GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suporter Uzbekistan Sebut Banyak Masyarakat Indonesia Tak Paham Sepak Bola Setelah Protes Gol Muhammad Ferarri Dianulir

Seorang suporter Uzbekistan berpendapat bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia tak paham sepak bola usai protes mengenai gol Muhammad Ferarri yang dianulir.
Rabu, 1 Mei 2024 - 06:05 WIB
Muhammad Ferarri Cetak Gol ke Gawang Uzbekistan
Sumber :
  • ANTARA/AFP/KARIM JAAFAR

tvOnenews.com - Suporter Uzbekistan mengatakan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia tidak paham sepak bola menyusul protes terhadap gol Muhammad Ferarri yang dianulir.

Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke final Piala Asia U-23 2024 lantaran menderita kekalahan dengan skor 0-2 dari Uzbekistan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Senin (29/4) malam WIB lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol-gol dari Husain Norchaev pada menit ke-68 dan bunuh diri Pratama Arhan pada menit ke-86 mendefinisikan hasil akhir pertandingan semifinal Piala Asia U-23 2024 tersebut.

Banyak pendukung timnas Indonesia U-23 yang dibuat kecewa oleh kepemimpinan wasit Shen Yinhao, terutama karena menganulir gol Muhammad Ferarri pada menit ke-61.

Berawal dari lemparan ke dalam Pratama Arhan yang terpantul kembali kepadanya. Sang bek kiri timnas Indonesia U-23 mengirim umpan ke kotak penalti.

Ramadhan Sananta menerimanya dan kemudian memberikan bola kepada Muhammad Ferarri yang minim pengawalan. Sang bek Persija Jakarta pun sukses memaksimalkan peluang untuk membobol gawang Uzbekistan.

Sayangnya, wasit Shen Yinhao kemudian memeriksa VAR dan menyadari adanya offside karena satu kaki Ramadhan Sananta sudah berada di belakang defender terakhir Uzbekistan.

Jika memang satu kaki Sananta tersebut sudah berada di belakang pemain Uzbekistan, maka sesuai peraturan, itu adalah offside.

Ramadhan Sananta
Ramadhan Sananta offside (Gambar: AFC)

Peristiwa ini disoroti oleh seorang suporter Uzbekistan dalam sebuah komentar di situs championat.uz bahwa banyak orang Indonesia yang tidak memahami aturan sepak bola.

Dia merespons banjirnya komentar negatif di akun Instagram Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA) yang memprotes tentang sebagian keputusan wasit yang menguntungkan Uzbekistan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebanyakan orang Indonesia adalah orang yang buruk. Sebagian besar dari mereka mungkin tidak paham aturan sepak bola dengan baik. Mereka membanjiri akun Instagram Federasi Sepak Bola Uzbekistan dan menuliskan segalanya," kata seorang penggemar tersebut dalam kolom komentar artikel berjudul "Fakta: Indonesia tak menembak sekali pun ke gawang Uzbekistan" di situs championat.uz.

"Salah satu dari mereka mengharapkan Jepang menang dari kami dengan skor besar, selagi yang lain mengatakan bahwa Uzbekistan sudah lama tidak bermain sepak bola. Uzbekistan dituduh telah menyuap wasit dan VAR," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT