News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penampilan Ramadhan Sananta Saat Timnas Indonesia U-23 Kalah dari Uzbekistan Disorot, Netizen Rindu El Klemer Rafael Struick

Ramadhan Sananta menjadi salah satu pemain yang disorot permainannya saat Timnas Indonesia U-23 dikalahkan Uzbekistan.
Selasa, 30 April 2024 - 00:14 WIB
Ramadhan Sananta
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Ramadhan Sananta menjadi salah satu pemain yang disorot permainannya saat Timnas Indonesia U-23 dikalahkan Uzbekistan.

Pada pertandingan semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Senin (29/4) itu, Timnas Indonesia U-23 kalah 0-2 dari Uzbekistan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol kemenangan Uzbekistan diciptakan Khusayin Norchaev (68') dan bunuh diri Pratama Arhan pada menit ke-86.

Skuad Garuda Muda sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-65 melalui sontekan Muhammad Ferarri.

tvonenews

Namun, wasit Shen Yinhao tidak mengesahkan gol tersebut setelah menerima masukkan dari tim VAR.

Dalam proses gol tersebut, Ramadhan Sananta yang memberikan umpan kepada Ferarri sudah berdiri di posisi offside.

Timnas Indonesia U-23 pun harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-84 setelah Rizky Ridho menerima kartu merah dari wasit.

Hasil ini tidak membuat peluang Indonesia untuk lolos ke Olimpiade tertutup rapat karena masih ada perebutan tempat ketiga.

Indonesia masih akan menunggu hasil pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan Jepang melawan Irak.

Jika mampu meraih kemenangan, maka Marselino Ferdinan dan kawan-kawan akan lolos langsung ke Olimpiade Paris.

Namun kekalahan pada perebutan tempat ketiga tidak membuat peluang Indonesia ke Olimpiade tertutup.

Pasalnya, Indonesia bisa lolos jika mampu memetik kemenangan dari wakil Afrika dalam pertandingan playoff.

Selain wasit, salah satu yang menjadi perbincangan adalah soal performa Ramadhan Sananta saat dipasang sebagai starter.

Penyerang Persis Solo ini diplot sebagai pengganti Rafael Struick yang absen karena terkena kartu kuning kedua saat mengalahkan Korea Selatan U-23.

Akan tetapi, penampilan Ramadhan Sananta pada pertandingan melawan Uzbekistan dianggap belum memuaskan.

Berdasarkan catatan AFC, Sananta tidak mampu melepas satu pun tembakan ke arah gawang Uzbekistan.

Bukan hanya itu, Sananta hanya melakukan 10 kali percobaan umpan dengan persentase hanya 60 persen.

Sananta juga hanya mampu menang tiga kali duel dengan pemain lawan dalam pertandingan ini.

Netizen Indonesia tampak tidak puas dengan penampilan dari penyerang berusia 21 tahun tersebut dalam pertandingan ini.

Sananta dianggap tidak bisa bermain cari seperti yang ditunjukkan oleh Rafael Struick selama ini.

"Sekarang ngerti kan kenapa STY lebih pilih Struick daripada Sananta?," tulis akun X @utdfocusid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada orang yg bilang sananta lebih baik dari struick aja udah aneh," @judellingham.

"Long pass bbrp kali nyampe ke sananta, tapi ini striker gak ada skill bro. cuma modal nunggu umpan tinggal makan depan gawang doang," @socjavanese. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT