News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Xabi Alonso jadi Sosok Inspirasi Taktik Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia hingga Bocorkan Pemain yang Selalu Menjadi Pilihannya ...

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berbicara soal taktik tim Garuda yang sukses melaju sampai ke babak 16 besar Piala Asia 2023, dan sosok pelatih Eropa.
Senin, 15 April 2024 - 15:39 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berbicara soal taktik tim Garuda yang sukses melaju sampai ke babak 16 besar Piala Asia 2023.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong telah memberikan perubahan signifikan di skuad Timnas Indonesia, baik dari sisi performa hingga ranking FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shin Tae-yong ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia pada akhir tahun 2019 lalu, dan kemudian diperpanjang kontraknya sampai Juni 2024.


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (tvOnenews/Julio Tri Saputra)

Hal ini karena terdapat ajang Piala Asia 2023 dan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang harus diikuti oleh tim Garuda.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan perpanjangan kontrak sampai sepanjang bulan Juni 2024, melihat hasil dari Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pelatih asal Korea Selatan itu meng-arsiteki Timnas Indonesia Senior hingga kelompok umur, yang memberikan perubahan signifikan dalam prestasi Tim Garuda di kancah Asia.

Bahkan membuat ranking FIFA dari timnas Indonesia naik dengan menempati peringkat ke-134 dunia dengan koleksi 1.102,70 poin dari sebelumnya ranking 142 dunia.

STY juga berhasil melahirkan pemain muda berbakat seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, hingga Marselino Ferdinan.

Hal itu efek positif dari potong generasi yang dilakukannya.

Proyek naturalisasi pun berjalan sangat baik dengan hadirnya pemain seperti Elkan Baggott, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Justin Hubner.

Teranyar pemain kelas Eropa, Thom Haye, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Nathan Tjoe-A-On.

Inspirasi taktik Shin Tae-yong

Dalam kesempatan bincang santai di Football Manager Korea, Shin Tae-yong berbicara soal taktik yang diterapkan ke timnas Indonesia.

Ia diundang untuk mengikuti permainan game Football Manager, di mana ada beberapa statement disampaikannya tentang strategi yang diterapkan ke timnas Indonesia.

Kilas balik, perjalanan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 yang awalnya dianggap sebagai tim underdog, nyatanya Indonesia mampu memberikan kejutan di babak grup.

Meski harus menghadapi ujian berat lawan-lawan tangguh seperti Irak, Jepang hingga Vietnam.

Timnas Indonesia yang dihuni rata-rata pemain usia 24,3 tahun itu menampilkan permainan yang penuh semangat dan determinasi.


Aksi punggawa timnas Indonesia di Piala Asia 2023 lawan Jepang. (PSSI)

Timnas Indonesia melakoni 4 laga di sepanjang gelaran Piala Asia 2023 dengan hasil, Indonesia - Irak (1-3), Indonesia - Vietnam (1-0), dan lawan terakhir adalah Jepang dengan skor 1-3.  

Sayangnya tim Garuda tersingkir di babak 16 besar Piala Asia 2023 setelah disikat Australia 4-0 di Stadion Jassim Bin Hamid, Minggu (28/1/2023) malam WIB.

Saat mulai meracik strategi permainan di Football Manager, Shin Tae-yong mengaku bahwa menerapkan dan memakai pemain yang sama ketika tim Garuda masuk ke 16 besar Piala Asia.

Dalam permainan Football Manager ini, Shin Tae-yong (Timnas Indonesia) menghadapi putranya sendiri, Shin Jae-won yang merupakan (Seongnam FC).

"Orang biasanya berpikir bahwa tiga bek berarti bertahan, tapi aku justru menggunakan tiga bek untuk memperkuat serangan. Aku memikirkan taktik dengan baik," tuturnya dilansir Youtube Football Manager Korea.

STY memasang tiga bek di antaranya Justin Hubner, Jordi Amat, dan Sandy Walsh.

Kemudian Shin Jae-won mengatakan bahwa dirinya sama seperti ayahnya yakni lebih menyukai gaya yang agresif karena itu gaya permainan sepak bola Eropa.

Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa dirinya mengadopsi gaya sepak bola yang cukup ofensif.

"Menggunakan fullback dan memanfaatkan banyak tendangan untuk menyerang," ucap STY dilansir Youtube Football Manager Korea.

"Aku bahkan menggunakan pemain Indonesia untuk mengubah peluang menjadi gol, dan mereka juga harus bisa mengubah pertahanan menjadi gol," tuturnya.

Pelatih berusia 53 tahun itu menyatakan bahwa dirinya salah satu orang yang banyak mengutamakan permainan serba bisa.

"Meskipun ini hanya game, aku ingin meminta semua pemain melakukan permainan serba bisa, dan aku akan mengawasi mereka," jelasnya.

Kemudian, pada acara bincang tersebut pelatih bertangan dingin itu mengungkapkan asal muasal inspirasinya menerapkan taktik ke tim Garuda.

"Dulu, aku banyak berusaha meniru sepak bola Arsenal dijalankan oleh Arsene Wenger dan telah belajar banyak dari itu," terangnya.

"Sekarang, entah itu Brighton, Xabi Alonso, atau Manchester City, aku banyak menonton pertandingan mereka untuk mencoba membuat sesuatu yang unik," pungkasnya.


Xabi Alonso dan Bayer Leverkusen. (ANTARA/AFP/Ina Fassbender/am)

Sebagaimana diketahui, Xabi Alonso sukses menjadi pelatih Bayer Leverkusen di musim, ia membawa klub yang diasuhnya itu meraih tren positif dengan menjuarai gelar Bundesliga di musim 2023/2024 usai mengumpulkan 79 poin dari 29 laga.

Bayer Leverkusen resmi mengakhiri dominasi Bayern Munchen di Bundesliga, dan menghapus kutukan 'Neverkusen'.

Bahkan kegemilangan Xabi Alonso memegang Bayer Leverkusen membuatnya dilirik dan menjadi kandidat calon pelatih klub raksasa Jerman, Bayern Munchen. 

Kemudian, taktik Shin Tae-yong itu bahkan mendapat pengakuan luas di gelaran Piala Asia 2023, terutama proses terciptanya gol dari Marselino Ferdinan di gawang Irak.

Salah satu yang menjadi sorotan dalam Piala Asia 2023 adalah aksi nutmeg yang dilakukan oleh Yakob Sayuri, saat itu mendapat banyak pujian.

Yakob Sayuri berhasil melakukan nutmeg dari sisi kanan dan mengecoh pemain belakang Irak, sebelum melepaskan crossing matang pada Marselino Ferdinan. 

Marselino Ferdinan pun berhasil mencetak gol untuk Timnas Indonesia berkat kerjasama yang apik dengan Sayuri pada menit ke-37 itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nutmeg Kelas Dunia Yakob Sayuri diapresiasi dan disorot oleh sejumlah penggemar sepak bola dunia. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver besar Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Rencana ambisius PSSI mengundang tim raksasa Eropa bikin tak habis pikir.
Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT