkan penyerang tajam seperti Bambang Pamungkas dan Boaz Solossa, Timnas Indonesia seolah kesulitan mencari penyerang mematikan.

Bahkan STY pun masih kesulitan untuk menentukan siapa penyerang yang cocok dengan skemanya di Timnas Indonesia.

Jauh sebelum gelaran Piala Asia, Shin Tae-yong pernah mengungkapkan bagaimana kesulitannya menemukan penyerang untuk Timnas Indonesia.

Hadir sebagai bintang tamu di acara podcast yang tayang di kanal Youtube Sport 77 STY mengungkapkan faktor yang membuat sulitnya menemukan striker tajam untuk skuad garuda.

"Seperti tadi yang kita bicarakan, liga harus kuat baru Timnas jadi kuat juga. Memang masalah paling besar di Liga Indonesia itu stopper dan striker yang selalu diisi oleh pemain pemain asing," ungkap Shin Tae-yong.

"Dari pembinaan usia dini juga harus menghasilkan penyerang yang baik, tetapi sampai dengan saat ini masih belum ada," sambungnya.

Timnas Indonesia Sumber : PSSI

Meski begitu, Shin Tae-yong sendiri menerapkan strategi atau formasi tanpa menggunakan striker murni di lini depan.

"Strategi yang saya inginkan itu memang tanpa penyerang utama, saya selalu ingin pemain depan atau penyerang harus lebih banyak melakukan pergerakan dan lari daripada pemain-pemain lawan," jelas Shin Tae-yong.

"Saya membuat situasi seperti itu agar pemain yang malas di lapangan tidak bisa masuk Timnas dan saya lebih memilih pemain yang mau mengorbankan dirinya meskipun kurang kemampuannya," lanjutnya.

"Jadi saya akan melihat siapa yang berjuang untuk itu dan sampai saat ini pun tidak ada penyerang yang tetap dimainkan, saya juga salah satu pelatih yang suka dengan gaya permainan tanpa striker ini," terangnya.

Meski menerapkan formasi tanpa striker murni, Shin Tae-yong berharap kalau kedepannya Liga Indonesia bisa menciptakan striker yang baik untuk Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk kedepannya adalah tugas liga untuk menciptakan striker yang baik agar timnas punya striker yang bisa membuat banyak gol," tutupnya.

Usai tersingkir di Piala Asia 2023 Qatar, Shin Tae-yong menargetkan Timnas Indonesia lolos babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2026 dan melaju ke Olimpiade Paris 2024. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.
Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Vicky Prasetyo terlibat kasus dugaan penipuan. Korban mengungkapkan sang artis meminjam uang Rp700 juta dan menjanjikan suaminya jadi cawabup Bandung Barat.
Geger! Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Damkar Pastikan Api Sudah Padam

Geger! Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Damkar Pastikan Api Sudah Padam

Insiden kebakaran melanda pusat perbelanjaan di Mal Ciputra Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, Selasa (17/2/2026).
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Tiga Amalan Pokok Ramadhan, Bukan Sekadar Tahan Lapar dan Haus

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Tiga Amalan Pokok Ramadhan, Bukan Sekadar Tahan Lapar dan Haus

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tiga amalan pokok Ramadhan yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh agar puasa menghasilkan takwa dan ampunan Allah SWT.
Tim Gabungan Intensifkan Pemadaman dan Patroli Karhutla

Tim Gabungan Intensifkan Pemadaman dan Patroli Karhutla

Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengintensifkan pemadaman dan patroli titik api di sejumlah wilayah rawan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT