News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Digadang-gadang Jadi Bintang Timnas Indonesia, Syamsir Alam Malah Melempem Kariernya, Umbar Kisah di Uruguay, Ternyata...

Kisah Syamsir Alam, sempat digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia namun kariernya sebagai atlet malah melempem, ia ceritakan kisahnya saat di Uruguay.
Senin, 6 Mei 2024 - 10:59 WIB
Syamsir Alam eks Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Kisah Syamsir Alam, sempat digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia namun kariernya sebagai atlet malah melempem.

Syamsir Alam merupakan mantan wonderkid Timnas Indonesia yang pernah bersinar di level junior, namun ia malah banting setir menjadi seorang bintang sinetron.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria kelahiran 6 Juli 1992 tersebut pernah tampil membela Timnas Junior U-14 dalam kejuaraan Asia di Bangkok, Thailand.

Syamsir Alam, eks Timnas Indonesia. Sumber: kolase tim tvOnenews

Ia juga pernah menempuh program pendidikan Socieded Anonima Deportiva (SAD) untuk mengembangkan pesepak bola muda Indonesia, yang dilakukan oleh PSSI di Uruguay selama 4 tahun.

Tahun 2007, ia pernah bermain bersama Timnas di kualifikasi Piala Asia U-19 di Vietnam.

Permainannya dalam laga tersebut berhasil memukau pecinta sepak bola di tanah air. Bahkan, Saymsir Alam pernah tercacat sebagai pencetak gol tercepat dalam sejarah Timnas Indonesia.

Kisah mantan pemain Timnas Indonesia U-23 Syamsir Alam ini memang tak pernah lepas dari kejadian menarik saat mengikuti SAD di Uruguay.

Syamsir Alam dan dua eks pemain Timnas Indonesia U-23 lainnya pernah ramai diberitakan karena terlibat konflik dengan anak jenderal di Uruguay.

Dilansir dari kanal YouTube Sport77, Syamsir Alam mengatakan bahwa kejadian bermula ketika ada orang Uruguay yang rasis kepadanya dan teman-temannya.

Awalnya, Syamsir Alam dan dua pemain Timnas lainnya mengabaikan perkataan rasis tersebut dan memberi pengertian kepada orang Uruguay itu.

Namun, kesabaran Syamsir habis. Ia lalu mengajak teman-temannya di asrama untuk mendatangi anak-anak Uruguay tersebut.

Syamsir Alam berusaha bersikap bijak untuk tidak main pukul karena saat itu ia merupakan seorang kapten tim. Namun, ketika ada salah satu teman yang tiba-tiba memukul orang Uruguay, situasi menjadi tidak terkendali.

"Saya balik ke hotel, dan bertertiak 'Hei, kita semua mau berantem ini'. Mereka semua keluar kamar pakai pull besi. Tapi saya bilang bahwa kita tidak boleh main pukul, karena status saya kapten saat itu jadi harus bisa bersikap bijak," kata Syamsir Alam.

"Lalu kita samperin mereka untuk berikan pengertian lagi. Ada satu orang yang lagi duduk-duduk di tiang-tiang besi, lalu tiba-tiba ada satu tangan masuk untuk memukul anak itu. Setelah itu, situasi jadi chaos," sambungnya.

Setelah kejadian tersebut, Syamsir Alam dipanggil oleh pelatih SAD untuk dimintai keterangan. Ternyata, salah satu dari anak Uruguay tersebut merupakan anak jenderal.

Syamsir pun menjelaskan kejadian yang sebenarnya kepada tim SAD, dan tim SAD memberi pengertian kepada ayah anak Uruguay yang merupakan seorang jenderal tersebut.

Beruntungnya, ayah dari anak tersebut mengerti dan sadar bahwa anaknya yang memantik perkelahian.

Perjalanan karier Syamsir Alam di dunia sepak bola

Syamsir Alam pernah tampil membela Timnas Junior U-14 dalam kejuaraan Asia di Bangkok, Thailand.

Selanjutnya menempuh program SAD di Uruguay selama 4 tahun, kemudian di tahun 2007, ia pernah bermain bersama Timnas di kualifikasi Piala Asia U-19 di Vietnam.

Tahun 2011, Syamsir Alam bergabung dengan tim CS Vise yang membuat kariernya semakin melonjak.

Berkat prestasinya tersebut, Syamsir Alam kemudian dipercaya untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam ajang SEA Games 2013.Ā 

Pada Januari 2023, Syamsir Alam dipinjamkan ke klub Amerika, DC United. Namun, performa Syamsir Alam di lapangan hijau semakin menurun.

Ia akhirnya memilih bergabung dengan Sriwijaya FC, namun gagal memenuhi ekspektasinya di tanah air.Ā 

Syamsir Alam kemudian pindah ke Pelita Bandung Raya (PBR) dan Persiba Balikpapan, namun lagi-lagi performanya kian menurun.

Sejak saat itu, Syamsir Alam memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain sepak bola dan terjun ke dunia entertain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia masih aktif bermain sepak bola bersama aktor-aktor papan atas tanah air yang tergabung dalam Selebritis FC.

(udn/gwn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT